Kanker Serviks Awareness dan Pengalaman Pap Smear

Pengalaman mengikuti Tes Pap Smear di Lab Klinik Prodia Batam, Gratis dengan BPJS Kesehatan, Julia perez (Jupe) Kanker Serviks Awareness 2017
Kanker Serviks Awareness dan Pengalaman Pap Smear

Pasca berpulang ke Rahmatullah artis Julia Perez alias Jupe, berbagai komentar berseliweran di timeline sosial media saya. Rata-rata berduka dan mendoakan beliau. Saya sendiri memaknainya lebih dari itu. Perjuangan Jupe dalam menghadapi penyakit kanker serviks menurut saya mendengungkan awareness akan penyakit tersebut. Hal ini membuat saya termotivasi melakukan Tes Pap Smear.

Sejujurnya, seorang adik ipar telah berulangkali mengajak saya melakukan tes di saat laboratorium klinik tempatnya bekerja mengadakan tes tersebut secara gratis. Tapi durasi tes yang biasanya satu hari saja, membuat saya malas duluan membayangkan lamanya harus mengantri.

Lab klinik prodia batam tes pap smear gratis


Hingga dalam rangka hari Kartini, laboratorium klinik langganan keluarga saya mengadakan tes Pap Smear Gratis bekerjasama dengan BPJS. Awalnya, durasinya hanya dua minggu. Saya sempat datang pada hari Sabtu tanggal 22 April 2017. Tapi karena antreannya cukup panjang dan saya masih ada kegiatan lain, maka saya terpaksa mengurungkan niat saya.

Alhamdulillah, dari satpam Prodia yang bertugas, saya mengetahui bahwa promo Pap Smear Gratis yang dilakukan Laboratorium Klinik Prodia Cabang Batam diperpanjang hingga akhir tahun 2017! Subhanallah!

Saya akhirnya memantapkan diri kembali menuju Batam dengan tujuan mengikuti Pap Smear dihari yang sama dengan kunjungan saya ke Kek Pisang Villa.

Rencananya, saya akan berangkat dari Belakangpadang pagi-pagi sekali, sekitar pukul 06.00 WIB agar bisa langsung diperiksa sebelum acara kunjungan itu. Apa daya, Ziqri agak rewel setelah malamnya terbangun beberapa kali. Hingga akhirnya saya mengubah rencana pap smear setelah kunjungan selesai.

Lab klinik prodia batam tes pap smear gratis

Saya tiba di Laboratorium Klinik Prodia di Batam Centre sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah memberitahukan tujuan saya, satpam segera meminta saya naik ke lantai 2. Rupanya, kini dilantai 2 telah terdapat meja penerima pendaftaran sendiri dan beberapa ruangan periksa diantaranya pemeriksaan radiologi, medical check up dan Pap Smear.

Tahapan yang saya lalui:

1. Mendaftar dengan menyerahkan fotokopi KTP dan BPJS Kesehatan.

Bila belum menjadi anggota Prodia maka akan diberikan kartu anggota. (Bagian ini saya skip karena saya sudah pernah Tes TORCH sebelum menikah di sini)

2. Mengisi Formulir Pendaftaran Pap Smear gratis rangkap 2 + 1 formulir mengikuti tes Periksa Payudara Sendiri / SADARI (deteksi dini kanker payudara, sesuai namanya bisa di skip bila tidak berkenan diperiksa karena bisa dilakukan sendiri di rumah secara rutin).

3. Setelah nama saya dipanggil, maka saya masuk ke dalam ruang periksa. Pemeriksa akan menjelaskan sekilas mengenai prosedur yang akan kita lakukan, memeriksa checklist pernyataan bahwa : 

  • Tidak sedang dalam masa menstruasi.
  • Tidak menggunakan pembersih vagina atau tampon
  • Tidak berhubungan intim 3 x 24 jam sebelum pemeriksaan
  • Bersedia / tidak mengikuti pemeriksaan SADARi (karena saya mengisi formulir denga jawaban bersedia, maka saya juga menerima pemeriksaan payudara sebelum pap smear). Saya juga sempat mengkonsultasikan keluhan yang pernah saya rasakan, misalnya keputihan.

4. Pemeriksaan dilalakukan setelah saya diminta menanggalkan pakaian bagian bawah dan naik ke tempat tidur. Bagi yang sudah pernah melakukan pemeriksaan kandungan, kurang lebih sama saja. Rasanya tidak sakit, hanya sedikit nyeri saat diminta menarik nafas panjang dan spekulum (alat dari metal atau plastik yang digunakan untuk membuka bibir vagina) dimasukkan. Setelah itu sample sel dan cairan yang diambil, dimasukkan kedalam sebuah botol plastik yang sekilas terlihat seperti botol spray bagi saya. Semua peralatan yang digunakan hanya sekali pakai.

♡♡♡♡♡

Total waktu yang saya butuhkan sejak mendaftar hingga selesai, memakan waktu kurang lebih selama 30 menit saja. Sungguh suatu investasi yang luar biasa demi kesehatan dan masa depan saya. Hasilnya akan selesai dan sudah dapat diambil 2 minggu setelah tes dan dapat diwakilkan oleh suami.

Hasil tes saya sendiri belum diambil, tetapi apapun hasilnya saya InsyaAllah saya siap. Terimakasih Jupe, atas motivasi yang engkau berikan. Meskipun mungkin bukan menjadi niatan khususmu, semoga wanita Indonesia menjadi lebih waspada dengan kanker serviks dan mau melakukan tes pap smear juga. Dan pada akhirnya akan menjadi amal jariyah bagi Jupe. Aamiin YRA.

Ohya, buat yang masih ragu untuk mengikuti tes, sekali lagi saya tekankan, ini benar-benar gratis karena dicover BPJS Kesehatan dan (bagi saya) tidak sakit.

Berikut Frequently Asked Question (FAQ) mengenai Pap Smear dan Kanker Serviks :

1. Apa itu Kanker Serviks?

Serviks atau leher rahim ialah bagian yang menonjol ke puncak liang sanggama / vagina. Bagian ini rentan mengalami keganasan. Penyebabnya hingga kini belum diketahui, tetapi 95% diantaranya ditemukan virus HPV ( Human Paviloma Virus).

2. Apa gejala dari kanker serviks?

Di tahap awal biasanya tanpa gejala khusus, di tahap selanjutnya dapat ditemukan gejala, antara lain :

  • Pendarahan setelah berhubungan intim.
  • Pendarahan di luar siklus menstruasi.
  • Pendarahan setelah masa manopouse.
  • Keputihan dengan bau.
  • Nyeri di daerah panggul.

3. Apa Pap Smear itu?

Pap smear atau Papanicolau test sebagaimana dinamakan dengan penggagasnya Georgius Papanikolau ialah suatu tes yang bertujuan untuk mengetahui adanya kemungkinan pre kanker dengan menganalisa secara miksoskopis sample sel dan cairan dari serviks dan vagina.

4. Siapa saja yang direkomendasikan untuk mengikuti tes ini:

Tes Pap Smear direkomendasikan diikuti oleh wanita berusia antara 21 dan 65 tahun yang aktif secara seksual atau sudah pernah berhubungan intim selama 3 tahun terakhir.

5. Siapa sajakah wanita yang bersiko tinggi dan harus mengikuti tes ini:

  • Sudah berhubungan intim sebelum berusia 17 tahun.
  • Sering berhubungan intim dengan pasangan yang berganti-ganti atau berhubungan intim dengan pria yang sering berganti-ganti pasangan.
  • Sering melahirkan.
  • Memiliki riwayat infeksi berulang didaerah kewanitaan.
  • Perokok aktif.
  • Memiliki ibu atau saudara perempuan yang terkena kanker serviks.

6. Bagaimana dengan hasil tes dan apa yang harus saya lakukan?
Jangan panik, InsyaAllah hasilnya IVA negatif dan tidak ditemukan keganasan. Bila IVA postif artinya terdapat kelainan / lesi prakanker, bawalah hasilnya untuk menemui dokter untuk tindakan selanjutnya.

Laboratorium Klinik Prodia
Jl. Engku Putri Batam Centre
Kompleks Mahkota Raya Blok E No. 12 A-B
Telfon : (0778)7405733