Recap dan Review Tastefully Yours Episode 1
Hai Assalamu'alaikum
Duh, senang sekali akhirnya saya memulai recap drama yang baru. Tadinya sempat galau mau ngikutin yang mana antara Tastefully Yours ini dan Second Shot At Love. yang tayang perdana di hari yang sama, Senin 12 Mei 2025. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya nih. Second Shot At Love karena saya suka banget SooYoung sang pemeran utama wanita tapi temanya ada bau-bau minuman kerasnya yang agak kurang related sama saya dan OTT resminya VIU yang artinya harus langganan lagi. Tastefully Yours pemainnya Go Min Shi dan Kang Ha Naeul yang saya sukai keduanya dengan tema dunia kuliner yang saya minati tapi tayang di OTT yang saya boikot huhuhu.. Untungnya ada akun adik yang masih berlangganan.
Akhirnya saya memberikan kesempatan dengan menonton episode perdananya masing-masing dan saya memutuskan Tastefully Yours berdasarkan openingnya!! Serius ini salah satu opening terbaik dari K-drama yang pernah saya tonton. Animasi 2D yang dipadukan dengan latar modelling 3D yang kiyowo banget. Tanpa dialog sekalipun maknanya masih nyampe ke penonton. Dirilis jadi kartun lepas pun saya masih bersedia nonton berepisode-episode.
Yuk, kita mulai
Recap Tastefully Yours Episode 1
Setelah opening yang super kiyowo itu kita langsung diajak kenalan HanSang Food Field sebuah konglomerasi bisnis dibidang kuliner dengan motto "Hidangan Sempurna yang Disiapkan dengan Sepenuh Hati".
Nun di sepanjang koridor kantornya seorang pegawai Lee Yoo Jin (Bae Yoo Ram) memberikan laporan via telepon bahwa akuisisi resep NeoBiani (Menu daging iris tipis yang dimarinasi kemudian dipanggang dengan bumbu khas dan populer sejak era Joeseon) telah sukses dan salinannya telah diserahkan pada asisten Chef di Restoran Motto.
Sayangnya masih ada satu resep Abalone Panggang yang masih alot proses negoisasinya. Pemilik asli tetap tidak mau menyerahkan resep mereka. Betapa terkejutnya Yoo Jin saat langsung berhadapan dengan sang boss Han Beom Woo (Kang Ha Neul) yang langsung mengancam akan memecatnya.
Karakter Beom Woo semakin nampak ketika Ia memimpin rapat dengan para staf HanSang. Ia disiplin, tegas, tidak menolerir keterlambatan waktu bahkan cenderung arogan dengan bawahannya. Di sisi lain, Ia sangat ahli dan berpengetahuan luas. Sayangnya, keahlian itu pun digunakan dengan licik, Ia tak segan mengakali peraturan mengenai minuman keras demi mengurangi beban pajak bagi brand usaha HanSang yang akan diluncurkan.
Semakin jelas saat Ia meninggalkan HanSang ada orang melakukan demonstrasi di depan gedung, menuntut Beom Woo si pencuri resep melakukan ganti rugi. Apalagi saat Ia mengancam Yoo Soo Min anak dari pemilik restoran Abalone dengan foto-foto yang menunjukkan kegiatan ilegalnya dengan syarat sang Ibu mau melepaskan restoran tersebut.
Beom Woo lalu menuju Motto, restoran fine dining yang masuk panduan Diamant Seoul dan terkurasi sebagai salah satu dari 10 restoran terbaik di Asia tahun 2022. Layaknya restoran fine dining, lokasinya startegis, eksterior solid dan setiap ruangan hingga dapur menawarkan modernitas dan kemewahan. Walau demikian Beom Woo tidak puas karena Chef Utama Jang Young Hye (Hong Hwa Yeon) mengabaikan telfonnya ditambah menu makanan untuk musim mendatang yang disajikan untuk food test kali ini masih dirasanya lebih indah penyajiannya saat di restoran aslinya.
Padahal Beom Woo sudah menjelaskan bahwa mereka mengusung konsep pemasaran eksperensial. Kuncinya masakan yang dimasak harus lezat, penampilannya harus luar biasa, selain itu pelanggan harus merasakan sensasi keterlibatan misalnya menuangkan sendiri saus ke atas hidangan yang disajikan secara bertahap tersebut.
Kemarahannya tak dapat dikontrol saat Chef Jang ternyata sedang pergi pemotretan padahal belum menyelesaikan menu utama Neobiani. Beom Woo lebih kesal lagi, saat mendengar wawancara Chef Jang salah menyebutkan sumber inspirasi menu masakan datang dari neneknya, tapi dari pihak yang salah. Beom Woo tak segan mengkoreksi hingga sang wartawati menyarankan rehat sejenak Hoahaha
Chef Jang membela diri Ia menjadi bingung mengikuti skrip wawancara karangan Beom Woo karena harus terus membahas kimchi sawi, padahal belum pernah dicobanya.
"Aku suka Kimchi sawi, rasanya enak" tukas Beom Woo.
Keduanya bertengkar karena menurut Beom Woo Chef Jang melanggar kontrak bila melakukan wawancara tanpa persetujuan Tim Humas. Dari POV Chef Jang, Ia tak mengejar popularitas pribadi, tujuannya untuk mempromosikan Motto (yang mana sebenarnya tingkat okupansinya sudah tinggi, tiga bulan kedepan full reservasi bahkan ada yang menjual ulang reservasinya bak tiket konser idol Kpop Hoahahaha). Chef Jang memperingatkan Beom Woo pun melanggar kontrak karena mempersiapkan menu baru tanpa sepengetahuannya. Beom Woo membela diri dengan mengingatkan bahwa Ia sudah memberi waktu menyiapkan menu tersebut serta perjanjian awalanya adalah Chef Jang memberi bintang Tiga Diamante bagi Motto. Chef Jang masih protes, bagaimana mau tiba-tiba mendapat bintang tiga bila tak bisa bebas berkreasi.
Lagi-lagi Beom Woo tertawa dengan menyebalkan, Ia bilang sudah menyiapkan resep terbaik dari seluruh Korea, tugas Chef Jang cukup mereplikanya dengan tampilan yang menarik. Sebagai pesan pamungkas, Beom Woo memberi batas waktu lusa bagi Chef Jang mempersiapkan menu Neobiani Truffle sebelum diluncurkan dengan resmi sebagai bagian dari menu musim ini.
Sekembalinya ke rumah Beom woo disambut oleh Abangnya Han Sun Woo (Bae Na Ra) Mereka saling membanggakan restoran masing-masing, Motto memang hanya Bintang satu namun langsung mendapatkannya sejak pertama kali dibuka sedangkan Restoran La Lecel --yang dikelola Sun Woo-- memperoleh Diamante Bintang Dua setelah tiga tahun beroperasi. Terlihat dari reflek Beom Woo, Sun Woo bisa bertindak abusif bila pertengkaran mereka memanas.
Ketegangan berlanjut ketika makan malam bersama ibu mereka sang peimipin Hansang, Han Yeon Ul (Oh Min Ae). Bersama mereka menonton cuplikan acara realita di Desa Bakdanri. Para wanita yang membuat KimChi sawi / Kimjang secara tradisonal merasa senang karena sang ketua membawa banyak tepung jagung kuning yang bila ditambahkan ke adonan akan memperkaya rasanya.
Hidangan yang disajikan juga luar biasa, Sugata Sushi Ikan Kakap bergerigi langka dari Yeosu segar diatas es dengan tampilan ikan yang seolah masih menggelepar. Itu pun tak sanggup memuaskan Ketua Han, bahkan Ia memecat sang Chef yang telah bekerja selama tujuh tahun. Terungkap tak pernah ada koki pribadi yang bisa melewati masa kerja sepuluh tahun.
Pengumuman penting pun dibuat oleh Ketua Han, siapa diantara kedua anak lelakinya yang bisa memberinya tiga Bintang Diamante maka akan mewarisi grup HanSang.
Perjuangan Beom Woo mendapatkan bintang tiga tersebut menjadi lebih ngoyo. Untungnya kali ini Chef Jang Berhasil mereplika Neobiani Truffle yang lolos standar Beom Woo. Kelegaan peluncuran menu --yang diklaim-- original sesuai jadwal hanya bertahan sekejap karena Yoo Jin tergopoh-gopoh memberi tahu ada restoran yang juga memiliki menu yang sama. Info tersebut diperolehnya setelah mencari di SmartGPT (ya ampun parodi kekinian banget Hoahahha) dan artinya kontra dengan moto Motto "Unik dan satu-satunya".
Beom Woo membulatkan tekad, peluncuran menu tak boleh terganggu. Ia segera menuju Jeonju, sebuah kota di Provinsi Jeolla Utara yang terkenal dengan keragaman kulinernya bahkan hingga diakui UNESCO. Hasil googling saya tahu dari Seoul, kota ini berjarak kurang lebih 190 Km dan Beom Woo yang kelelahan mengemudi harus dipusingkan lagi dengan kawasan bebas kendaraan serta peta online yang membingungkan.
Alhasil ketika menemukan Restoran JungJae (bisa ditafsirkan sebagai Jung : Suci atau benar dan Jae : bakat atau kemampuan atau kekayaan, jadi kurang lebih kemampuan yang suci) Ia udah uring-uringan.
Tanpa mengindahkan keterangan istirahat yang dipasang di depan restoran, Beom Woo masuk dan melihat Mo Yeon Joo (Go Min Shi) yang sedang berkebun. Merasa panggilannya tak diindahkan, Beom Woo terus maju hingga tanpa sadar menginjak sawi putih yang ada dikebun. Yeon Joo menghalaunya dengan sabit, hingga Beom Woo nyaris jatuh terpeleset. Uluran tangan Yeon Joo yang dikiranya akan menjadi penyelamat, justru membuat Beom Woo jatuh terjengkang Hoahaa.
Beom Woo bagai jatuh cinta pada pandangan pertama pada Yeong Joo. ia sangat terkesan dengan wajahnya pada pandangan pertama. Sayangnya, sebaliknya Yeong Joo merasa Beom Woo adalah anak orang kaya manja yang terlalu mengandalkan kekayaan orang tua (Beom Woo mau mengganti rugi Sawi yang tak sengaja diinjaknya, langsung deh Yeong Joo ngomel :"Mau bayar berapa buah hatiku? Akulah yang menyemai dan merawatnya sendiri melewati musim demi musim")
Menyadari bahwa Yeon Joo adalah sang pemilik sekaligus Chef-nya, Beom Woo untuk membuatkannya Neobiani Truffle sesuai di foto Lagi-lagi Yeon Joo langsung meluruskan, yang dia buat buat Neobiani melainkan SeopSenjeok.
Keduanya seolah langsung menekan tombol "merasa terganggu" oleh satu sama lain. Yeon Joo memanggil Beom Woo orang brengsek dan memintanya membelikan sendiri bahan yang diperlukan yaitu Daging Tanjung (bagian rump / punggung belakang sapi, dekat tenderloin dengan karakter yang cocok untuk menu ini) serta haruslah dari peternakan Muwon.
Beom Woo pergi ke tukang daging yang hanya menertawakan permintaannya. Akhirnya Ia memborong semua daging tanjung yang ada di toko.
Di saat yang bersamaan Yeon Joo mengunjungi peternakan ayam. Sayang, istri dari sang peternak dan tidak ada di tempat sehingga sang peternak tidak mau mengambilkan telur ayamnya karena takut dipatuk. Hebatnya, Yeon Joo bisa mengakali para ayam dan tetap berhasil memperoleh telur-telurnya.
Sekembalinya ke JungJae, Beom Woo mengejutkan Yeon Joo yang sedang berusaha mengunyah surat-surat tagihan yang datang di kotak suratnya. Hoahahaha
Rupanya Yeon Joo menyadari bahwa Beom Woo menipunya. Ia memalsukan label penjualan menjadi Daging Tanjung Muwon. Untunglah ada satu yang benar-benar asli. Beom Woo sangat horor melihat daging tersebut dikunyah Yeon Joo mentah-mentah untuk membuktikan keasliannya.
Selanjutnya Yeon Joo mengajak Beom Woo hiking ke gunung. Tujuannya mencari jamur Matsutake. Beom Woo yang terseok-seok mengomel sepanjang perjalanan "Seandainya aku menekan tombol darurat maka semua orang akan datang membantuku termasuk pers dan polisi". Tapi dengan sabar Yeon Joo menjelaskan bahwa jamur akan berkurang aromanya sejak awal dipetik oleh karena itu haruslah yang benar-benar segar.
Akhirnya ketemu Jamur yang ukuran serta tingkat kematangan usianya pun tempat menurut Yeon Joo.
Bom Woo terkantuk-kantuk menunggu Yeon Joo mengolah hidangan tersebut. Tak sadar matanya jatuh pada sekotak kimchi yang tersedia di pojok meja tamu.
"Apakah ini kimchi sawi?"
"Memangnya apalagi? apakah itu kimchi lobak?
"Bolehkah aku mencicipinya"
"Silahkan saja"
Sesuap kimchi tersebut membuat Beom Woo seolah kembali terlempar ke masa kanak-kanak. Iya teringat pada saat mencicipi kimchi buatan neneknya yang baginya terasa sangat lezat. Kemudian demo memperhatikan langkah demi langkah pembuatan Seopsanjeok yang dibuat oleh Yeon Joo.
Ya, Ia menyadari bahwa hanya bahan-bahan pembuat dan pendukungnya mirip tetapi cara pembuatan akan penyajiannya sangat berbeda dengan menu yang akan diluncurkan di Motto.
Dengan arogan dia langsung mengeluarkan uang pembayaran dan berniat meninggalkan JungJae tanpa mencicipi hidangan itu. Sebenarnya Yeon Joo tidak berkomentar apa-apa tetapi rasa lapar membuat Beom Woo kemudian berbalik dan mencoba mencicipi hidangan. Dari suapan pertama ekspresinya terlihat begitu mengapresiasi, gigitan hingga gigitan bahkan olesan saus yang disediakan membuatnya menyadari bahwa Yeon Joo adalah chef yang luar biasa.
Ditambah lagi Yeon Joo dengan fasih menjelaskan perbedaan Neobiani dengan Seopsanjeok buatannya.
Beom Woo memaparkan bahwa mengingat lokasi yang kurang strategis, alat makan dan interior restoran yang sederhana dan Chef-nya tidak bisa menurunkan standar bahan baku, JungJae tidak menghasilkan banyak uang. Untuk itu Ia akan mengakuisisi restoran. Jadi Yeon Joo bisa berfokus pada masakannya saja sementara Ia lah yang akan memanajemen usahanya.
Yeon Woo sangat tersinggung hingga mengembalikan uang yang ditinggalkan Beom Woo. "Kalian para orang yang mata duitan, berpikir dengan mudah bisa membuat makanan dan menjualnya begitu saja? Kalian tak tahu betapa berharganya makna kerja keras, perhatian dan ketulusan dibaliknya? Lalu kenapa kau membuka restoran? Apa karena hanya ingin saja? Coba pikirkan lagi alasanmu" Pungkasnya sambil meninggalkan Beom Woo.
Keesokan harinya, diantara rutinitas pagi, Yeon Joo juga terkenang perdebatannya dengan Beom Woo. Terutama bagian bisnisnya tidak menghasilkan uang. Malangnya, sang induk semang datang menagih uang sewa. Ia marah karena sudah tertunda dan memberikan batas waktu satu bulan atau keluar. Lucunya sebelum keluar Ia mengambil kembali hadiah visor matahari Yeon Joo yang selalu digunakannya untuk berkebun.
Diperjalanan kembali ke Seoul Beom Woo dapat kabar dari Yoo Jin bahwa ada berita yang cukup heboh di televisi. Ternyata anak restoran Abalone panggang mencoba bunuh diri. Dalam pesan tertulis Ia menanggung malu pada keluarganya karena diperas oleh perusahaan H yang berupaya mencari resepnya.
Di saat yang bersamaan di bawah rapat di Kantor HanSang yang dipimpin langsung oleh sang ketua. Ibunda Beom Woo nampak sangat kesal apalagi saat diberi tahu harga saham perusahaan terjun bebas. Meski nama perusahaan tidak disebut secara jelas dan berita spekulasi di pasar saham sudah menyebar. Secara aklamasi semua yang hadir dalam rapat sepakat mencopot Beom Woo dari jabatannya sebagai Direktur.
Beom Woo kecewa saat menjenguk sang korban Ia mengetahui bahwa abangnya Han Seon Woo yang berada di balik semua ini. Kecewanya semakin memuncak ketika ia menelpon ibunya malah sang Ibu menyalahkannya kembali. Tidak peduli dengan cara curang yang penting adalah hasil akhirnya. Beom Woo tidak mau memakai cara seperti itu dan Ia tetap meminta ibunya agar adil dan sesuai perjanjian awal : orang pertama yang berhasil mendapatkan bintang tiga Diamante adalah pemenang. Bom baru dijatuhkan, ibunya bilang mulai sekarang Seon Woo lah yang akan mengelola Motto.
Di tengah keputusannya tanpa restoran dan tim, Beom Woo kembali ke JungJae, Ia berniat menyalakan sebatang rokok. Yeon Joo yang sedang memberi makan anjingnya segera merebut rokok tersebut dan menginjak-injaknya. Ia semakin kesal karena Ia sudah memperingatkan, jangan merokok di depan restorannya atau akan ditebas Hohahaha. Beom Woo hanya bisa terpaku di tempat.
Review
Wow, episode perdana yang seru.
Kita langsung diajak berkenalan dengan sang tokoh utama prianya Beom Woo dan segala kompleksitas hubungan keluarganya. Memang baru di permukaan saja tetapi dari sinilah bibit arogansi dan semua sifat menyebalkannya itu muncul. Di sisi lain, dia juga memiliki kelebihan diantaranya pesona "Saya tahu saya ganteng dan kaya", kecerdasan dan pengetahuan yang mendalam tentang bidang kuliner maupun pemasaran restoran.
Tapi menurut saya yang paling minus itu ialah bagaimana caranya memperlakukan orang lain. Misalnya pegawainya yang sangat setia apalagi Yeon Joo yang sampai saat ini masih dianggapnya target akuisisi selanjutnya. Ya, walaupun dia sudah terlihat terpesona dengan kecantikan Yeon Joo dari pandangan pertama.
Menurut saya, wajar jika Yeon Joo si koki independen dan mandiri (ini maksud scene panen telur ayam sendiri, sebagai pemelihara ayam sejak kecil, benar patukan ayam itu sakit dan susah mengambil telur dari ayam yang sedang mengerami) merasa sangat terganggu dengan kehadiran Beom Woo yang dianggapnya berisik, cengeng, pemaksa, sedikit gila dan selalu menilai segala sesuatunya dengan uang.
Sinematografinya cukup keren, saya suka keindahan yang berhasil ditangkap dari scene diluar ruangan ataupun percekcokan kedua tokoh ini. Namun entah mengapa yang agak mengganggu adalah tampilan masakannya. Sekelas Motto pun terasa agak kureng memancing selera gitu (mungkin sengaja, karena Beom Woo juga mempermasalahkan hal ini).
Dari segi akting Kang Han Neul jangan ditanya, selalu ekspresif. Saya saja sampai bingung mau milih foto karena semua ekspresinya yang kocak. Biasanya aktris yang memainkan peran Koki memakai tangan pengganti saat disyuting jarak dekat , entah mengapa saya percaya Go Min Shi melakukannya sendirian. Mungkin karena saya sudah nonton Jinny's Kitchen Season 2 atau karena melihat scene dia luwes membalikkan seteflon telur dadar (bukan versi gulung Gyeran Mari kayaknya YachaeJeon deh) dari shoot full body.
Karakter tambahan lain pun menarik tetapi dua karakter lain yang muncul di poster promosi belum muncul. Makin penasaran nih sama kelanjutannya. Buat yang ingin nonton, drama ini akan tayang sebanyak sepuluh episode dan bisa ditonton di OTT berwarna merah ya.



































Semoga episode selanjutnya muncul cara bikin Neobiani nya
BTW, saya lama banget baca artikel ini Mbak Annisa. Hurufnya kecil2 banget euy. Mata tua saya sampe harus micing2 supaya bisa bacanya hahaha.
Menarik ya, mengangkat persaingan di dunia kuliner, jadi tahu gimana di balik layar hidangan di resto bisa ada di buku menu
Sayang makin kesini kurang greget
padahal 2 cowoknya Kang Ha-Neul dan Yoo Yeon-Seok lho
Gak heran sambutan penonton Korea juga sepi2 aja
Kang Ha-neul kocyaknya di sini mirip di Love Reset gasii..
Dia tuh mau akting gimanaa aja, kayak bisa lepas, gitu yaa..
Gak kepengaruh sama karakter di drama atau film sebelumnya.
Sukaaa~
Lopelope aktor Baeksang.