" ".

Recap dan Review Will You Be My Manager? Episode 1

Table of Contents

 

Hai, Assalamu'alaikum 

Tadinya saya mau menunggu Idol-I yang akan tayang akhir bulan sebagai drakor selanjutnya yang akan saya recap kali ini tapi saya langsung terpikat dengan Will You Be My Manager? sejak episode perdana.

Recap Will You Be My Manager? Episode 1

Pagi yang cerah di di SMA Seni Segi. Murid-murid saling menyapa dan heboh akan sesosok bernama EunHo yang terlihat di birai jendela lantai dua. 

Di kelas 3A jurusan manajemen (artis dan seni pada umumnya), isu tentang murid  pindahan dari program pertukaran pelajar asal Jepang berhembus kencang. Ada yang menduga bahwa ia adalah putri seorang Yakuza. Hoahahaha. Mereka berkhayal, gadis yang memiliki tato naga dan wajah penuh sayatan itu terpaksa pindah di kelas 3 karena terlibat perundungan di sekolah yang lama sehingga harus bersembunyi di luar negeri.


Lamunan para gadis penggosip pecah saat sosok yang sangat imut menyapa mereka dari depan kelas, "Annyeong!" 

Semua lega Ia bukan putri gangster dan saat memperkenalkan diri sebagai Hana Hirose (Kanon Nonomura), mengaku sangat menyukai budaya Korea Selatan. Ia gabung di klub penggemar budaya Korea di sekolahnya lama karena ia menyukai k-pop, drakor dan makanannya. 

Ia minta dipanggil sebagai Hana-Chan dan menjadi teman bagi semuanya terutama saat makan bersama.  

Guru memintanya untuk duduk di sebelah ketua kelas, Shin JiAh (Han JiAn), sekaligus memintanya mengantarnya berkeliling sekolah. Hana mengerti bahasa Korea tapi Ia berbicara dalam bahasa Jepang. Sebaliknya, rekan sekelas nampaknya bisa mengerti semua ucapannya.

Teman-teman yang bergosip langsung heran bagaimana mungkin JiAh yang terkenal sombong mau tersenyum pada teman sebangku barunya itu.


JiAh terkenang saat pulang dari ruang belajar, biasanya pacarnya, Kim BaReun (Yang JoonBeom) menunggu untuk membawakan tasnya. Tapi malam itu ia tidak bisa menemukannya di manapun. Setelah berjalan sendiri, perasaannya sangat kesal saat melihat sang pacar makan bersama seorang gadis di depan mini market. Mereka sangat akrab sampai BaReun tidak menyadari kehadiran JiAh. Hana lah yang memberi tahukan ada JiAh.

JiAh langsung marah dan yang bilang bahwa pria ini adalah pacarnya dan tidak ada orang yang boleh merebutnya. BaReun mengikutinya sambil menjelaskan pada Jiah yang masih mengomel bahwa Hana adalah sepupu dari pihak ibunya. Ia diajak karena ingin bertemu JiAh. JiAh heran bagaimana Ia bisa tahu, rupanya karena BaReun mengaku selalu memuji JiAh. BaReun berhasil membujuk JiAh yang ngambek menyapa Hana.



Adegan kembali ke sekolah, saat Hana meminta menggandeng JiAh sembari mereka berkeliling sekolah.

Ada tiga jurusan di sekolah Seni Segi, pertama adalah penyutradaraan. Muridnya telah menang banyak penghargaan. Kedua jurusan seri peran. Para bintang baru yang mencuri perhatian secara natural. Terakhir adalah jurusan manajemen yang menjadi kekuatan terbesar sekolah. Tim yang bekerja dibalik layar dan pastikan semuanya berjalan lancar. Hana tampak sangat terpesona dan memuji "Sukhoi". 

Setelah mengelilingi ruang kostum, ruang latihan dan ruang teater, dia ingin tahu apakah ada sesuatu yang ingin ditanyakan oleh Hana. Hana bertanya balik apakah JiAh sudah menonton film yang posternya ditampilkan di mading sekolah. Kisah seorang detektif yang memberikan kunci kantor kepada seorang anak, saat anak tersebut dipukuli oleh ayahnya maka ia boleh bersembunyi di kantornya. Hana mengaku telah menonton film tersebut selama sebanyak 10 kali karena sangat menyukai aktor pemeran si anak yang tampan, Go EunHo (Ahn JooWon).





'Kurasa tidak banyak berubah" kata JiAh sambil menunjukkan jarinya ke salah satu lorong sekolah di mana EunHo berjalan beriringan bersama tiga teman lainnya, BaReun, Cheon ShiWoo ( Yoon DoJin) dan Nam MinSoo (Nam MinSoo).

Mendadak lorong sekolah dipenuhi teriakan saat JiAh memperkenalkan genk tersebut. EunHo si mantan aktor cilik, ShiWoo yang bersikap lebih baik dari sang aktor dan MinWoo influencer jahil dengan 200 ribu followers. Ia pun memperkenalkan BaReun pacarnya sebagai yang paling tampan dan bisa diandalkan Hoahaha.


Keempatnya adalah siswa terbaik SMA seni Segi. Mereka berhenti di depan Hana dan JiAh. MinWoo langsung menyapa murid baru dari Jepang dan mengajarinya menyebut 'gonglyong' alias dinosaurus sebagai ucapan menyapa orang lain yang baru dijumpainya. Mereka pun mengajarinya ucapan slank ala anak muda. Anehnya EunHo nampak tertarik dengan gantungan kunci yang dipakai Hana.


Siang itu Hana pergi ke lapangan untuk memotret gedung sekolah barunya. Ia pun selfie sambil memegang boneka kelinci yang jadi gantungan kunci itu. Hana baru sadar EunHo ikut terfoto di belakangnya. Ia menyelamati sepuluh tahun debutnya di layar lebar. 

EunHo langsung memotong pembicaraannya dengan wajah jutek. Ia bertanya apakah Hana fansnya. Ketika gadis itu membenarkan, Ia heran kenapa Hana masih menyimpan kunci yang menurutnya jelek itu. Hana hanya tertegun dan EunHo segera berlalu. 

MinSoo mulai punya panggilan lucu buat Hana, Hana-puff karena selama seminggu diperhatikannya, Hana selalu bisa menghadirkan apa saja dari tasnya. Ketika Ia mengaku haus, Hana memberikan sebotol air mineral dari tasnya. Mereka pun tertawa akrab.

EunHo tiba diruangan dan membawa sekotak hadiah dari siswa kelas satu. Ia membagikan Madeline pada teman-temannya, termasuk SiWoo yang hendak pergi kerja suka rela.

Hana melihat JiAh membaca buku yang sama. JiAh mengutip Raja SeJong yang meski seratus kali membaca buku yang sama selalu berhasil menemukan hal baru karena Ia berusaha memahami dan memikirkan cara terbaik untuk menggunakan pengetahuannya.

Hana jadi tertarik dengan buku tersebut. Ia mencarinya di perpustakaan sekolah meski JiAh memperingatkannya akan sedikit sulit baginya karena semua buku berbahasa Korea.



ShiWoo rupanya kerja sukarela di perpustakaan. Ia melihat Hana dan menawarinya Madeline. Ia mengerjai Hana bahwa rak buku di sekolah akan mengeluarkan kue dari buku. Ia menyerahkan buku tentang Perancis dan meminta Hana membuka halaman 111 lalu berkata 'keluarlah Madeline'. Hana sangat kaget dan girang saat sebungkus kue tersebut benar-benar hadir. Ia malah meminta pai apel, croissant, melon-pan bahkan Pizza ala Chicago. Hoahaha. 

Hana benar-benar membuka buku tentang Amerika dan membuat permohonannya saat ShiWoo terkikik dan mengakui Ia mengerjainya.




Selanjutnya mereka akan melakukan praktik jurusan. Jadi dua orang dari jurusan seni peran akan bergabung dengan seorang anak dari jurusan manajemen. Nilainya akan menjadi nilai tengah semester. JiAh sekelompok dengan BaReun dan MinSoo sementara Hana Bersama EunHoo dan SiWoo. Hana tampak stress dan EunHoo menyadari dulu di Jepang Ia dari sekolah umum. Gurunya menyarankan EunHoo membantu Hana, sebagai backup, JiAh juga ditugaskan membantunya.

Hana minta bantuan JiAh, sayangnya ini adalah tugas kelompok. Menyadari kecemasan Hana, BaReun dan MinSoo mengajak para ketua kelompok bertanding basket. EunHoo awalnya menolak dengan alasan cuaca dingin, tapi MinSoo memprovokasinya kalau takut mundur saja. Jelas, Ia tak terima jadi taruhannya yang kalah harus mentraktir makan. 




Hana diminta nonton oleh SiWoo. Ia menyiapkan terompet karton. JiAh yang diajaknya menolah karena mau belajar. Jadilah Hana seorang diri menyemangati kelompoknya. MinSoo minta disemangati juga oleh Hana-puff tapi EunHoo bilang dukungan Hana ekslusif hanya untuk kelompoknya dan Ia berjanji tim mereka akan memang. Pertarungan 2 on 2 berlangsung seru. Kemenangan benar diraih EunHoo dan SiWoo. MinSoo yang keki dipaksa mentraktir.

Anehnya EunSoo langsung mengambil tasnya dan pergi. BaReun yang hendak menyusul pun dicegah yang lain, menurut mereka ini bukan kali pertama pria itu bersikap demikian. Jadi biarkan saja Ia menenangkan diri terlebih dahulu. 


Hana diajak tiga orang lainnya ke tempat persembunyian mereka, ruang klub drama. Lokasinya di basemen. EunHo justru berganti baju di loker. Dengan wajah terpaksa, Ia mengambil sepucuk kunci yang disimpan dalam bola plastik. 



Rupanya teman-teman barunya sedang mempersiapkan kejutan sambutan selamat datang bagi Hana. Ada JiAh juga yang menggantungkan tulisan selamat datang. Sayangnya, saat reaksi Hana sedang direkam, EunHoo masuk dan mendorongnya lebih dalam, membuat tembakan confetti mengenai kepala keduanya. Jadilah kedua OTP kita saling berpandangan.

Epilog

Di sebuah sekolah di Jepang. Seorang anak sekolah dengan seragam sama dengan milik Hana memasuki sebuah ruangan. Ia terlihat gugup ketika interviewer memintanya duduk dan tetap tenang. Pernyataannya akan di rekam. "Akhir-akhir ini Hana Hirose jadi sorotan. Apa benar Kau teman sekelasnya?" Gadis itu mengangguk dan terlihat menggenggam keliman roknya dengan gelisah, terutama saat pertanyaan lanjutan adalah, "Seperti apa dia di sekolah?" 

"Dia orang paling jahat. Dia mengerikan. Orang paling mengerikan yang pernah kutemui' tuturnya.

Review 

Waah drama ini saking lightnya dan berdurasi 30 menitan, sejujurnya saya selesai me-recap di hari pertama tayang di VIKI.

Tapiii saya kesulitan mencari sumber valid untuk para pemerannya kecuali Kanon dan Ahn JooWon. Alhamdulillah akhirnya seminggu setelahnya ada halaman NamuWiki-nya

Saya langsung terpikat dengan perpaduan Jepang - Korea di Drakor jni. Hana itu Kawaii dengan gaya bicara cenderung aegyo yang agak annoying sebenarnya tapi dari episode perdana sangat mudah disukai.

Saya juga lumayan suka sama quartet 'F4 baru' ini. Kepribadian mereka jelas berbeda, hanya saja --mungkin karena masih anak sekolah-- gaya dan warna rambut yang hampir mirip, membuat agak sulit dibedakan terutama dalam gerakan cepat seperti saat bertanding basket.

Satu hal yang agak mengganggu adalah Hana yang mengaku suka budayanya (dan ada kemungkinan Ibunya memang orang Korea karena sebagai sepupu BaReun, asumsi saya adalah antara beliau bibi BaReun dari pihak ayahnya atau kemungkinan kedua dari ibunya yang orang Korea. Ada sih yang ketiga kalau BaReun ibunya yang orang Jepang dan menikah dengan orang Korea), nyaris selalu pakai bahasa Jepang hanya berujar beberapa kata KorSel yang populer seperti "Kajja". 

Sebaliknya, sang Guru menyatakan bahwa ada para siswa sangat menyimak kelas bahasa Jepang jadi seluruhnya paham perkataan Hana dan menjawab dengan bahasa Korea. Ini tuh hampir mirip dengan nonton Butterfly, bikin saya jadi harus memastikan lagi, mereka nih ngobrolnya dalam bahasa apa. 

It's okaylah ya yang penting nyambung deh.. Tak ada language barrier yang sering dijadikan sumber komedi karena miskom. Dan dilema rasa kurang pas saat membahas hal-hal yang butuh percakapan mendalam.

Ohya alur ceritanya non-linear jadi ada flashback, bahkan flashback dalam flashback juga! Menarik tapi jadi harus hati-hati membedakan mana yang timeline sekarang karena tak nampak perbedaan color grading maupun angle.

Jadi penasaran dengan misterinya nih. Apakah Hana memang melarikan diri dari Jepang karena terlibat kasus?

Btw, Will You Be My Manager? Ada hadir di VIKI Indonesia setiap Kamis sebanyak dua episode dan totalnya hanya ada enam.


11 komentar


Comment Author Avatar
12/16/2025 03:45:00 PM Delete
Hehe duh Hana, polos banget sih ya. Mana ada halaman buku yang bisa memunculkan aneka makanan sesuai permintaan.

Nonton ini kayaknya bakal banyak senyum nih, sambil mengenang masa-masa SMA
Comment Author Avatar
12/16/2025 04:37:00 PM Delete
Iya mbak, karakter Hana yang bikin saya awalnya terpikat. Dari cara dia bilang "Annyeong" itu sudah menggemaskan sekali ditambah misteri masa lalunya di Jepang, jadi yakin mau ngerecap per episode.
Comment Author Avatar
12/17/2025 06:15:00 AM Delete
Berkesan banget niiiih reviewnya sampe sedetail ini!
Cerita tentang Hana yang langsung nyerempet dinamika kelas itu bikin aku senyum-senyum sendiri, apalagi kamu bisa nangkep nuance karakter satu per satu tanpa bikin pembaca lost. Kamu juga ngasih vibe yang relatable banget pas bahas interaksi mereka—kayak lagi curhat IRL gitu ...
Comment Author Avatar
12/17/2025 06:43:00 AM Delete
Tontonan yang bisa bikin senyum-senyum menganang masa-masa putih abu-abu sepertinya ini, mana episodenya cukup singkat. Boleh banget jadi list tontonan nih Will You be My Manager.
Comment Author Avatar
12/17/2025 07:05:00 AM Delete
Drama light gini enaknya dinikmati sambil minum kopi dan camilan manis sih. Beneran ga terlalu banyak mikir ya mbak, tinggal ikutin romansanya saja.
Comment Author Avatar
12/17/2025 07:49:00 AM Delete
Pastinya akan banyak cerita seru yang dialami oleh Hana ya, Mbak. Apalagi dia pindahan dari Jepang yang secara kultur budaya dan bahasa, pasti ada perbedaan dengan Korea Selatan. Tapi dari sinilah penonton akan mendapat banyak info lewat tokoh Hana. Oh.. apa yang berlaku di jepang, belum tentu bisa berlaku di Korsel. Begitu pun sebaliknya.
Comment Author Avatar
12/17/2025 08:01:00 AM Delete
sama, saya juga penasaran dengan para pemerannya
biasanya saya lakuin untung nginget-nginget, oh yang waktu itu jadi si ini tho
kalo udah gitu jadi enak baca sinopsis dan review nya
sayang gak ada, cuma Kano yang panjang, An Jun Won rupanya baru debutan
Tapi dramanya jadi fresh ya? Gak ngeliat pemeran yang itu-itu aja
Comment Author Avatar
12/17/2025 09:38:00 AM Delete
Wah. Di epilognya kok Hana dibilang jahat. Padahal sepanjang Recap dia tergambarkan sebagai gadis pindahan baru yang polos. Kayaknya, emang ada alasan kenapa Hana harus pindah dari Jepang ke Korea dah.
Comment Author Avatar
12/17/2025 11:17:00 AM Delete
Awalnya, saya menilai Hana seperti sosok yang polos dan ceria gitu. Kaget pas baca bagian epilog. Kejam? Jadi bikin saya makin penasaran nih terutama tentang karakter Hana.
Comment Author Avatar
12/17/2025 01:33:00 PM Delete
Duh baca ini saya seperti mengikuti naskah. Rinci banget. Tapi cerita tentang anak2 sekolahan itu selalu menarik buat disimak ya. Ada gejolak percintaan remaja yang selalu seru untuk diangkat.
Comment Author Avatar
12/17/2025 04:43:00 PM Delete
Muka nya Hana inoncent ya polos banget gemes lihatnya sampai berharap ada aneka makanan yg muncul dari buku,..kalau itu ada aku ya mau wkwkwk lucu series ini