Recap dan Review Will You Be My Manager? Episode 5
Recap
EunHo bertanya apakah yang diberitakan dalam artikel yang disebar itu adalah teman Hana yang pernah diceritakannya, teman yang disayanginya dan berniat jadi artis.
Kenangan Hana kembali ke delapan bulan yang lalu. Hana membaca berita online tentang kekerasan dan perundungan di klub sekolah. Hana menangis dan berulangkali berbisik itu tak benar.
Kembali ke hari Suzu jatuh, Hana menemukan gantungan kuncinya yang berlumuran darah. Ia minta maaf sambil mencuci tangannya di wastafel.
Keesokan harinya, Hana menyapa salah seorang teman Suzu dan bertanya tentang kejadian itu. Ibu Suzu tak mau mengangkat telepon Hana dan Hana mengajaknya ke rumah sakit tapi gadis itu hanya meminta Hana ke kantor polisi dan pergi meninggalkannya.
Hana pun pergi ke wartawan yang menulis artikel itu. Hana sudah memintanya menghapusnya karena itu tak benar lewat email. Suzu adalah teman Hana satu-satunya, ia ingin meluruskan ceritanya tapi sang wartawati tetap pada sudut pandangnya : Hana penyebab temannya hampir meninggal. Jadi tak ada yang perlu diedit dari artikel tersebut. Hana hanya bisa terpekur di jalan saat wanita itu pergi.
Kembali lagi ke masa kini, EunHo menanyakan apakah Suzu masih koma dan Hana mengangguk lemah. EunHo pun menyadari pernah berbuat hal yang sama pada SiWoo, menyakitinya tanpa sadar kemudian menyesal. Tapi mungkin bagi para perempuan hal ini lebih rumit. EunHo marah untuk Hana mengenai artikel itu dan terhadap si wartawati.
Hana hanya ingin menangis, selama ini Ia bertahan dengan mengingat Suzu lebih menderita. Tapi untuk hari ini, Ia ingin menyerah. EunHo malah heran, Ia harus meminta izin, Hana bisa berbuat apa saja saat bersamanya. Hana mulai menangis dan EunHo mendekat lalu menyandarkan dahi Hana di dadanya dan menepuk bahunya.
SiWoo yang melihat semuanya dari kejauhan membiarkan Hana menangis.
Episode 5 : Daun-daun Bertunas
Di kelas, para perundung mulai menggosipkan Hana. Mereka menganggap sejak hari pertama sorot matanya berbeda dan ia memang bermasalah. MinSoo memarahi mereka dan menegur JiAh yang menurutnya lebih menakutkan dari gosip. MinSoo menganggap tindakan JiAh berlebihan walaupun Hana benar-benar melakukan sesuatu seperti pembunuhan. Mereka tak berhak menghakimi siapapun.
JiAh hanya menjawab rahasia pasti akan terbongkar, apalagi mereka akan bekerja di dunia hiburan. BaReun yang sejak tadi hanya diam akhirnya tak bisa menahan diri. Ia meminta JiAh agar menghapus artikel tersebut.
SiWoo akhirnya mendekat dan menanyakan kabar Hana. Ia minta maaf terlambat dan menawarkan diri akan menjadi manajer Hana. Menurutnya senyum Hana sangat cantik di hadapan kamera dan ia akan menjaga senyuman tersebut.
EunHo hanya bisa berdehem salah tingkah, "Kau sedang syuting drama? Norak sekali." Ia mendecakkan lidahnya.
BaReun menelpon dan lega mendengar Hana sudah bersama dua sahabatnya. Mereka berkumpul di ruang klub drama.
BaReun membela jiAh yang berjanji akan berubah tapi Hana memang tak menyalahkannya. Ia ingin jadi orang yang jujur sesuai nasihat ibunya. Tapi sayangnya Ia kehilangan banyak teman karena sikapnya ini.
MinSoo minta maaf, tapi Ia ingin tahu kebenaran artikel itu.
"Entahlah. Suzu satu-satunya sahabatku sejak kecil. Suatu hari ia bilang ingin jadi artis. Jadi, kami mulai bermain peran. Suzu jadi artis dan aku jadi manajernya. Kebetulan akan ada audisi penting. Dia ingin aku mengkritisi dengan jujur."
"Masukan objektif itu penting." Bela EunHo
"Mungkin benar. Tapi seharusnya aku memujinya, bukan terus membahas kekurangannya. Aku bahkan tetap mengkritiknya saat dia gagal dapatkan peran impiannya. Aku tidak peduli dengan perasaannya. Padahal Suzu adalah orang baik yang selalu berusaha keras. Tapi aku lah yang semena-mena padanya." Hana terlihat hendak menangis lagi.
MinSoo menganalogikannya dengan makan ayam pedas yang membuatnya sakit perut. Selanjutnya, Ia tak akan makan ayam pedas lagi. Hana malah belajar jadi manajer meski sebelumnya pernah terluka menjadi manajer. Ia ingin tahu alasan Hana malah masuk jurusan manajemen artis.
Hana yakin Suzu akan jadi artis yang hebat (dan pada saat itu Ia yang akan menjadi manajernya).
Dengan polos MinSoo bertanya apakah Suzu akan setuju. Langsung deh Ia diinjak teman yang lain Haoahaha.
Hana tak keberatan karena sekarang Ia jadi punya impian yang ingin dicapainya. Hana menatap EunHo dan tersenyum.
BaReun menunggu JiAh di tangga biasa mereka berpisah saat pulang. JiAh yang bertanya kenapa Ia datang padahal sudah bilang tak ada yang perlu dibicarakan. BaReun bilang Ia berusaha mengerti ketika JiAh tak mau mengajaknya ke rumahnya atau saat ia diam-diam berkorban agar mendapat beasiswa demi meringankan beban ibunya, tapi kali ini rahasia akan terbongkar seperti kata-kata JiAh. Gadis itu malah marah dan bertanya apakah Ia akan memberitahukan semua orang kalau JiAh mengorbankan teman demi beasiswa? JiAh malah menantang BaReun memberitahu semua orang.
BaReun meminta mereka memikirkan lagi hubungan diantara keduanya. Semua temannya bilang JiAh sombong, egois dan menyebalkan tapi dimatanya JiAh selaku pintar, kuat dan cantik. JiAh minta putus dengannya, tapi BaReun bilang ucapan orang-orang memang benar tapi mereka baru akan putus setelah kebenciannya pada JiAh 100%.
JiAh malah bertanya berapa persen kebencian itu saat ini. BaReun bilang 99% tapi jadi turun ke 98% karena ia melihat wajahnya. JiAh hanya termenung saat akhirnya BaReun pergi duluan.
Di tepi sungai, Hana melepaskan gantungan kunci kelincinya. Ternyata dari dalam tasnya ada satu lagi yang serupa.
Ia teringat kenangan bersama Suzu, pulang dan pergi sekolah bersama, jalan-jalan, mencoba skincare lalu nongkrong sambil membuka kotak lightstick grup idola mereka. Keduanya berjanji akan pergi ke konsernya. Keduanya terlihat sangat akrab dan gembira.
Di ruang drama, keempat flower boys terlihat lesu. Terutama BaReun yang sibuk memandangi fotonya dan JiAh di ponsel. MinSoo merebutnya dan berseru mereka harus mereset ponselnya. BaReun mengambilnya lagi dan minta tak ingin diganggu. MinSoo malah menggodanya, sepertinya hari BaReun yang harus di reset ulang Haoahaha.
EunHo datang dan mengajak temannya membuat pertunjukan. BaReun menulis naskah, MinSoo merekam video, ia dan SiWoo akan berakting, SiWoo teman utama pria sedangkan ialah sang tokoh utama.
Saat latihan, SiWoo masih dikritik EunHo yang merasa suaranya kurang tegas. Ia pun meminta SiWoo membuka mulutnya lebih lebar. EunHo tak ikut latihan karena ia sibuk membuat interpretasi di naskahnya sendiri.
Pertunjukannya tentang Suzu. EunHo menjadi Hana. Ia merasa yakin Suzu akan jadi artis yang baik.
SiWoo sadar bahwa EunHo hanya berpura-pura tak peduli tapi sebenarnya Ia sudah tahu. Siwoo yang memerankan Suzu jadi tak tahan akhirnya melampiaskan kekesalannya dengan memberikan penampilan yang terbaik.
Kisahnya persis dengan dialog antara Hana dan Suzu sebagai mana yang diceritakan Hana. Termasuk bagian yang mendorong Suzu untuk melompat. Kecemasan Suzu pun digambarkan dengan baik termasuk adegan monolog Hana yang yakin suatu saat Suzu akan jadi artis dan ia jadi manajernya.
BaReun naik ke atap sekolah sambil mengingat semua kenangannya bersama JiAh. Setelahnya, Trio Fans juga naik. Mereka menonton video unggahan terbaru yang ditampilkan oleh EunHo dan SiWoo. Temannya memarahi sang Ketua yang rencananya gagal total. Sekarang mereka berempat berkerja sama dan berhasil.
Sang teman memperingatkan ketuanya, mereka cari lawan yang salah. jiAh sangat menakutkan, mungkin sang ketua harus pindah sekolah.
BaReun yang dari tadi mendengar semuanya minta penjelasan. Teman-temannya melaporkan bahwa ketua mereka lah yang meretas akun kelompok Jiah-BaReun-MinSoo dan memposting artikel Hana.
BaReun sangat kesal tapi hanya membanting barang lalu bergegas turun. Ia berlari ke kelas praktek dimana JiAh sedang menonton video karya mereka dengan headset. BaReun meminta putus karena ia yang tak layak menyukai JjAh tapi ia malah mendekatinya dan menciumnya. (Di kelas lho yaa)
Semua teman jadi jengah tapi MinSoo sempat-sempatnya mengumpat sebelum mengeluarkan ponsel dan merekam adegan itu Hoahaha.
BaReun meminta maaf atas ciuman terakhirnya, Ia tahu bukan JiAh yang memposting dan sepatutnya putuskan saja pria sepertinya. JiAh memanggilnya dan berkata kenapa harus memutuskan seseorang yang sangat memahaminya.
BaReun berbalik kemudian sangat gembira mereka tak jadi putus. JiAh meyakinkannya dan mereka berpelukan (yak, masih di kelas). JiAh berbisik, Ia merasa bersalah pada Hana-Chan.
Yang dimaksud berjalan menuju sekolah, saat menaiki tangga sekolah, keempat flower boys berjalan di belakangnya. Hana sangat bahagia dapat dukungan teman-teman dan sepupunya.
Ia mengangkat dagunya dan masuk ke kelas dengan gembira. Semua teman kembali menyapanya termasuk duo fans EunHo. JiAh pun memberikan buku naskah untuk kelas praktik. Hana balas memberinya minuman kaleng dan kali ini JiAh menerimanya dan mau duduk di sebelah Hana kembali.
Hati Hana terasa ringan, tapi ia kaget saat masuk ke ruang klub drama, semua barang sedang ditempel post it oleh EunHo dan SiWoo.
Keduanya terlihat bertengkar. Saat Hana berdeham, EunHo malah bilang Ia datang di saat yang tepat lalu menempelkan salah satu post it berbentuk hati di dahi gadis itu dan tulisannya "Milik Go EunHo" Hoahaha
SiWoo hanya bisa pasrah melihat ekspresi bahagia EunHo dan wajah cemberut Hana.
Review
Sejujurnya saya agak kurang sreg dengan arah penceritaannya.
Topik Suzu dibiarkan tanpa konklusi jelas, wartawati memuat pemberitaan lengkap dengan foto Hana (meski tampak belakang) dengan sangat menyudutkan. Mereka tak memberikan Hana hak membela diri dari sudut pandangnya.
Lagipula saya agak bingung, teman Suzu satu lagi yang didatangi Hana, apakah teman sekelasnya? Jadi Hana dan Suzu beda kelas? Karena beritanya kan perundungan di klub sekolah dan dari seragam yang sama sepertinya Hana dan Suzu satu sekolahan juga.
Kenapa Hana tak didampingi orangtuanya benar-benar mendatangi polisi lalu memberikan keterangan? Kenapa malah pindah ke KorSel?
Yang paling hadeh adalah adegan baikan antara BaReun dan JiAh, bukankah zaman sekarang ruangan kelas selalu dilengkapi CCTV? Walau di KorSel sekalipun rasanya kurang pantas berpelukan dan ciuman di jam pembelajaran aktif bagi anak SMA.
Lagipula pasangan ini komunikasinya buruk sekali lho. Kenapa JiAh tak jujur sejak awal kalau trio fans EunHo menjebaknya? BaReun malah minta diputuskan karena tak membela JiAh. Bagaimanapun JiAh juga salah. Akhirnya Hana pun tak ada ngobrol langsung dengan JiAh soal ini (asumsi saya BaReun yang menceritakan kepada yang lain).
Satu-satunya yang masih membuat penasaran adalah penyelesaian cinta segitiga antara Hana dan EunHo atau SiWoo.


















.jpg)








Posting Komentar