- - Mengenali dan Berupaya Mencegah Kanker Payudara Melalui Breast Cancer Awareness Seminar 2017 Swiss-BelHotel Harbourbay Batam | Hello Nisa
-

Mengenali dan Berupaya Mencegah Kanker Payudara Melalui Breast Cancer Awareness Seminar 2017 Swiss-BelHotel Harbourbay Batam


Yeay, waktu kuliah saya paling seneng ikutan seminar. Asal yang gratisan atau biayanya masih terjangkau kocek mahasiswi. Nah, begitu dapat informasi dari grup Blogger Kepri bahwa Swiss-BelHotel Harbourbay Batam mengadakan seminar gratis sehubungan Breast Cancer Awareness Month, saya langsung pengen ikutan.

Tadinya saya ngajakin adik, tapi ternyata bentrok dengan jadwalnya mengunjungi Lapas Batam. Jadinya saya sendirian aja, tetap seru lho soalnya saya bisa bener-bener fokus, Ziqri tinggal di rumah Belakangpadang.

Pink! Warna favorit yang sesuai dengan pita pink dari breast cancer campaign 

Ninggalinnya gimana? Saya kabur sebelum dia bangun ihiiihii. Alhasil saya kecepatan tiba di lokasi acara, ruang Orchid di lantai 2 Swiss-Belhotel Harbourbay, Batam.

Blessing in disguise, saya sempat ngobrol dengan mas Angga sebagai penyelenggara dari Swiss-Belhotel. Berdasarkan keterangan beliau, acara ini merupakan agenda tahunan dari Swiss-Belhotel Batam. Sebagai bentuk kegiatan non profit dan bagian dari CSR perusahaan.

Swiss-Belhotel sengaja memilih tentang kanker payudara, karena topik ini penting didengungkan awarenessnya. Dan di Batam banyak para survivor kanker yang bisa membagikan pengalaman mereka.

Acara dimulai dengan coffee break yang disponsori oleh-oleh baru khas Batam, Serumpun. Enak-enak deh, ada cake pisang dan aneka bolu gulung yang topingnya bermacam-macam. Saya mencicipi yang bertoping kacang tanah. Duh, itu chunchy bangetlah, manisnya juga pas.

Swiss-Belhotel Harbourbay Batam
Bapak Bastoni, Bapak Redi dan dr. Josua Partogi Saing, Sp B K (onk)

Kemudian acara langsung di buka oleh Moderator, Bapak Redinoto yang kemudian memperkenalkan Bapak Bastoni, ketua dari Cancer Information and Support Center (CISC) Batam. Beliau menjelaskan selayang pandang CISC, yang berpusat di Jakarta, memiliki visi agar Indonesia bebas kanker. Misi yang diusung ialah:
  • Memotivasi penderita dan survivor kanker
  • Memberikan informasi mengenai kanker seluas mungkin pada masyarakat 
  • Mengedukasi khususnya pada anak usia sekolah untuk selalu melaksanakan pola hidup sehat 
Selain mewadahi para survivor kanker di kota Batam dan Kepulauan Riau pada umumnya, CISC juga terbuka lebar bagi relawan yang care pada kanker untuk bergabung. Tinggal datang ke kantor sekretariat CISC untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut.

Berkenalan Dengan Kanker Payudara.

Paparan materi mengenai kanker payudara disampaikan oleh dokter bedah onkologi yang berpraktek di Rumah Sakit Otorita dan Rumah Sakit Awal Bros Batam, dokter Josua Partogi Saing. SpB K (onk). Beliau dengan gaya yang kalem, menjelaskan dalam bentuk slide.

Apa sih kanker itu?
Hingga kini tidak ada yang mengetahui dengan pasti penyebab munculnya K

Ternyata Indonesia ialah salah satu negara dengan penduduk yang mengidap Kanker Payudara terbanyak di dunia.  Fenomena ini pun masih berupa puncak gunung es, karena yang terdata hanyalah yang melakukan pengobatan di rumah sakit sedangkan yang tidak memeriksakan dirinya masih banyak sekali. Penderita yang datang berobat pun, kebanyakan sudah dalam kondisi yang parah.

Alasannya macam-macam, mulai dari takut rumah sakit, takut mendengar vonis, takut menjalani prosedur pengobatan hingga takut akan biaya yang mahal jadi lebih memilih pengobatan alternatif. Padahal, dokter Josua menekankan, bahwa kanker, terutama Kanker payudara memiliki peluang kesembuhan yang besar apabila ditangani dokter sedini mungkin

Siapa saja yang memiliki faktor resiko terkena kanker?
  1. Haid pertama < 16 tahun
  2. Menopouse > 50 tahun
  3. Tidak pernah menyusui
  4. Melahirkan anak pertama > 35 tahun
  5. Pernah ada tumor jinak di mammae
  6. Usia > 30 tahun
  7. Terapi hormon dalam jangka waktu lama
  8. Ada kelurga yang positif terkena
  9. Obesitas
  10. Radiasi

Untuk itu sebagai wanita kita seharusnya melakukan metode deteksi dini atau yang dikenal dengan Periksa Payudara Sendiri (Sadari): 
Lakukan palpasi sambil berbaring atau mandi dengan tiga metode perabaan dengan tiga atau empat jari :
- Menuju ke tengah
- Meraba seluruh
- Mengitari payudara
Sadari sebaiknya dilakukan pada hari ketujuh setelah menstruasi atau bagi yang telah menopouse ialah pada tanggal yang sama setiap bulannya.

Adakah benjolan atau perubahan seperti bagian yang masuk  ke dalam?
Gejala yang sering timbul misalnya gatal-gatal, nyeri, bengkak atau kulit yang menjadi serupa kulit jeruk. Apabila teraba ada benjolan atau perubahan lainnya, jangan panik, tidak semuanya ganas. Segera lakukan pemeriksaan. Gunakan BPJS agar diberi rujukan ke spesialis onkologi. Menurut dokter Josua, seorang onkolog terlatih dapat membedakan 80% dari perabaan. Sisanya setelah dilakukan serangkaian tes, yang lebih akurat, yaitu :
  • Cynical Breast Examination (CBE)
  • Mammografi dengan pencitraan. 


Langkah deteksi berdasarkan usia

Dengan penatalaksanaan yang tepat, dokter akan memberikan langkah yang terbaik, disesuaikan dengan stadium kanker.


Cara pencegahan kanker
Mengenai pencegahan kanker, istri pak Bastoni yang juga seorang survivor kanker, yaitu bu Tutik mengajak berberapa orang rekan survivor kanker untuk mengedukasi pola hidup sehat yang biasa disebut CERDIK, yaitu :
  • Cek kesehatan secara rutin
  • Enyahkan asap rokok
  • Rutin aktivitas fisik
  • Diet seimbang
  • Istirahat yang cukup
  • Kelola stress


Untuk menghidupkan suasana, bu Tutik dan moderator mengajukan beberapa pertanyaan sehubungan dengan kepanjangan masing-masing huruf. Games ini berlangsung meriah dengan berbagai hadiah. Mulai dari goodie bag dari sponsor, yaitu kalbe hingga voucher pemeriksaan USG payudara di Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Sesi selanjutnya ialah sharing dari dua orang survivor kanker. Pesannya jelas, dari pada membuang waktu, tenaga dan uang ke pengobatan alternatif, segeralah temui dokter.

Bagi para peserta, diberikan kesempatan untuk bertanya langsung dengan para pemateri. Kebanyakan hanya sharing pengalaman, bahwa pengobatan kanker itu tidak semenakutkan kata orang. Termasuk pelaksanaan kemoterapi yang sekarang sudah lebih modern.

Ada satu pertanyaan menarik dengan jawaban dari dokter Josua, yaitu pria juga bisa terkena kanker payudara, bahkan lebih berat karena jaringan payudaranya sedikit sehingga akan langsung berdampak pada otot dada.


Tak terasa, acara yang diperpanjang hingga 30 menit ini ditutup dengan sesi foto bersama pengisi acara dan sponsor. Peserta diberi ksempatan untuk memeriksakan tekanan darah gratis dan berdonasi dengan membeli produk di booth sponsor.

 Alhamdulillah, saya mendapat banyak ilmu baru dan InsyaAllah berminat datang kembali di acara serupa tahun depan

Cancer Information and Support Center (CISC) 
Cabang Batam
Sekretariat: Gedung M3G
Baloi Indah, Lubuk Baja Kota Batam (samping Dealer Indomobil / Suzuki)
Kontak: 081372370856 / 0811691659 (Bapak Bastoni)


Share this:

JOIN CONVERSATION

10 comments:

  1. Wah, snacknya bikin salfok :D
    Btw, Mbak..memang sebagai perempuan musti waspada dengan kanker ini. Kakakku ada tumor di payudara, gantian kiri kanan, juga myom di rahim..jadi aku musti ati-ati juga..
    Terima kasih sharingnya:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 mbak, semoga bermanfaat.
      Snacknya memang enak2. Kalau ke Batam, boleh dicoba oleh2 baru: Serumpun

      Delete
  2. Berbeda dengan kanker serviks ya, kanker payudara bisa juga terjadi karena ada riwayat dalam keluarga, kalau kanker serviks karena virus dan gaya hidup

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tapi gaya hidup jg bisa mempengaruhi mbak Maya, yg sudah diteliti misalnya pengaruh buruk asap rokok dan miras

      Delete
  3. lagi jalan-jalan ke blog nyampe ke blog ini sy jadi dapet ilmunya, makasih mba infonya.. mmg harus usahakan periksa payudara sendiri utk pencegahan dini yah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jika ada perubahan sekecil apapun sebaiknya segera diperiksakan pada ahlinya

      Delete
  4. Sukses ya mbak acaranya, semoga dengan adanya acara seperti ini makin banyak kaum hawa yang peduli akan bahayanya 'breast cancer'

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas. Semoga semakin banyak acara sejenis jd semakin luas info yg disebarkan

      Delete
  5. Wah seru banget seminarnya. Saya juga diundang ini, cuma bentrok dengan birthday vacation ke Pulau Abang dengan teman dari Vietnam.

    Seru ya, jadi banyak tahu. Meski ga datang, tapi setidaknya lewat blog ini, jadi tahu hasil seminarnya. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, seru kak Chay, makasih sudah mampir. Semoga bermanfaat. Tahun depan ada lagi koq, mungkin topiknya yg sedikit berbeda.

      Delete

Thank You for visiting my "Abalabil" blog.
Please show me some ♡ by leaving a comment (or two!)

Kindly Follow me on Instagram / Twitter : @annisakih