" ".

Review Sudden Marriage : Romansa Nikah Kontrak Rekan Sekerja

Table of Contents

Pernikahan kontrak atau marriage of convinience selalu..jadi topik yang sering diangkat dalam berbagai medium bercerita. Serial apalagi, tak terhitung deh, mau asal negara Korea, China, Jepang bahkan asli Indonesia pun sudah lumayan banyak lho.. Padahal di negara kita agak tricky, penduduknya mayoritas muslim dan pernikahan semacam ini jelas melanggar syariat ya..

Sebagai penonton, memang lebih seru karena pasangan yang sudah terikat  pernikahan ini membawa sensasi yang beda. Satu, biasanya mereka harus berpura-pura mesra demi menunjukkan ilusi pasangan bahagia, dua sexual tension next level dan tiga masa transisi dari pasangan palsu menjadi asli itu selalu menarik diikuti.

Kali ini saya nonton Ikinari Kon atau terjemahannya Sudden Marriage. Dorama yang diadaptasi dari komik berjudul Ikinari Kon: Megasametara Ikemen Joshi no Tsuma Datta. Saya sudah baca bagian awalnya sekitar pandemi dulu. Tapi --seperti yang sudah berapa kali saya kemukakan ditulisan lain--saking banyaknya manhwa / manga yang saya baca secara online (dan di aplikasi berbeda pula), saya jadi lupa mengikuti kelanjutannya. Art manga-nya bagus dan saya paling ingat dengan covernya, pasangan pengantin modern yang serasi. Diterjemahkan dengan baik juga sebagai poster promo Dorama ini.

Judul : Sudden Marriage

Judul Lain : Ikinari Kon
Penulis Naskah : Keiko Kanome
Sutradara :Ryo Nishimura
Pemain : Yuu Shirota, Kyoko Saito, Hinata Todo, Hikari Kabashima, dll 
Genre :  Drama - Romansa - komedi
Tayang : 8 Januari - 26 Maret 2025
Durasi : 118 menit 
Jaringan : NTv / LokTv

Sinopsis 

Mao Koshiba (Kyoko Saito), seorang karyawati bagian penjualan di suatu perusahaan pangan, sudah berpacaran dengan Kouta Takada (Hinata Todo) selama tiga tahun. Namun hubungan tersebut dirahasiakan dari rekan sekantor atas permintaan sang kekasih. 

Dahulu, Kouta menyatakan perasaannya karena Mao sangat mendukungnya dalam pekerjaan. Selama ini Kouta selalu menemuinya di rumah Mao saja. Ia memang sudah melamar tapi tidak ada kejelasan kapan mereka akan menikah. Bahkan gongnya, Ia minta break.

Di suatu akhir pekan saat makan malam kantor yang diadakan sebagai acara perpisahan atasannya, Ia mendengar dari seorang rekan sekerja, Yuka Yagi (Haruka Kudo) bahwa Kouta berpacaran dengan Mika Azuma (Hikari Kabashima). Mereka berdua beberapa kali terlihat kencan di restoran fancy.

Mao hendak protes tapi kepala divisi mendatanginya dan menitipkan penggantinya, agar kelak Mao selalu mendukungnya dengan kinerja yang baik seperti selama ini. 

Hanya bisa menahan perasaan, Mao pun menyaksikan sendiri kedekatan pacarnya dengan gadis lain itu. Kemudian menyimpulkan Kouta minta break justru karena telah terpikat dengan Mika yang lebih centil. 

Bubar acara, Mao berjalan lunglai, secara impulsif Ia menuju sebuah bar. Ia yang belum pernah sekalipun ke bar atau minum miras, awalnya bingung mau pesan apa. Seorang pria --yang sudah lebih dahulu duduk di hadapan meja panjang depan bartender-- menawarkan bantuan lalu merekomendasikan minuman dan bersedia mendengar cerita Mao sepanjang malam.

Betapa kagetnya saat keesokan harinya terbangun, Mao berada di rumah yang terasa asing dan sang pria tidur di sebelahnya. Ia pun teringat potongan kejadian semalam. Dalam keadaan kalut, Mao segera kabur, meninggalkan rumah pria itu tanpa membangunkannya.

Senin pagi, Ia berangkat kerja seolah biasa sambil menahan kesedihan. Teman-temannya menyadari kelebihan Mao yang selalu tekun bekerja sampai menjadi ujung tombak rekan setim serta selalu membawa bekal yang bergizi seimbang.

Siapa sangka, pria yang ditinggalkannya itu adalah kepala Departemen Penjualan yang baru, Direktur Hajime Ando (Yuu Shirota). Pria itu sangat tampan dan baru kembali dari tugas kerja di luar negeri. 

Awalnya Mao lega, karena sang atasan langsungnya itu, seolah tak mengenalinya. Tiba-tiba beliau memanggilnya ke ruang rapat.  Dalam perjalanan menuju ruang tersebut, Mao  mengenang kejadian sejak di bar. Ia ingat curhat tentang mantannya yang minta jarak tapi malah selingkuh dan memacari rekan satu departemen. Lalu mereka mulai minum-minum kemudian ingatan Mao jadi kabur. Ia berharap pria itu pun sama-sama lupa. 

Sebelum kembali ke ruangan, Hajime mengembalikan kartu pegawainya yang tertinggal. "Kau bukan lagi Mao Koshiba tapi sekarang jadi Mao Ando", ujarnya menegaskan bahwa mereka sudah menikah malam itu.

Mao syok dan meminta Direktur Ando melupakan semuanya. Ia menolak, sebagai bukti akan terus melanjutkan pernikahan, malah mengeluarkan foto mereka berdua yang sedang tersenyum lebar memamerkan surat pendaftaran pernikahan yang sah. Terlebih rupanya Mao sendiri yang mengusulkan pernikahan itu!

Bagaimanakah kelanjutan hubungan Mao dan Hajime? Lalu Kouta dan Mika, yang tampaknya langsung mengincar sang atasan baru?

Review Sudden Marriage 

Spoiler Alert

Maafkan, keterlambatanku. Disebelahku duduk pacarku dan dihadapan ku duduk suamiku"

Inner monolog Mao saat makan malam di restoran Jepang yang bergaya lesehan dalam menyambut Hajime sebagai kepala baru.

Meskipun temanya generik, yang membuat Dorama ini stand out antara lain: 

Tokoh Relateable, Casting Pas dan Chemistry Memikat

Keahlian Mao adalah masak menu rumahan yang sederhana tapi lezat dan bergizi.
Intinya dia tuh wifey material banget
 

Mao adalah kebanyakan dari kita, wanita kantoran biasa. Seiring berjalannya kisah, kita diajak mengenalinya lebih dalam. Ia adalah anak sulung dari empat bersaudara. Kedua orang tuanya yang berasal dari keluarga sederhana, bekerja keras di perkebunan milik mereka membuat Mao lekas mandiri bahkan mengurusi adiknya. Setelah lulus dan pindah ke kota, Ia bekerja paruh waktu sambil menyelesaikan pendidikan kemudian masuk ke perusahaan. 

Kyoko Saito berhasil memerankan Mao yang polos dan tidak neko-neko. Ekspresi murung dan aura sederhananya membuat saya yakin Ia dari desa meskipun aslinya sudah lulus dari grup idol. Habis ini saya jadi pengen nonton Suspicious Partner versi Jepang karena mau melihat aktingnya lagi. Hoahaha.

Awalnya saya seolah mengenali Yuu Shirota, tapi tak bisa ingat dari dorama yang saya tonton baru-baru ini. Rupanya, karena saya sempat nonton ulang sekilas Hana-Kimi (2007). Dari sekian banyak pria tampan dalam serial itu, dulu Ia lah yang mencuri perhatian saya. Wajar sih, sebagai blasteran Spanyol penampilan fisiknya cukup menonjol. Nah, anehnya dia bisa pas banget memerankan Hajime Ando yang lama di luar negeri.

Karakter Hajime yang terlihat tegas, intimidatif dan dingin di luar, tapi sebenarnya perhatian, soft dan protektif. Tatapan matanya ke Mao itu lho, dari yang awalnya tajam ala bos, pelan-pelan berubah jadi tatapan suami yang bucin.

Height gap 35 cm!
190 cm VS 155 cm

Chemistry keduanya aduhai sekali. Perbedaan tinggi badan yang mencolok sesuai tren tiang gapura dan cewek botol minuman yoghurt mini. 

Relationship Chart dan perbandingan dengan karakter di manga
Source : https://www.ntv.co.jp/deep-ikinarikon/chart/

Pemeran pendampingnya pun boleh juga. Kouta selalu bikin sebal dan Mika yang centil, cocok jadi duo manipulatif sebagai bumbu perjalanan kisah Mao - Hajime.

Ada juga anggota keluarga Hajime dan Mao yang muncul di paruh akhir cerita.

Plot dan Alur Mudah Dipahami 

Memang nikah tengah malam kurang masuk akal. Sebenarnya setelah nonton cuplikan antara Raditya Dika dan Haruka, mantan anggota grup idola JKT48, saya jadi paham kalau di Jepang prosedur nikah memang semudah mengisi formulir yang ditandatangani kedua belah pihak pihak lalu menyerahkan ke instansi yang berwenang. Masalahnya, malam itu mereka minum hingga mabuk bersama, apakah kantor pencatatan pernikahan di Jepang memang masih beroperasi?

Terlepas dari itu, drama ini tidak bertele-tele dengan penyangkalan yang berlebihan. Fokusnya justru pada bagaimana dua orang asing "belajar" menjadi pasangan setelah fakta pernikahan itu terjadi.

Awalnya masih back hug..

Saya suka bagaimana naskahnya tidak membuat Mao terlihat lemah. Meskipun diawali dengan patah hati, Mao digambarkan sebagai wanita karier yang resilient. Dia sempat sedih, bingung, cemas memikirkan pernikahan ini, tapi tetap profesional di kantor.

Mao yang punya trust issue parah karena diselingkuhi mantan yang suka gaslighting (si toxic Kouta), harus belajar percaya lagi pada laki-laki. Hajime, meskipun awalnya terkesan memaksa dengan status pernikahan itu, ternyata adalah sosok yang "menyembuhkan". Dia setia dan sabar menghadapi trauma Mao. Ada satu scene di mana Hajime bilang, "Aku tidak akan memintamu berlari, cukup berjalan di sampingku saja." Rasa sayangnya pada Mao sampai banget ke pemirsaaahh *ala Bu cetar Syahrini Hoahaha.

Mao akhirnya bisa peluk balik

Plot twist dibeberapa bagian justru membuat kita semakin memahami alasan Hajime ini. Melalui flashback, kita diajak melihat POV Hajime. Tenang saja, meski alurnya jadi maju mundur, masih mudah dibedakan dari color grading vintage untuk adegan masa lalu.

Kalau ada yang merasa agak aneh karena Mao tak mengenali Hajime padahal pernah berjumpa dua kali, saya cuma mau bilang Mao adalah saya. Hoahaha. Meski (merasa) cukup cerdas, saya tipe orang yang paling susah mengingat wajah dan nama orang. Jadi mungkin sekali Mao tak ingat dari pertemuan yang cuma sepintas itu.

Segala sesuatu yang seolah serba kebetulan, bisa diartikan sebagai takdir yang menaungi keduanya.

Komedi Tipis tapi Malah di Nantikan

Sebenarnya tidak ada yang melabeli dorama ini sebagai rom-com, tapi justru komedi setipis tisu-nya ini malah bisa bikin senyum-senyum baper.

Pace Tepat dengan Durasi Singkat

Berhubung belum baca manga sampai selesai, saya senang ada doramanya dan cuma 12 episode pula. Lebih senang lagi saat tahu masing-masing episode berdurasi 30 menitan saja!  

Pace-nya tepat, meski dibagian menjelang akhir saya sempat menaikkan kecepatan putar video menjadi 1,25x, itupun karena saya diliputi rasa ngantuk akibat begadang. Hoahaha.

Ending Manis 

Ikinari Kon bukanlah drama romantis manis yang polos. Ia adalah kisah cinta dewasa yang dimulai dari kepedihan, impuls, dan kebingungan tetapi di situ ada harapan, rasa sakit, penyesalan sekaligus penebusan. Serial ini menawarkan pandangan jujur soal itu.

Bagi yang sudah pernah mengalami patah hati, mungkin drama ini terasa familiar, seperti menonton ulang perasaan yang pernah dialami dengan harapan bisa sembuh seiring perjalanan karakter.

Salah satu adegan pernikahan paling romantis yang pernah saya tonton 
Twilight mah lewaaat Hoahaha

Adegan pengukuh hubungan Mao dan Hajime indah banget! Bisa jadi pernikahan impian sebagian besar wanita.

Scoring dan OST indah Banget!

Didominasi melodi piano dan gesekan biola, iringan scoring menjadikan adegan biasa pun terasa dreamy scene.

Bahkan sesederhana adegan Mao yang  membereskan barang-barang Kouta membuat perpisahan terasa nyata. Jangan tanya adegan romantisnya. 

OST-nya juga easy listening. Coba dengarkan Lonely Night dari Yoyo, dapet banget vibes kisah cinta Mao - Hajime.

☺☺☺☺☺

Sayang, di pertengahan cerita terjadi kesalahpahaman klasik yang diakibatkan miskomunikasi hingga kedua OTP sempat berpisah. Cerita pun agak dipaksakan dengan penambahan kisah kehadiran ayah Hajime dan perjodohannya serta masalah penerus perusahaan. 


Ohya, satu lagi, keluarga --kakak dan ayahnya-- Hajime Jepang tulen, sementara Yuu kan wajahnya blasteran sekali. Kalaupun ibunya yang berdarah campuran, pemeran kakaknya mungkin lebih baik diberikan pada aktris blasteran juga.

Overall, bagi saya dorama ini 8,5 / 10. Ratingnya di MyDramalist 7,4 masih lumayan untuk Dorama yang entah kenapa ratingnya jarang bisa lebih bagus dibanding Drakor. 

Kalau ditanya, “apakah Ikinari Kon worth to watch?”

Jawaban saya: ya, jika siap dengan emosi dan konflik. Tapi kalau  ingin pelarian lewat rom-com ringan, mungkin cari dorama lain dulu. Cocok ditonton saat akhir pekan, bingewatching singkat dengan aftertaste yang manis

3 komentar


Comment Author Avatar
12/04/2025 05:30:00 PM Delete
Hajime sama Mao pasangan yang membuktikan perbedaan justru jadi hal yang mengesankan. Tinggi badan mereka yg jomplang justru jadi pemanis hubungan mereka ya...
Comment Author Avatar
12/05/2025 04:56:00 AM Delete
Ceritanya tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan refleksi tentang kepercayaan, kompromi, dan bagaimana cinta bisa tumbuh di tempat yang tidak terduga. Sebuah drama yang hangat ya.
Comment Author Avatar
12/07/2025 10:40:00 AM Delete
huhuhu gantengnya Hajime
nikah sesudan one night stand, nikah kontrak, atau semacamnya emang disukai ya?
Gak heran banyak short drachin menggunakan tema ini, mungkin karena bikin greget penonton yang pingin tau endingnya
Endingnya mah pasti bahagia
kalo enggak, bakal dilempar sandal tuh penulis skenarionya