Nursing Aide At Your Side SP : FTV Misteri Medis yang Menarik
![]() |
Ponsel saya yang sesungguhnya memorinya sudah cukup lega, tiba-tiba ada notifikasi penyimpanan nyaris penuh. Ya, memang sejak si bungsu sekolah, artinya setiap hari jadi bertambah juga file kiriman foto dan video dari guru kelasnya.
Diingat lagi memang nyaris setengah tahun ini saya jarang bersih-bersih ponsel. Langsung deh saya buka data penyimpanan dan eng ing eng.. Ternyata, saya kebanyakan menyimpan video dorama yang saya unduh dari website grup subs (website yang menyediakan film dan drama berbahasa Jepang dengan subtitle bahasa Indonesia). Langsung deh saya hapus, kecuali satu yang rupanya lupa saya tonton : Tonari No Nurse Aide SP (special).
Koq bisa lupa ya?
Sepertinya karena saya cukup suka versi doramanya, waktu mengunduh saya sudah penasaran sekali (rilis di televisi Jepang awal tahun 2025, baru diterjemahkan sekitar bulan Maret), tapi pengen nonton dengan menyediakan waktu yang spesial juga, karena SP ini kan cuma satu episode berdurasi seperti film.
Sinopsis
Identitas aslinya yang dirahasiakan dan perjalanan dokter Mio Sakurba (Rina Kawaei) mengatasi PTSD setelah kakak perempuannya meninggal dunia menjadi daya tarik dalam doramanya. Terutama setelah Ia berkenalan dengan seorang dokter ahli bedah jenius Taiga Ryuzaki (Mahiro Takasugi).
![]() |
| Taiga dapat saingan baru!! |
Spesial episode ini melanjutkan kisah Mio di Seiryo Medical University Hospital. Selama setahun terakhir, banyak yang terjadi. Taiga pergi keluar negeri demi mencari kebenaran tentang penyakit Symness yang masih misterius. Sementara Mio tetap yang kembali menjadi ahli bedah melakukan serangkaian operasi yang sulit dengan catatan Ia harus di dampingi seorang dokter bedah lain. Partnernya adalah senpai dr. Kotatesu Minegishi (Yudai Chiba). Pengaturan ini di dukung oleh anak profesor Hagami, dr. Reika (Miori Takimoto) namun mendapat tentangan keras dari kepala bidang bedah yang baru Profesor Yuri Usui (Makiko Watanabe). Wanita itu tegas melarang Mio masih menjadi asisten perawat di saat yang bersamaan.
Bisakah Mio yang masih memiliki mimpi sebagai seseorang yang paling dekat dan memahami pasien menjalani kedua dunianya secara lancar? Bagaimana dengan hubungan percintaannya? Apakah Ia akan melanjutkan kedekatan tanpa status dengan Taiga yang mendadak kembali atau menerima perasaan senior Kotetsu yang terang-terangan menunjukkan rasa sukanya? Lalu, misteri apakah yang akan terungkap terkait sel Higami dan Symness?
Review
Sebagai dokter kita tidak bisa menganggap enteng nyawa seseorang. Kalau tidak idealis dunia kedokteran tidak akan pernah maju. Jika ada satu kesalahan saja kita haru mengakui itu. Kita harus menciptakan sesuatu tanpa kesalaha. Untuk membahagiakan semua orang, kita selaku dokter tidak boleh menyerah.
dr. Mio kepada dr. Kotetsu
Pertama nonton versi doramanya, saya tertarik dengan profesi nurse aide alias asisten perawat. Saya sampai nanya ke ibu saya yang memang perawat (tapi sekolah lagi jadi D3 bidan), tentang hal ini. Ternyata dahulu, zaman ibu saya, perawat itu memang sekolahnya sejak lulus sekolah menengah pertama (SMP). Jadi setara SMA ditambah satu tahun lagi, bergelar Diploma satu (D1) Perawat. Sekarang lulusan SMK Kesehatan yang disebut asisten perawat. Untuk perawatnya bergelar Sarjana strata satu (S1) dan harus mengambil pendidikan profesi Ners lagi. CMIIW.
Jadi tugas asisten perawat adalah membantu pekerjaan perawat, tidak bisa melakukan tindakan medis. Dalam cerita ini ditunjukkan biasanya mereka yang memberi makan para pasien, mengganti peralatan tidur dan mengajak pasien mengobrol terutama diluar jam besuk.
Bagaimana awalnya Mio bisa menjadi asisten perawat di Jepang, bagi saya tetap suatu misteri. Memang Ia menyembunyikan keahliannya sebagai dokter spesialis bedah tapi apakah cukup berdasarkan permintaan dan rekomendasi dari Profesor Higami (Hirata Akuo) di dorama awalnya, Ia bisa bekerja selaku asisten perawat?
Yang jelas adaptasi novel Chinen Mikio ini mendapatkan rating 7,7 di My Drama List, lebih tinggi dari drama awalnya, Tonari No Nurse Aide yang hanya 7,5.
Yang Menarik dari Nursing Aide At Your Side SP :
1. Semua Tokoh Utama Kembali ditambah Tokoh Baru
Dorama Tonari No Nurse Aide mungkin terlihat biasa saja jika dibandingkan dengan banyak serial medis lain. Bahkan beberapa adegan medisnya bisa membuat kita --penonton yang awam sekalipun-- keheranan. Misalnya, di beberapa episode Mio menerobos jalannya operasi tanpa jubah dan prosedur steril yang sesuai. Belum lagi penyakit Symness yang fiktif itu, asli bikin bingung.
Yang membuat banyak orang, termasuk saya jadi sangat menyukainya adalah para tokohnya.
Mio bukanlah gadis sembarang peran utama. Ia cerdas, cantik, ceria sekaligus sangat perhatian. Sisi lain yang berusaha Ia sembunyikan membuat karakternya yang suka berterus terang semakin menarik. Wajahnya yang imut seringkali membuat pasien salah paham, padahal tahun ini usianya sudah menginjak tiga puluhan.
Ia melanjutkan kedua perannya di rumah sakit sembari terus berlatih menggunakan perangkat OHMS, hasil penelitian profesor Higami sebelum meninggal. Berupa simulasi bedah untuk menyembuhkan Symness yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya.
![]() |
| Relationship Chart dari laman resmi di Web Ntv |
Senpai Kotetsu, sebagai partner baru Mio adalah dokter yang cakap dan suportif. Kedekatan dan sikapnya yang baik pada Mio beserta teman-teman asisten perawatnya membuat isu baru berkembang di rumah sakit. dr. Yahiko Saruta (Sinya Kote) yang senang bergosip masih saja menghembuskan info bahwa keduanya berpacaran!
Taiga yang kembali pun menampakan gelagat cemburu. Semakin serulah Mio di cie-cie-in squad nurse aide.
![]() |
| Quartet Nurse Aide yang masih konyol semua |
Para asisten perawat ini pun semakin berkembang. Kita pun mendapat update kehidupan pribadi mereka : Natsume Ono (Yoshizumi) punya pacar, Harumi Kataoka (Miki Mizuno) Akhirnya mengajukan perceraian dan Soma Kikuchi (Yuma Yamoto) move on tapi masih ngefans dengan Mio. Hoahaha
2. Dinamika Masih Sama
Para tokoh tersebut masih menampilkan dinamika yang sama. Bahkan inside jokes diantara mereka pun masih sama!
![]() |
| dr. Saruta masih mengejar para perawat junior. Sayang, kali ini perannya seolah cuma jadi pusat komedi |
- Kepala asisten perawat selalu menegur dr. Saruta yang berusaha menggoda perawat muda di depan ruangan mereka. Dan sebaliknya sang dokter selalu marah karena menganggap mereka mengganggu rayuannya.
- Natsume masih sering diabaikan teman-teman asisten perawat kala mau cerita tentang pacarnya. Bahkan sampai putus pun mereka kaget, kalau Ia punya pacar Hoahaha!
- Reika masih sebel dengan Taiga yang bicara ngalor-ngidul demi mengalihkan perhatiannya (atas permintaan Mio Hoahaha).
- Serta tentu saja kemistri dan tek-tokan antara Mio - Taiga yang lucu bahkan dari ekspresi keduanya saja.
3. Semakin Memperjelas Tentang Symness
Sempat saya ulas sebelumnya, Symness / Systematic Multiple Malignant Neoplasm Syndrome adalah penyakit yang menyebabkan tubuh pasien menderita tumor ganas berjumlah banyak dan muncul secara bersamaan hingga akhirnya fatal ini semakin nampak titik terangnya di SP ini. Penyebabnya yang misterius menjadi latar belakang cerita.
Tapi tenang saja, pembahasan tentang penyakit maupun prosedur medis tergolong cukup ringan. Masih bisa dipahami awam sekalipun. Kita juga diajak memahami tantangan menjadi dokter yang harus mengambil keputusan berat. Terkadang, solusi medis terbaik adalah yang paling sulit diterima secara emosional.
4. Plot Menarik
Plotnya tetap menarik. Meski sudah kembali jadi ahli bedah, keputusan Mio untuk tetap menjadi asisten perawat adalah pengingat yang menyentuh akan filosofinya: ia tidak ingin kehilangan sentuhan kemanusiaan dan keintiman dengan pasien yang ia dapatkan. Ia tidak ingin lagi menjadi dokter yang dingin yang hanya melihat tubuh sebagai masalah teknis yang harus diperbaiki. Ia ingin menyelamatkan tubuh dan jiwa.
Kita pun kembali diajak memecahkan misteri. Kali ini ada seorang penulis reportase, Komei Takizawa yang meninggal dunia akibat lakalantas. Anehnya, Ia sudah mendapat prosedur medis berupa pipa drainase yang dimasukkan ke dalam paru-paru kanannya untuk mengeluarkan udara namun ditinggalkan di tengah jalan.
Mantan pacar kakak perempuan Mio, Shinya Tachibana (Shuhei Usugi) sang wartawan kembali hadir untuk mengungkap apa kaitannya meninggalnya sang kolega dengan penyakit Symness.
![]() |
| Dua pasien yang kisahnya menyentuh hati |
Selain itu Mio dan Kotetsu harus menangani dua orang pasien Symness pada saat bersamaan. Satu adalah pasien VIP yang sebenarnya hanya ingin dirawat oleh Taiga, Manabu Osuga (Kotaro Yoshida) seorang pemimpin perusahaan farmasi besar Panachealchemi, pemegang lisensi sel Higami. Sel yang dikembangkan oleh profesor Higami dan mampu mengatasi kanker ini ditengarai adalah penyebab Symness itu sendiri! Simalakama sedang mendera dunia medis, bagaimana mungkin sel Higami yang menyembuhkan sakit kanker banyak orang justru menjadi penyebab penyakit lain yang lebih mematikan?
Sementara satu orang lagi adalah remaja tanggung sebatang kara, Maika Sawamura (Nanoka Hara) yang pesimis akan pengobatannya. Ia menolak dioperasi.
5. Menjanjikan Adanya Musim Kedua
Setelah melalui segala persoalan yang berliku, Taiga berniat mencari penyebab Symness lebih lanjut. Tuan Osuga membocorkan bahwa petunjuk lebih lanjut ada di Afrika. Mio --yang menyaksikan pesan videonya bersama-- langsung menyatakan keinginan untuk ikut.
![]() |
| Mio dan Taiga selalu bikin pengen nyanyi "Mau dibawa kemana.. Hubungan kita??" Hoahaha Taiga nih masih kaku dan jual mihil |
Seru banget nih, hint untuk musim selanjutnya!
☺☺☺☺☺
Overall, buat saya film televisi ini 8 / 10 poin. Saya rekomendasikan ditonton oleh penggemar dorama atau drama medis perpaduan misteri yang menghangatkan dengan cinta segitiga yang emosional dan kocak, semua berjalan di atas pace yang cepat khas J-Drama.
Ohya, bagi yang tertarik nonton, saran saya sebaiknya nonton dulu versi doramanya agar lebih menjiwai.








Mereka di sana juga kerja jadi asisten perawat walaupun dari sini ada yg sarjana keperawatan
Tapi kalau soal gaji, jelas besar di sana dong...
Ada yg bilang dokter spesialis aja kalah sama gaji asisten perawat di Jepang
Ga tahu sih bener apa enggak
Tapi karena itu jadi banyak teman yg berangkat jadi TKW tapi memilih kerja formal jadi asisten perawat ini
bukan drama ringan yang bisa ditonton sambil nyetrika baju :D
Eniwei saya punya tante (adiknya ibu) yang juga jadi perawat setelah lulus SMP
Semula saya bingung, tapi jadi paham setelah Mbak Annisa nanya ke ibunda
Apapun profesinya nursing aide pun sangat membantu pasien dan dokter yah...