" ".

Tempat Ngabuburit Asyik Di Muaradua

Table of Contents

Tempat-ngabuburit-asyik-muaradua
Tempat Ngabuburit Asyik Di Muaradua

Selayang Pandang tentang Muaradua

Muaradua adalah nama ibukota dari Kabupaten ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan. Kabupaten ini terbilang baru, merupakan pengembangan dari kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Lokasinya berada di bagian paling Selatan dari Provinsi Sumatera Selatan dan berbatasan langsung dengan Provinsi tetangga, yaitu Bengkulu dan Lampung.

Kata Muaradua sendiri berasal dari pertemuan dua muara sungai Saka dan Sungai Selabung, dua sungai yang cukup deras debit airnya dan membelah kota ini. 

Muaradua juga dikenal sebagai Kota Seribu Walet, karena banyaknya pengusaha Rumah Burung Walet yang membangun gedung sarang walet meski ditengah kota sekalipun. Selain itu terkenal dengan wisata alam Danau Ranau yang merupakan danau terbesar kedua di Pulau Sumatera. 

Sayangnya, perputaran ekonomi di Muaradua terbilang lambat. Disamping pembangunan infrastruktur yang kurang signifikan, bisa dilihat sejak 18 tahun berpisahnya kabupaten ini, masih banyak layanan jasa yang harus dilakukan di Baturaja, ibukota kabupaten OKU. Misalnya dibidang kesehatan hingga telekomunikasi.

Jadi jangan berharap kotanya gaul dan hip gitu ya.. Penduduknya kebanyakan bersahaja. 

Sejak pindah kemari, saya jadi bingung kemana ngabuburit di Muaradua?

1. Pasar Kaget di Pasar Ilir hingga Tangga Batu

Ooh, ternyata lokasi ngabuburit favorit warga Muaradua justru berada di depan rumah saya sendiri. Sepanjang jalan utama yang dulunya merupakan lokasi pasar utama, setiap bulan Ramadan berubah menjadi pasar kaget. Menu yang ditawarkan bermacam-macam. Ada pedagang tetap -yang memang biasa berjualan setiap harinya- menjual aneka penganan tradisional seperti Martabak, Pecal, Nasi Uduk, Pempek atau Sate Gerobak. Ada para pencari rezeki dadakan yang menjual aneka takjil dan lauk-pauk. Menu yang ditawarkan pun lebih variatif, serba kekinian atau yang sedang viral. Misalnya tahun ini saya melihat ada penjual Es Semangka, Es Boba Bubblegum, Toppokki dan masih banyak lagi. 

Penjual berjejer di tepi jalan dan emperan toko dari Pasar Ilir, Pasar Tengah, Pasar Ulu hingga ke Tangga Batu. Tinggal pilih yang sesuai selera dan bugdet. Kekurangannya adalah kita harus membawa pulang, karena tidak ada lokasi yang bisa digunakan untuk berbuka puasa bersama.

Kalau berkunjung ke Muaradua saat bulan Ramadn, ayo datang ke Pasar Kaget ini ya.. Jangan lupa prokesnya tetap dijaga.

2. Taman Stadion Mini Muaradua

Ini taman yang berada di sebelah Stadion Mini Muaradua. Lokasinya bisa diakses dari arah Pasar lama, berdekatan dengan kantor Badan Pertanahan Nasional dan Kejaksaan Negeri.

Di taman ini ada banyak penyedia wahana permainan anak-anak. Mulai dari odong-odong hingga ada istana balon. Ada juga lokasi berfoto di tulisan "Taman Stadion Muaradua" serta para penjaja makanan dan minuman ringan.

Sayangnya, tindakan vandalisme membuat taman yang baru seumuran jagung ini telah mengalami kerusakan. Pun luasnya yang tidak sampai setengah lapangan sepakbola, sering terlalu dipadati pengunjung sehingga kurang kondusif di era pandemi begini.

3. Jembatan Kuning

sumber foto : mydepisa.blogspot

Jembatan ini merupakan jembatan baru yang dibangun untuk menghubungkan kawasan lama Muaradua dengan daerah Tangsi. Suasana sore hari di jembatan ini cukup menyenangkan. Pengunjung bisa duduk-duduk di tepian jembatan yang memang disediakan disisi kiri maupun kanan. Biasanya sambil memandang matahari terbenam atau anak-anak yang sedang berenang.

🍜🍠🍟🍡🍗🍔🍚🍰🍭

Saya dan keluarga sebisa mungkin ngabuburit di rumah saja demi menghindari kerumunan. Cukup berkumpul menonton keramaian Pasar Kaget, main boardgame atau hal berfaedah lainnya. Kalau teman-teman ngabuburit biasanya ngapain aja?


10 komentar


Comment Author Avatar
4/03/2022 10:35:00 PM Delete
Kalo aku ke muara dua, sepertinya favorit ku itu jembatan kuning. Kalo di pasar kaget ramai orang, soalnya malas desak-desakan kecuali kalo ada bazar murah minyak goreng seliter 14k bolehlah kesana.😁
Comment Author Avatar
4/04/2022 03:06:00 PM Delete
wkwkww Duh, kalau ada saya pasti hadir paling depan tuh mas Agus. Sayangnya disini malah belum ada yg jual harga segitu. Waktu masih ditetapkan HET, semua minyak goreng dengan magicnya hilang dari peredaran
Comment Author Avatar
4/06/2022 12:02:00 PM Delete
Dengan magic pula sekarang minyak goreng bermunculan termasuk di minimarket yang sebelumnya ngumpet.🤣
Comment Author Avatar
4/03/2022 11:02:00 PM Delete
pantesan aku baru tau nama Muaradua, ternyata nama kota baru ya.
saat ngabuburit paling seru kalau aku kayaknya waktu kuliah dulu, cuman keliling area kampus tapi seru aja, mungkin karena anak rantau ya
di jember di area kampus juga biasanya terlihat lebih rame
Comment Author Avatar
4/04/2022 03:08:00 PM Delete
"Baru" naik jadi Kabupaten 18 tahun yang lalu Mbak. Sebelumnya sudah ada sejak dahulu kala tapi statusnya masih kota Kecamatan.

nah, iya waktu kuliah semua sudah lengkap kawasan keliling kampus jadinya ga perlu kemana-mana juga ya
Comment Author Avatar
4/04/2022 05:35:00 AM Delete
selamat pagi dan selamat menjalan kan puasa dihari kedua ya mbak.
waa ini kampung halaman saya ni, kota kecil yang sebenarnya belum bisa jadi kota kabupaten sih . jadi mohon maaf kalau sarana n prasarana nya masih kalah dengan baturaja, udaberapa bulan mbak, tinggal di muaradua ? :)
Comment Author Avatar
4/04/2022 03:10:00 PM Delete
suprise mas Fajar orang Muaradua???
Sudah hampir dua tahun terakhir saya menetap disini mas. Dulu waktu balita juga sempat sih tinggal disini.

Iya nih, ribet mau ngurus atau beli apa-apa masih banyak yang tetap harus ke Baturaja. Zaman pandemi begini pula, bikin nambah males huhuhu
Comment Author Avatar
6/24/2022 09:50:00 AM Delete
ya mbak, tapi sekarang domisili di belitung. hati hati dan selalu waspada ya mbak, disana
Comment Author Avatar
4/05/2022 01:00:00 PM Delete
Oohh Muaradua itu nama kota baru yaa bu...dan berbatasan dengan Lampung serta Bengkulu. Berarti jika orang awam atau bukan orang asli sana akan mengatakan wilayah tersebut Lampung atau Bengkulu kali yaa.


Pemandangannya juga menarik meski kota baru tetapi sudah terkesan padat penduduknya yee bu.😊😊
Comment Author Avatar
4/13/2022 08:46:00 AM Delete
Jembatan kuningnya boleh juga untuk ngabuburit ya lokasinya.
Di pasarnya mungkin sekedar beli takjil aja ya. Rame banget soalnya