" ".

Recap dan Review Will You Be My Manager? Episode 2

Table of Contents

recap-dan-review-will-you-be-my-manager-ep2

Recap 



Kembali ke adegan saat Hana di diizinkan masuk ke dalam ruangan klub drama. Hana sangat terkejut melihat JiAh ada di dalam ruangan dan tadi karena kesulitan untuk menggantungkan tulisan selamat datang, maka BaReun sempat membantunya. 

SiWoo mengucapkan selamat datang dan MinSoo yang melihat reaksi Hana seolah hendak menangis kemudian segera merekam dengan handycam. Tiba-tiba Hana didorong masuk ke dalam ruangan oleh EunHo. Teman-temannya mengomeli EunHo karena mereka jadi gagal merekam reaksi Hana yang genuin.

Sebagai perayaan pesta penyambutan Hana, mereka makan bersama. SiWoo bertanya tentang makanan Korea favorit Hana. Ia menyebutkan bermacam makanan Korea favoritnya termasuk BingSu yang pura-pura salah didengar oleh MinSoo sebagai namanya Hoahaha.

Ketika pertanyaan yang diajukan adalah film yang disukainya, Hana konsisten menjawab adalah filmnya EunHo yang pernah dibahasnya dengan JiAh.

EunHo yang hanya diam, langsung melipat kakinya dengan gaya super menyebalkan. MinSoo yang kesal memparodikan gaya EunHo yang songong "sudah biasa" setelah mendengar jawaban Hana. Hoahaha 

Selanjutnya mereka bersuit gunting batu dan kertas. EunHo dan MinSoo langsung menang diputaran pertama. Pasangan kekasih BaReun dan JiAh langsung bersiasat dan menang di putaran kedua. Tinggallah SiWoo dan Hana, yang anehnya sama-sama memilih mengalah (Hana mengubah jarinya terus-terusan Hoahaha). Akhirnya, EunHoo yang kesal menyarankan mereka membereskan semuanya bersama-sama saja.




Hana menerima dengan senang hati. Dari dalam tasnya ia mengeluarkan plastik daur ulang. Semua tertawa keheranan akan tasnya yang memuat banyak hal. 

Hana dan SiWoo pergi membuang sampahnya bersama-sama. Ketika berjalan pulang, SiWoo ingin tahu alasan Hana pindah ke Korea dan memilih SMA Seni. Hana bilang Ia memang sengaja mengejar jurusan manajemen. SiWoo takjub dari kecil Hana bercita-cita jadi manajer artis. 

Menurut Hana karena manajer adalah orang yang paling akrab dengan aktor. Ia punya sahabat yang bercita-cita menjadi seorang selebritis dan Hana ingin menjadi orang terdekatnya saat impiannya terwujud.

SiWoo semakin kagum karena Ia masuk gara-gara mengikuti EunHo. Hana menyadari tali sepatu SiWoo terlepas, kemudian Ia langsung mengikatnya. SiWoo sempat salah tingkah, tapi Hana menempatkan dirinya sebagai manajer dan akan menjadi orang yang akan selalu ada untuknya.

"Setelah itu tali sepatunya tak pernah terlepas dalam waktu yang lama" terdengar ucapan narator.


Kembali bergabung dengan rekan yang lain, Hana mengkhawatirkan jadwal belajar JiAh. Gadis pintar itu jujur, tadi hanya mencari alasan untuk menyiapkan kejutan . Hana khawatir BaReun memaksanya tapi JiAh meyakinkan sebaliknya. 

BaReun mengajaknya pulang dengan panggilan sayangnya "Tuan putri", yang membuat MinSoo meledeknya sambil buru-buru berlari bahwa ia terlalu tangguh, seharusnya jadi pejuang saja. 

Akhirnya Hana tinggal bertiga EunHo dan SiWoo. Ia mulai mencari tahu sejak kapan mereka berteman. SiWoo yang menjawab bahwa sudah sepuluh tahun. 

Hana mengeluarkan buku catatan dan mulai mewawancarai mereka, EunHo kesal dan menyuruhnya berhenti.

Hana bersikeras, sebagai manajer Ia harus tahu semua tentang aktornya tanpa ada yang dirahasiakan, JiAh yang memberitahunya.

Hana mencatat jawaban dari SiWoo yang menjawab sekaligus untuk EunHo, bahwa ia bisa makan apa saja tapi temannya itu tak bisa makan timun. EunHo semakin kesal, ia bilang bisa hanya tak suka.

Hana tak ambil pusing dengan EunHo yang tetap ngotot karena Hana mencatat sesuai perkataan SiWoo. 

Ia melanjutkan pertanyaan tentang golongan darah dan lagi-lagi SiWoo menjawab semakin untuk keduanya. EunHo menyela dan meledek bahwa Hana akan menjadikan astrologi sebagai pertanyaan selanjutnya dan EunHo SiWoo kembali berdebat. 

"Kalian berdua benar- benar seperti suami dan istri" gurau Hana.

BaReun yang mengantarkan JiAh berterimakasih karena pacarnya ini sudah mau berteman dengan Hana-Chan sang sepupu. JiAh bilang Hana berbeda, Ia tulus ingin berteman, berbeda dari teman lain yang diam-diam mengharapkan kegagalannya meski pura-pura baik di depan. 

BaReun menggenggam tangannya, "Tuan Putriku, gagal itu wajar. Jangan terlalu stress."

JiAh meyakinkannya, bahwa Ia akan baik-baik saja dan memintanya pulang. Niat BaReun yang hendak mengantar sampai rumah ditolak JiAh dengan alasan nanti bertemu ibunya. Mereka pun berpamitan.

Di rumah EunHo hendak ke binatu dan menawarkan mencuci sepatu SiWoo sekalian. Namun Ia menolak bahkan menyimpannya ke atas lemari. Masih tersenyum teringat Hana yang mengikat tali sepatunya itu.

Keesokan harinya, di kelas guru bertanya apakah mereka sudah melihat karya para senior yang diunggah ke sosmed? Semua menaikan tangan, kecuali Hana. Ia tampak bingung tapi Bu guru langsung membocorkan hastag khusus sekolah mereka, #SMASeniSegi

Tugas mereka adalah mempromosikan calon idola melalui sosial media. Konten harus sekreatif mungkin demi memperluas eksposur dan pada akhirnya mendapatkan feedback berupa komentar atau tanda suka. Pemenangnya adalah yang pada akhir periode memperoleh suka dan akun dengan pengikut terbanyak. Teman-teman kembali bergosip, JiAh pasti akan menang.

Guru menyampaikan pada Hana bahwa kelompok harus bertukar pikiran, merencanakan, merekam dan menggunggah hasilnya dua Minggu sekali. Sebelum keluar Ia mengajak JiAh ke ruang guru.

Rupanya beliau bertanya tentang biaya kelas praktek yang belum dibayar. JiAh beralasan ibunya mungkin lupa. Ia segera mengirim pesan bertanya dengan lebih halus bahwa dua hari lagi ibunya gajian.

Kembali ke kelas, Hana sedang pusing. Ia berseloroh iri pada JiAh yang seolah tak punya masalah hidup. Tugas ini terasa sangat berat sampai rasanya lebih baik Ia pulang ke Jepang Hoahaha.

JiAh memberinya ide, swafoto kedua orang anggota kelompok Hana, EunHo dan SiWoo banyak yang akan suka. Hana membenarkan ketampanan keduanya tapi Ia ingin lebih membuat mereka menonjol lagi. Maka JiAh mengusulkan agar Hana belajar mengedit video.

Hana langsung ke perpustakaan dan belajar dengan tekun. Ia mencatat dari buku tentang produksi film sampai trik membuat media sosial yang populer.

Dalam perjalanan menemui SiWoo dan EunHo, Hana dicegat trio fans EunHo di tangga. Salah seorang gadis yang mengaku sebagai Ketua genk patah hati korban EunHo membohongi Hana bahwa Ia harus mengirimkan foto close-up EunHo. Hana sempat keberatan dan menanyakan alasannya. Mereka terus mendesak, mengatakan ini tradisi dan hanya ingin mengkoleksi fotonya. 

Hana meminta agar mereka minta langsung pada orangnya. Anehnya, menurut teman sejurusannya tadi, EunHo tak tertarik dengan para gadis, hanya akting saja. 

Mereka pun mengancam Hana agar tak membocorkannya pada EunHo. Jadilah Hana --yang menunggu sendiri karena SiWoo belum datang-- dengan kikuk mencoba meminta EunHo selfie. Pemuda itu bisa melihat kebohongan Hana yang beralasan ingin mengirim pada temannya di Jepang. Apalagi Ia menangkap basah trio tadi mengintai dari atap gedung sebelah.



EunHo langsung mendatangi trio itu. Sang Ketua tampak panik karena baru saja memakai masker wajah dan sebagai calon pacar EunHo, Ia harusnya terlihat paripurna. Hoahaha.

EunHo langsung mendekatkan wajahnya dengan gesture mengancam dan mengingatkannya akan kejadian di tahun sebelumnya, dimana JiAh lah yang menjadi manajernya. JiAh justru memarahi tiga orang tersebut bahkan langsung menelpon guru dan melaporkan ada siswa seni peran yang terobsesi pada EunHo. 

Di masa kini, EunHo merebut ponsel dan mengambil fotonya sendiri. Ia pun memperingatkan mereka untuk tak bicara pada Hana atau Ia akan minta JiAh kembali menjadi manajernya. Serta Ia minta agar mereka tak menjerit setiap melihatnya.

Gadis itu malah minta didatangi lagi dan diberi pengingatan apa saja, sambil menganggumi hasil selfie EunHo.

Tiba di ruangan drama, Hana dan SiWoo sedang berwefie. EunHo terpaksa berdehem menarik perhatian mereka. SiWoo mengeluh mereka sudah lama menunggu tapi EunHo dengan dingin bilang mereka toh bersenang-senang.

SiWoo meminta Hana memulai rapatnya. Ia membahas apa yang dibacanya dari buku dan berusaha mengaplikasikannya dalam video mereka kelak. 

EunHo keberatan membuat video lucu tapi Hana langsung menyela, yang penting keduanya harus terlihat keren. Semakin dipikirkan mereka semakin pusing mencari konsep. SiWoo mengusulkan mereka bersenang-senang saja.






Akhirnya mereka berjalan-jalan dan melakukan beragam kegiatan seperti berfotoboks, mengunjungi toko skincare dan terakhir ke menara Namsan. SiWoo memasang gembok dengan namanya dan Hana. Gadis itu sangat gembira memandangi lampu kota yang gemerlapan dibawah mereka. Hana tiba-tiba kemudian mengeluarkan ponselnya. Ia merekam SiWoo tapi EunHo langsung mengeluh lapar. Ia mengatakan setiap ke Namsan harus makan tonkatsu. Hana langsung mendapat ide bahwa konsep mereka adalah bersenang-senang denga dua teman lelaki baru dari Korea.

"SiWoo yang baik, EunHo yang tsundere".




Hana menyampaikan ide tersebut pada keduanya dan Ia tak akan tampil di video, hanya kedua pemuda itu jadi seolah-olah penontonlah yang sedang berkencan dengan mereka. SiWoo langsung setuju sementara EunHo sok cuek seperti biasa. 

Sesuai dugaan videonya hits dan dibicarakan di seantero negeri bahkan dunia. Likenya menggila! Semua membicarakan ketampanan EunHo! Para fans memuji konsep Hana seolah-olah mereka sedang berkencan dengan EunHo yang memotongkan Tonkatsu kemudian disuapi pemuda tampan itu. 

Keesokan harinya Hana berlarian ke kelas mengabari bahwa mereka banyak mendapat pengikut dan suka dari Thailand, Indonesia sampai Amerika Serikat! EunHo yang berpura-pura tidur di meja, melihat ketika SiWoo mengelus rambut Hana sambil mengucapkan selamat dan tersenyum manis.

Review 

Yeay Indonesia disebutkan!

Wajar sih basis fandom memang kuat banget di sini.

Saya saja baru-baru ini ikutan voting sebagai fans salah satu idola dan atmosfernya ternyata emang seru banget.

Saya suka lho kalau drama atau film bersetting sekolah yang benar-benar menekankan pentingnya belajar dan tugas sekolah begini. Jadi teman-teman usia pelajar yang ikut nonton bisa termotivasi juga kan.

Btw, cinta segitiga semakin menjurus nih. SiWoo si baik yang gerak cepat (filrty abis! Ia mengoleskan tester skincare ke wajah Hana, mengelus rambutnya sampai membawa gembok lengkap dengan nama mereka berdua!) dan EunHo si tsundere yang justru melindungi Hana diam-diam. Hana pilih yang mana ya?

Hana sejauh ini masih berusaha menjadi manajer yang terbaik. Ia membantu mengikatkan tali sepatu SiWoo murni karena alasan itu. Tapi siapa yang bisa tahan lihat senyuman manis Hana? Sekilas Kanon pemeran Hana ini mirip Acha Septriasa ya?

Trio fans EunHo semakin mengganggu saja nih. Calon Sasaeng masa depan kalau tak segera disadarkan. .

Posting Komentar