11 Alasan Princess Hours RomCom yang Masih Relevan Setelah Dua Dekade
Hai Assalamu'alaikum
Tanggal 11 Januari 2026 menandai duapuluh tahun sejak penayangan perdana Drama Korea Princess Hours atau Goong sesuai judul manhwa-nya.
Kebetulan, beberapa waktu lalu ada beberapa penggemar drakor di Menfess Drakor di platform X yang menanyakan "Sekarang masih relevan nggak ya untuk nonton drakor Princess Hours?"
Saya waktu itu dengan antusias menjelaskan bahwa MASIH bangetlah.
Biar lebih puas gitu ngejelasinnya Saya pengen nge-breakdown lagi alasan-alasan saya langsung aja dalam bentuk postingan blog.
11 Alasan Princess Hours Relevan di Tonton Hingga Kini
1. Alasan Sentimental
Princess Hours / Goong adalah drama Korea yang ditayangkan pada tahun 2006 di stasiun televisi MBC. Share ratingnya tinggi, bahkan di masa penayangannya, episodenya ditambah hingga berjumlah 24. Sesuatu yang bisa dibilang kurang lazim tapi memungkinkan bagi drama yang sangat populer dan dicintai (karena dulu sistem syutingnya hampir barengan dengan jadwal tayang). Seingat saya, di Indonesia tayang di salah satu stasiun televisi swasta tak lama kemudian.
Saat drama ini diputar, masih dalam gelombang pertama Hallyu / Korean Wave. Banyak negara yang ikut kena demam drama Korea, termasuk kita. Jadilah di masa itu diantara lingkar pertemanan saya, yang nonton ramai banget.
Saya yakin, yang sudah pernah nonton kadang masih nonton saat di tayangkan ulang di televisi swasta nasional atau melalui saluran berlangganan. Kalau mau streaming melalui OTT, setahu saya ada di aplikasi iqiyi.
Banyak adegan memorable yang masih menarik meski sering ditonton ulang misalnya adegan perjalanan Shin dan Chaegyeong berdua saja ke rumah musim panas kerajaan lalu berhenti menunggu matahari terbenam di tepi pantai. Mereka bermain pasir sambil berfoto. Seru dan romantis banget.
![]() |
| Sayang hujan turun, jadi tak ada sunset |
2. Pemeran Utama (dan Pendamping) Makin Terkenal
Sejak nonton drama Trauma Code Heroes On Call -drama medis yang tayang di Netflix akhir Febuari 2025 lalu, banyak banget penggemar drama Korea alias drakor yang saat ini sedang ter-Juji-Juji. Ya, Ju Ji Hoon salah satu ajushi rasa oppa Korea yang saya sukai sejak nonton drakor Princess Hours ini sedang banyak banget penggemarnya. Tidak cukup puas menyaksikan drama medis yang emang hanya terdiri atas 8 episode itu, fans baru JuJi juga menyerbu semua drama lawasnya yang ditayangkan di OTT-nya.
![]() |
| Versi anak sekolah |
Selain Ju JiHoon, para pemeran utama lainnya adalah Yoon EunHye, Song JiHyo dan Kim JeongHoon yang sempat bermain drama akhir pekan.
EunHye eksis di sosmed dan channel YouTube nya selain masih sering diundang jadi bintang tamu. Ia pun baru tampil bereuni dengan anggota girlband Baby FOX. Sementara JiHyo tetap eksis jadi anggota acara varietas Running Man selama belasan tahun. Drama terakhirnya yang saya tonton adalah The Witch's Diner (2020), tapi ia masih mengambil peran cameo termasuk jadi shaman penipu dalam Confidence Queen.
Pemeran kakak perempuan Shin, aktris Lee YoonJi pun semakin dikenali. Ia pernah jadi Putri Lee JaeShin dan berpasangan dengan Cho JungSeok dalam drama King 2 Hearts (2011) yang sangat terkenal di masanya. Saya jadi suka proyeknya, bahkan masih nontonin makjang ratusan episode, Person Who Gives Happiness (2017) saat tayang ulang di kanal televisi langganan dua tahun lalu.
Kim HyeJa pemeran nenek Shin apalagi. Film Mother (2009) bareng Won Bin itu salah satu masterpiece dari sutradara kenamaan Bong JonHo. (Kalau belum nonton, coba nonton deh, tapi kalau sudah jadi ibu, siapin mental dan tisu dulu). Beliau masih produktif hingga kini, terakhir saya nonton drama Heavenly Ever After (2025). Saking berkesannya interaksi antara ia dan kucingnya yang ternyata di surga berwujud manusia, Sonya (Choi HyeJin), saya tuh jadi salfok terus saat menonton (plus membuat recap dan review) drama Idol I.
3. Chemistry Luar Biasa
Tidak hanya terbatas pada pasangan OTP, seluruh pemain memiliki hubungan yang terlihat kompak. Keluarga Chaegyeong itu bondingnya kuat dan kebersamaan mereka hangat sekaligus konyol banget. Adegan harunya juga dapat. Sama dengan pertemanan se-genk Chaegyeong dan genk anak orang kaya di sekeliling Shin.
Hubungan yang kompleks antar anggota keluarga kerajaan juga terekam dengan baik. Contoh yang paling memorable di adegan makan malam yang menghadirkan Pangeran Yool dan Ibunya. Ketika tiba-tiba kakak Shin dan Nenek menggoda Yool tentang perempuan yang ditaksirnya, lidah Chaegyeong ---yang salting-- tergigit dan berdarah. Rasa canggung, cemburu, emosi yang berkecamuk diantara Shin dan Yool serta persaingan antar anggota keluarga lainnya yang meski tersirat terasa nembus ke layar.
4. Plot Drama Korea Klasik yang Menggelitik
Temanya adalah Cinderella modern, dimana seorang pelajar sekolah seni berusia 16 tahun, Shin ChaeKyeong (Yoon EunHye) tiba-tiba harus menikahi Putera Mahkota Kerjaan Korea, Lee Shin (Ju JiHoon) akibat perjanjian yang dibuat oleh kakek dan mantan raja terdahulu. Plotnya engaging, dibumbui dengan kehadiran mantan kekasih Shin, Min HyoRin (Song JiHyo) seorang penari ballet yang masih mencintainya dan sepupu Shin, Pangeran Lee Yool (Kim JeongHoon) yang baru datang dari Inggris bersama dengan ibunya yang masih berambisi terhadap tahkta.
![]() |
| Chaegyeong nyamar demi bisa makan cemilan khas Korea di warung bareng Teman-temannya. Di belakangnya? Ada suami yang khawatir hoahaha |
Cinta segi empat dengan bumbu pernikahan karena perjodohan? Klasik banget. Tapi lebih dari itu, kita bisa belajar melihat bagaimana Chaegyeong menghadapi tantangan, dari seorang gadis biasa menjadi seorang calon ratu. Ia harus belajar tata krama istana kemudian harus menghadiri acara kenegaraan sampai disoroti media sepanjang waktu. Sementara bagaimanapun ia adalah seorang remaja yang masih perlu waktu mendefinisikan perasaannya sendiri, harus terpisah dari keluarganya dan menikah dengan pemuda yang bersikap dingin kepadanya.
Shin pun disisi lain yang awalnya selalu ingin berhenti sebagai putra mahkota lambat laun menyadari perasaannya serta bagaimana harus bersikap demi melindungi orang-orang yang penting disekelilingnya.
5. Unsur Saeguk Mix Modern
![]() |
| Courtesy akun X tapi saya simpannya sudah agak lama dan lupa ss nama akunnya. Maaf yaaa |
Bisa dibilang Princess Hours adalah salah satu drama korea dengan kostum terbaik sepanjang masa.
Kostum menawan Chaegyeong adalah perpaduan Hanbok dengan gaya modern. Begitu pula tatanan rambutnya yang dihiasi pin bergaya kupu-kupu
6. Politik yang Penuh Intrik
Perebutan tahta yang menjadi sub-plot sangat menarik dan masih relevan hingga kini. Tetapi, jika rasanya tak cocok atau kurang suka politik yang penuh intrik, sesungguhnya kita bisa skip semua adegan tentang ini. Kecuali di bagian yang berkaitan dengan Pangeran Shin dan Yool, tentunya Hoahaha.
7. Puncak Roco / Rom-com
Kalau ada reviewer bahkan artikel media manapun yang membuat list drakor Rom-com terbaik sepanjang masa, Princess Hours hampir dipastikan terkurasi.
Seluruh drama ini adalah puncak komedi itu sendiri. Semua adegan lucunya ya memang selucu itu. Ekspresi wajah pemain, tek-tokan dalam menyampaikan dialog sampai semua adegan komedinya hilarious 😂.
Bagian romantisnya pun tak kalah 'nendang'. Shin dan Chaegyeong secara perlahan saling tertarik satu sama lain. Uwu banget deh. Perpisahan (sementara) Shin dan Chaegyeong selalu berhasil membuat saya berkaca-kaca --padahal saya sulit dibuat terharu oleh tontonan.
Pertanyaan utama apakah Shin dan Chaegyeong akan happy ending menjadi misteri yang mengikat kita selama 24 episode!
Ada kalanya aku ingin melepaskanmu, tapi terkadang aku juga tak ingin melepaskanmu. Jadi sebelum hatiku benar-benar ingin melepaskanmu, menua bersama bukanlah ide yang buruk
Shin ke Chaegyeong
8. Boneka Beruang Ikonik
Boneka beruang yang muncul dalam drama ini ternyata berasal dari Teddy Bear Museum di Pulau Jeju, KorSel. Museum ini di menjelang akhir cerita juga dikunjungi oleh Chaegyeong serta nenek Shin. Popularitas museum yang menjadi menjadi salah satu lokasi syuting penting kemudian ikut melejit. Di dalamnya, pengunjung bisa menemukan berbagai koleksi boneka teddy yang mengenakan kostum sejarah hingga menyerupai tokoh-tokoh terkenal. Tak heran jika museum ini kini dikenal sebagai destinasi wisata ikonik, apalagi karena banyak adegan romantis dan momen bersejarah dalam drama tersebut diperagakan dengan cara yang unik dan menggemaskan oleh boneka-boneka beruang.
9.OST Spektakuler dan Long Lasting
Saya masih menyimpan versi Mp3 Perhaps Love yang ikonik di ponsel saya hingga kini. Menjadi salah satu lagu favorit yang sering saya dengarkan. Nuansa nostalgia yang manis selau hadir.
Hebatnya, JuJi juga menyanyikan lagu ini di salah satu episode Love Your Enemy (2024-2025). Adegan bernyanyi di karaoke itu berhasil menjadi viral di kalangan penggemar beliau dan Princess Hours.
OST lainnya pun bagus-bagus. Termasuk irama pembuka yang menonjolkan alunan musik tradisional KorSel.
10. Adaptasi Manhwa yang Setia
Saya baca manhwa versi terjemahan Indonesia secara pinjam ke rental komik dikawasan kampus sekitar tahun 2006. Tapi sekarang jadi menyesal dulu tak beli saja karena kadang pengen baca ulang lho.
![]() |
| Goong karya Park SoHee ada 27 buku antara tahun 2002 - 2012. Pernah diterjemahkan oleh M&C |
Art-nya bagus banget. Bukan hanya tokohnya yang rupawan, detil ornamen kerjaannya pun mantap sekali.
Dari segi cerita, karena adaptasi dilakukan saat versi manhwa belum selesai ada beberapa perbedaan. Yang saya ingat, yang paling signifikan adalah usia adik Chaegyeong lebih dekat ke usianya-Shin-HyoRin sehingga sang adik jadi punya kedekatan khusus dengan HyoRin. Plot ini dihilangkan seluruhnya dan adik Chaegyeong sebagaimana yang kita tahu di drama masih berusia remaja awal yang lucu.
Selebihnya --lagi-lagi-- seingat saya berdasarkan ingatan dua dekade lalu Hoahaha, cukup setia meski tetap ada perbedaan
Malah --kembali ke soal selera-- menurut saya ending versi drama lebih memuaskan dibanding manhwa yang open ending dalam arti sebenarnya (masih terbayang nih, Shin membuka pintu gerbang istana dan ada Chaegyeong menghampiri).
11. Akan di Reboot
Sebenarnya rencana reboot atau remake sudah mulai beredar di media sekitar tahun 2021. Mungkin faktor pandemi membuat semuanya tertunda. Tapi akhir menjelang tahun lalu, kembali ada pengumuman official yang ditandai dengan teaser foto berikut :
![]() |
| Menurut informasi produsernya sama dengan Boys Before Flowers yang mana saya sebenarnya kurang suka |
Karena jelas disebut reboot pastilah semua pemerannya akan diganti. Wah, jadi ga sabaran menebak-nebak sekaligus berharap aktor dan aktris mana yang sekiranya cocok jadi Shin dan Chaegyeong serta peran pendukung lainnya
Sebagai gambaran, Shin dan Chaegyeong versi terdahulu dimainkan oleh dua orang yang sebenarnya sudah lewat usia sekolah. Ju Ji Hoon saat itu sudah 24 tahun sementara Yoon EunHye 21 tahun. Ini hal yang lazim karena orang KorSel banyak yang masih imut dan pantes aja pakai seragam sekolah lagi. Kalau mengikuti pola ini, banyak nih aktor dan aktris line 2000an yang masih bisa dipinang.
![]() |
| Siapakah yang cocok menjadi pemeran keempatnya? |
Beberapa calon pemeran Shin dan Chaegyeong favorit saya :
Hong MingGi (2002) dan Oh YeJoo (2004)
Chemistry enemies to lovers tumpah ruah sebagai versi remaja OTP di Love Your Enemy. Hong MingGi dianggap cocok memerankan versi muda dari JuJi.
Park YoonHo (2003) dan Park Sharon (2010)
Meski sejauh ini belum pernah dipertemukan beradu akting, menurut saya keduanya bisa klik karena mereka hebat di drama sebelumnya. YoonHo memerankan Kang DaWit muda di Pro Bono dan Sharon memerankan Sena muda di Idol I. Lucu saja, mengingat KyoungHo dan Sooyoung memang berpacaran.
Tang JoonSang (2003) dan Lee Re (2006)
Chemistry keduanya dalam adegan terakhir Move To Heaven (2021) tembus ke hati dan sama-sama sudah berpengalaman menjadi bintang utama.
Cha KangYoon (2003) dan Park JiHoo (2003)
Sama nih, menurut saya keduanya cocok memerankan duo ikonik itu.
Selain itu harapan yang paling besar justru kehadiran JuJi dan EunHye sebagai cameo.
Jadi, yang belum menonton bisa mulai nonton drakornya. Bagi yang sudah pernah nonton (berkali-kali) pun, Princess Hours masih menyenangkan ditonton ulang. Dari saya skornya selalu 9,5 / 10.












Posting Komentar