" ".

Recap dan Review Will You Be My Manager? Episode 3

Table of Contents


Adegan kembali ke saat Hana dielus kepalanya oleh SiWoo. Setelahnya Ia diajak ke kantin dan Hana mengikuti karena mengaku kelaparan.


Diam-diam EunHo mengeluarkan susu pisang yang sudah dilengkapi catatan bahwa ini adalah cemilan paling hits di KorSel saat ini. Ia melepaskan catatannya dan minum sendiri susunya. Hoahaha ada yang patah hati keduluan SiWoo.

(OST yang diputar dibelakang bangus banget )

Episode 3 : Bermekaran


Dua dari tiga trio fans EunHo  slash pembully masih membahas video kelompok Hana. Mereka memuji perasaan seolah sedang berkencan dengan EunHo dan SiWoo. Kemudian mereka tak sabar agar Hana dan grupnya meluncurkan serial dengan tema tersebut. Diam-diam JiAh mendengarkan dari dalam bilik toilet. Terutama bagian : "Tapi sepertinya akan ada yang iri kalau kelompok mereka ada di posisi pertama".

JiAh keluar kemudian mengecek jumlah like yang diperoleh Grup Hana. 



Ketika di lorong, Hana kembali mengamit lengannya, JiAh melepaskan dengan kasar. Hana meminta maaf karena membuat JiAh terkejut. JiAh dengan sinis membenarkan (termasuk mengakui dalam hati, bahwa Ia kaget setelah melihat postingan Hana). JiAh berterus terang Ia tak suka disentuh. Hana berjanji akan mengingat hal ini tapi JiAh tetap cuek meski Hana selalu berusaha membuka pembicaraan. Ia mengeluarkan aneka snack ke atas meja, JiAh malah menanyainya langsung apakah Hana akan membuat series tentang video teman pria. 

Hana senang sekali, Ia menceritakan perasaan senangnya semalam yang membuka notif tanpa henti. Hingga terbawa ke dalam mimpi. JiAh pura-pura tak mendengarnya dan masih mencecar Hana tentang kelanjutan seriesnya. 

Hana berterimakasih pada JiAh yang memberinya ide. Hana memuji SiWoo dan EunHo yang bekerja keras, namun JiAh tetap berkeras bahwa hanya keberuntunganlah yang membuat Hana bergabung dengan kelompok tersebut.

Di ruang latihan menari, BaReun dan MinSoo berlatih menari diiring lagu yang menarik. Setelah beberapa putaran yang melelahkan, mereka beristirahat. MinSoo mengeluh, Ia sudah mau muntah. Sementara  BaReun sudah mencemaskan asuransi buat berobat Hoahaha. Celakanya, baru ngaso sebentar JiAh masuk dan menyindir mereka agar terus saja tidur. MinSoo merengek pada BaReun agar mau menjelaskan pada pacarnya kalau mereka sudah kecapekan. 



Trio fans masih mengagumi video kelompok Hana. Sang ketua bahkan mengeluh kenapa hanya bisa dipencet satu kali saja tombol sukanya. Beruntung masih bisa menontonnya seratus kali. Sang ketua seolah meminta maaf pada EunHo sebelum memerintahkan kedua temannya membawa Hana ke atas atap 

"Konnichiwa"

Hana membalas sapaan sang ketua dan meminta maaf belum bisa mendapatkan selfie yang dimaksud. Sang Ketua menepuk bahu Hana dan memintanya melupakan semuanya yang telah terjadi. Ia kembali memberitahu Hana sudah tahu bahwa Ia ingin jadi pacar EunHo. Tapi untuk kali ini Ia sangat senang dengan postingan Hana, seolah Ia benar-benar sendang berkencan dengan EunHo.

Hana memastikan lagi apakah ini bentuk pujian. Sang ketua membenarkan dan mereka sekarang mendukung Hana sambil memberi jempol. Ia membacakan request penggemar misalnya berjalan-jalan di taman hiburan, bermain arkade, ke karaoke, makan di kafe atau ikut kelas tambahan dan bebagai aktivitas lainnya. Hana hanya bisa terbelalak sambil memutar matanya. Ia berjanji akan mempertimbangkannya. Mereka kembali memohon agar Hana mengikuti rencana mereka.

Hana masih cemas belum berhasil mendapatkan swafoto EunHo. Mereka sudah tahu Hana gagal mendapatkannya dan EunHo sudah mendatanginya. Hana meninggalkan mereka dan teringat dihari EunHo datang terlambat sebelum rapat bertiga SiWoo. Hana segera menyingkirkan perasaan anehnya itu dan tak boleh menyukainya sebagai manajer.


Hasil praktik seni peran segera diumumkan dan ditempel di mading sekolah. Hasil posting media sosial menempatkan kelompok Hana di posisi puncak. 

Bu guru sampai memanggilnya mendekat. Ia sempat khawatir Hana kesulitan karena sampai kemarin belum posting apapun namun naik ke posisi pertama dalam semalam. Ia menunggu karya Hana selanjutnya dan pemeringkatan akan dilakukan setiap hari Jum'at.

Hana berterimakasih dan senang sekali melihat hasil like mereka yang nyaris dua kali lipat tim JiAh - BaReun - MinSoo.


Teman-teman sudah mengira JiAh yang memang seperti tahun-tahun sebelumnya. Mereka bergosip JiAh turun ke posisi dua hanya dalam tempo sepuluh jam. JiAh mendengar dan teman-temannya meledeknya yang baru pertama kali berada di posisi kedua. JiAh kesal, Ia meminta keduanya diam karena Ia akan kembali ke posisi puncak. Hana mendekatinya tapi JiAh malah berlalu. Duo fans menyoroti sikapnya yang pemarah, jadilah mereka mengompori Hana bila tak punya teman, sebaiknya Ja bergabung dengan mereka saja. Hoahaha.

JiAh sedang meminta timnya membaca kolom komentar. Ternyata itu adalah dari fans untuk SiWoo dan EunHo. MinSoo membacanya dan memuji mereka. JiAh jadi semakin kesal keduanya tak paham, Ia sudah bekerja sangat keras tapi kalah dengan Hana yang sekedar merekam video. MinSoo dengan santai meminta JiAh meniru Hana saja, mereka seadanya tak perlu terlalu serius. 

MinSoo semakin ngeyel dengan bilang kenapa juga harus jadi yang pertama. Ia mencontohkan dirinya sendiri, yang peringkat ke-20 di jurusan seni peran tapi baik-baik saja. JiAh segera berdiri dari duduknya dan tambah marah "Karena orang sepertimulah aku benci tugas kelompok!" Semprotnya.

MinSoo semakin tak habis pikir kenapa BaReun menyukai bahkan sampai berpacaran dengan gadis itu. BaReun hanya menghela nafas dan menjelaskan bagi JiAh sangat menyenangkan berada di posisi teratas.

Hana murung duduk sendiri dan sepupunya datang. BaReun mengulangi perkataan JiAh : dia cemas dengan nilai-nilainya jadi lebih baik menjaga jarak dari pesaing selama kelas praktik. Hana hanya bisa mengangguk lesu. Hana bertanya apakah JiAh selama ini hanya bersikap baik padanya karena mereka sepupu. BaReun awalnya hanya terdiam, tapi menurutnya awalnya JiAh begitu, tapi perlahan ia melihat Hana sebagai teman. Dia hanya kesal karena baginya nilai sangat penting.

Hana ingin BaReun menyampaikan pada JiAh bahwa baginya Ia akan selalu jadi teman selamanya. BaReun memintanya jangan sedih dan ia berada di pihak Hana kali ini.

Keesokan paginya, Hana pindah duduk ke sebelah salah seorang dari duo fans. Hana hanya mendengarkannya separuh hati saat menjelaskan permintaan agar Hana mengambil foto SiWoo dan EunHo dengan kamera polaroid. Ia sibuk memandangi JiAh.


Yang dimaksud pergi ke toilet untuk mencuci tangannya. Ia bertemu dengan sang ketua fans yang menyapa bahwa mereka sudah lama tak bertemu. JiAh malah mengingatkannya dengan tradisinya mengerjai manajer EunHo. Sang Ketua bilang Hana mau menuruti semua kemauannya. JiAh meluruskan, Hana tidak melakukan itu untuknya, mereka memang bersenang-senang bersama.

EunHo dan Hana memang membuat kenangan bersama dan SNS adalah sarana berbagi kebahagiaan.  JiAh pun menambahi bahwa Hana sering ke rumah EunHo. Sang Ketua langsung menghubungkan dengan sikap protektif EunHo sebelumnya. Ia langsung terbakar api cemburu dan bergegas keluar.

JiAh tersenyum puas dalam hati Ia menganggap Hana tak menghargainya dan ia hanya melakukan hal yang sama.





Sore itu Hana membuat doodle JiAh di buku agenda dan EunHo yang menemuinya di ruang drama merebut hasilnya sambil menebak mereka bertengkar. Menurut Hana mereka hanya tak ingin saling menganggu saat ini. 

"Memangnya kalian berpacaran?" EunHo tersenyum sinis.

"Apa yang paling penting bagimu, EunHo?" Hana balik bertanya

"Kalau, Kau?"

"Tomodachi" jawab Hana

EunHo paham bahwa Hana murung dan berusaha menghiburnya dengan mengulurkan kedua tangannya yang mengepal. Ia meminta Hana menebak, bila benar maka pertanda Hana akan berbaikan dengan JiAh. 

Hana masih menolak dibilang bertengkar. Tapi Ia memilih yang kanan. Sebenarnya itu kurang tepat tapi EunHo tetap memberikannya bola yang dikenali Hana dari poster film favoritnya. EunHo berasalan Ia punya banyak di rumah. Hana sangat senang dan berjanji akan menyimpannya sebagai jimat keberuntungan yang akan memberinya keberanian.

EunHo hanya tersenyum tersipu sambil berkata terserah padanya. Hana tak terlalu memperhatikan, Ia memasang kunci tersebut pada gantungan boneka kelincinya.





Kaki Hana di jegal di lorong dan kedua antek fans segera membawanya ke hadapan Sang Ketua. Gadis yang halu mau jadi pacar EunHo ini bilang Ia pun bisa merekam EunHo karena toh wajah Hana tak muncul di video. Hana menolak karena toh itu tugas kelompoknya.

Sang Ketua menawari Hana kemampuan editing videonya. Ia mengajak Hana bekerjasama untuk menghancurkan JiAh. Karena Hana hanya terdiam, sang ketua menyimpulkan Hana tak mau karena ia mau membuat kenangan bersama EunHo dengan berkedok mengerjakan tugas.

Ia menuduh Hana merayu EunHo di ruang klub drama. Ia menuduh Hana manajer yang punya motif tersembunyi. Baginya itu licik dan menyebalkan. Hana sebaiknya mendekati SiWoo saja, bukan EunHo. Hana hanya diam sambil memainkan boneka kelincinya.

Sang Ketua malah bertambah emosi Ia merebutnya lalu membanting ke lantai dan menginjaknya. Ia mengancam Hana lah yang selanjutnya.

Tiba-tiba Hana mengangkat dagunya dan tatapannya  berubah, "kau menginjak benda yang paling berharga bagiku."

"Maksudmu? Itu hanya gantungan kunci Jadi apa yang kau mau?" Ia tergagap sambil mundur kala Hana makin maju dengan mengancam.

Hana tak bisa memaafkannya yang ingin menghancurkan JiAh. Apa hidupnya pernah hancur? Aku pernah ujar Hana kemudian menambahkan beraninya Ia membawa nama SiWoo. Terakhir EunHo, seharunya Ia bersikap selayaknya sebagai manusia sebelum bermimpi menjadi pacarnya. Hana menggebrak tembok di samping wajah gadis itu dan menghitung sampai lima maka ia harus sudah menyingkir dari hadapan Hana dan Suzu (nama bonekanya).

Si ketua langsung kabur dengan gemetar. Dibalik pintu menuju atap, Ia membernarkan Hana adalah putri gangster. Jadilah dua temannya ikut kabur.

Rupanya EunHo ada di lokasi yang sama, namun bersembunyi di balik AC. Ia menganggap Hana menarik. 

Setelahnya di kelas, Hana memberi kode kepada duo fans untuk diam. Keduanya mengaku ketakutan duduk di sebelah Hana. Kemudian Ia pun mulai memperbaiki Suzu dengan benang jahit yang dikeluarkannya dari dalam tas 'serba ada'nya.










Hana dan EunHo berjanji akan mengambil video selanjutnya di tepi Sungai Han. Pengunjung lain heboh dengan ketampanannya, jadi Hana menyodorkan masker. EunHo awalnya menolak tapi mengambilnya juga. Ia mengajak Hana ke lokasi SiWoo. Hana menyusun rencana mulai dari makan Ramen lalu naik bebek air. Rupanya EunHo dan SiWoo sudah menyiapkan rencana untuk piknik. Masker tadi digunakannya untuk menutup mata Hana.

Ketika dilepas Hana sangat senang sampai berucap dalam bahasa Korea. EunHo dan SiWoo menjelaskan ini sesuai konsepnya, makan bersama dan bersenang-senang. Hana diminta duduk dan SiWoo mengajak Hana nonton film dengan tablet. Ide eunHo adalah main Jenga, yang kalah akan dijentik di dahinya.

Hana merekam semua sambil menjelaskan dalam hati bahwa Ia sangat bersenang-senang dan tersenyum lepas. Setelahnya mereka main perang pistol air.




Hana membuatkan ramen tapi EunHo menyelimutinya dengan selimut dan mengambil alih pekerjaannya. EunHo bertanya apakah Hana bergembira? Hana tegas mengangguk tapi EunHo bertanya, kenapa sebagai manajer Ia tetap berakting?



Epilog 

Hana mencuci tangannya yang berlumuran darah di wastafel sambil menangis serta berulang kali meminta maaf pada Suzu, si boneka kelinci yang juga penuh noda darah

 Review

Duh, JiAh koq menempuh jalur persaingan tak sehat? Ini kan soal popularitas dan sejak awal EunHo lebih populer berkat filmnya yang pernah hits sepuluh tahun lalu. Wajar bila video kelompok Hana lebih mudah trending sebagai mantan artis yang membagikan keseharian.

JiAh ternyata sama saja dengan teman yang pernah dianggapnya tak tulus. Kenapa JiAh sengaja mendatangi ketua fans dan melebih-lebihkan dengan bilang Hana sering ke rumah EunHo? Lagipula kalaupun EunHo, Hana dan SiWoo memang membuat kenangan bersama, ya terus kenapa?

Kenapa Ia tak bisa bersenang-senang dengan BaReun yang notabene adalah kekasihnya sendiri saat mengerjakan tugas kelompok mereka?

Untunglah Hana ternyata bisa tegas melindungi dirinya sendiri. Tatapan tajamnya akhirnya membuat sang ketua fans EunHo keder. 

EunHo memang memperhatikan Hana, buktinya Ia menyadari Hana hanya tersenyum pura-pura padahal dalam hatinya terluka.

Wajar sih, Ia benar-benar menganggap JiAh teman, sayang JiAh tak melihatnya demikian.

Mungkin ada hubungannya juga dengan masa lalu Hana di Jepang yang perlahan semakin terbuka. Apakah Suzu nama sahabatnya yang memberi boneka? Lalu itu darah siapa?

Btw, meski Will You Be My Manager? sudah ada halaman MDL, saya belum menemukan data valid para rekan Hana yang menjadi fans EunHo. Padahal akting mereka natural untuk menjadi sasaeng

Posting Komentar