Review Undercover Miss Hong : Penyamaran Mendebarkan Mengungkap Kecurangan Perusahaan Sekuritas di Era Krismon
![]() |
Selain Gimbap and Onigiri dan setelah Spring Fever menamatkan penayangannya, tontonan favorit saya di periode ini adalah Undercover Miss Hong. Sebenernya tak masuk dalam radar drakor yang saya nantikan di tahun 2026, ternyata so far, so good!
Penanda waktunya di tahun 1997, kemungkinan akan membangkitkan memori terhadap istilah krismon alias krisis moneter. Era dimana kita harus lebih berhemat akibat turunnya nilai tukar rupiah dan berdampak pelemahan diberbagai sektor keuangan dan perekonomian negara. Efek langsung bagi kami sekeluarga adalah terpaksa menutup usaha peternakan itik yang sebelumnya menjadi salah satu sumber cuan.
Judul : Undercover Miss Hong
Sinopsis
Hong GeumBo (Park ShinHye) adalah seorang ahli keuangan yang bekerja di Financial Supervisory Service (FSS) / Badan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) KorSel. Kemampuannya dan ketegasannya menegakan aturan membuatnya dijuluki Penyihir Youido (kawasan perekonomian KorSel). Ia mempunyai banyak musuh baik yang secara terang-terangan mengintimidasinya maupun rekan sekantor --yang di dominasi pria-- yang iri akan kesuksesannya.
Satu-satunya orang yang mendukung langkahnya ialah direktur Yoon JaeBom (Kim WonHae).
Setelah GeumBo diangkat sebagai ketua tim, Ia mengajukan proposal untuk mengungkap permainan kotor Hanmin Investment and Securities. Semula kasusnya terlihat mulus, terutama setelah ada orang dalam yang bersedia menjadi whistleblower.
Saat melakukan pertemuan, ternyata sang orang dalam adalah Kang MyeongHwi (Choi WonYoung), CEO Hanmin Sekuritas sekaligus putra dari sang pendiri, Ketua Grup Hanmin Kang PilBeom (Lee DeokHwa).
Sayang, sebelum buku besar dana gelap yang disembunyikan Hanmin sempat diserahkan, terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa CEO Kang. Anehnya kasus tersebut ditutup dengan rapi oleh permintaan Grup Hanmin.
GeumBo didemosi dari jabatannya dan secara resmi dipindahkan ke Jeonju. Namun kenyataannya Sang bos masih belum menyerah. Beliau menunjukkan iklan open recruitment di Grup Hanmin dan membujuknya mengikuti tes dengan menyamar. Akhirnya Ia menyamar dengan bantuan adiknya Hong JangMi (Yuna Itzy) yang baru berusia 20 tahunan. GeumBo pun menggunakan identitas si adik dan lulus tes setelah berhasil menyadari kesalahan teknis dalam soal ujian.
![]() |
| Atasan langsungnya JangMi |
Ia ditempatkan dalam divisi manajemen resiko yang dikepalai Albert Oh (Cho HanGyeol), cucu ketua dari anak perempuannya yang telah tiada bersama dua staf lainnya yang lebih senior, Bang JinMok (Kim DoHyun) dan Lee YongGi (Jang DoHa) si jenius IT.
Selanjutnya, ia tinggal di asrama wanita dengan tujuan mendekati sekretaris (mantan) CEO Kang, Go BokHee (Ha YoonKyung). Rupanya, mereka juga sekamar dengan Kim MiSook (Kang ChaeYoung) dan Kang NoRa (Choi JiSoo), adik CEO Kang dari istri muda ketua Kang, Choi InJa (Pyeon JungSoo).
![]() |
| CEO baru yang juga mantan pacar!! |
Misi 'Hong JangMi' adalah menemukan orang kepercayaan CEO Kang yang dikenali dengan sandi Yehppee, dipersulit dengan masuknya CEO baru Shin JungWoo (Go KyungPyo) dan kepala staff Song JuRan (Park MiHyung), orang kepercayaan Ketua Hanmin.
Bagaimana JangMi menyelesaikan misinya disaat penyamarannya nyaris terbongkar oleh JungWoo yang ternyata mantan pacarnya yang sudah putus sejak sembilan tahun yang lalu? Apakah kecelakaan CEO Kang hanya murni kecelakaan atau ada hubungannya dengan perebutan kekuasaan dan suksesi di grup Hanmin sendiri? Lalu kenapa semua orang seolah punya agenda masing-masing yang terlihat mencurigakan?
Review
Aku tidak menginginkan (pasangan) pria yang sukses. Aku menginginkan kesuksesan untuk diriku sendiri."
Hong JangMi (GeumBo)
![]() |
| Relationship Chart |
Phew, tokohnya banyak banget yaaaa... Kelihatan ribet pula pohon keluarga Hanmin Grup ini. Padahal simpel saja sih, ketua Hanmin punya tiga anak. Anak pertama wanita menikah dengan direktur Oh DeokGyu (Kim HyungMook), punya satu anak si Albert. Anak Kedua, almarhum CEO Kang. Anak ketiga Kang Nora dari ibu yang berbeda.
Meski baru setengah perjalanan alias baru 8 episode yang ditayangkan, saya tak sabar mengulas Drakor ini karena plus sekaligus minusnya kontradiktif:
Sejak Episode Perdana Plot Engaging Sekaligus Memusingkan
Drama Undercover Miss Hong hadir dengan pendekatan yang terasa berbeda dari kebanyakan drama Korea. Alih-alih menjadikan dunia korporasi sekadar latar, drama ini justru menempatkan krisis moneter dunia sebagai jantung cerita.
Episode satu dan dua yang jadi pengantar, mengajak kita mengenali sebagian besar para tokohnya beserta kaitan satu sama lain. Sebenarnya, ini terasa terlalu rame. Ada terlalu banyak karakter, terlalu banyak kemungkinan subplot, dan terlalu banyak detail kasus yang ditampilkan sekaligus. Saya sempat bingung, harus fokus ke mana. Rasanya seperti serial ini ingin langsung memperkenalkan semuanya sekaligus, tanpa memberi ruang mencerna buat penonton.
Tapi, oke banget buat penggemar tontonan dengan aksi cepat atau 'korban' drama vertikal yang serba sat-set. Karena, menurut saya hampir tak ada momen yang cuma filler. Kita harus memperhatikan dengan seksama bahkan hingga ke gesture terkecil dari para tokohnya.
Penyamaran Seru tapi Sulit Dipercaya
Memang setting drama ini terjadi menjelang millenium baru. Dunia sedang mengalami masa transisi dari era manual ke sepenuhnya digital. Perusahaan Hanmin sendiri baru mengubah beberapa kebijakannya misalnya mengirimkan berkas fisik menjadi melalui email dan menyusun alogaritma intranet yang memudahkan akses laporan dan seluruh pergerakan perusahaan.
Tapi, kelemahan ini bukan berarti GeumBo dapat dengan mudah menyusup ke perusahaan menggunakan identitas adiknya, bukan? Ia mengikuti saringan resmi Hanmin bahkan menyerahkan nomor rekeningnya, lho.
Jadi, bukan masalah transformasi fisiknya. Park ShinHye selalu luar biasa dalam akting samar menyamar (hello You're Beautiful (2009)!) Disini, ia memerankan wanita berusia 35 tahun yang berusaha menyamar menjadi gadis sebaya adiknya, yaitu 20 tahun. Kalau ia terlihat canggung, ada jeda sebentar ketika harus mengatur pitch suara aegyo atau ia tiba-tiba memasang jepitan rambut, itulah seninya yang membuat kita percaya GeumBo berusaha keras menjadi JangMi. Ini adalah teknik layering yang sangat sulit, ia sedang berakting dalam akting. Menunjukkan kepada kita --penonton--bahwa karakternya sedang berbohong, tanpa membuatnya terlihat jelas bagi karakter lain di dalam cerita.
Sebagai penggemar warna pink, saya setuju banget dengan ide JangMi asli bahwa agar nampak kiyowo, kakaknya harus memakai pernak-pernik pinkeu agar terlihat sebagaimana perempuan di awal. duapuluhan.
Tema Retro yang Penuh Nostalgia tapi Ada Inkonsistensi
Bersetting waktu di tahun 1997, jelas penampilan semua orang bergaya retro-chic. Model rambut JungWoo yang belah samping sama dengan gaya rambut ayah saya di tahun yang sama. Begitu pula gaya rambut dan pakaian GeumBo sebagai JangMi, NoRa yang dianggap kekinian di era tersebut.
Namun saya masih merasa ada Inkonsistensi. Albert sebagai cucu pendiri Hanmin masih nonton film dalam bentuk kaset video / VHS. Saya tahu sih, sebagian orang memang lebih menyukai format VHS, tapi tahun '97 itu sudah ada pemutar film Laser Disc bahkan VCD!
Satu lagi, jika Hanmin mulai menggunakan intranet, mengapa laporan yang akan dikirim kepada pemerintah diakhir episode delapan masih manual dalam amplop coklat, bukan dalam bentuk soft copy yang disimpan dalam floppy disk alias disket? Sebenarnya saya pun yang masih SD lupa-lupa ingat, apakah di tahun tersebut laporan perkantoran memang masih harus diserahkan dalam bentuk tertulis? Mungkin saya harus bertanya pada ayah saya ya..
Belajar Tentang Keuangan dan Kebijakan Moneter namun Kurang Orisinal
Mungkin karena baru-baru ini nonton Typhoon Family (meski banyak bagian yang saya skip atau cepatkan, huhu maafkan), rasanya kurang orisinal. Sejujurnya, saat nonton Miss Hong, awalnya saya berniat skip juga nih kalau pembahasannya agak njelimet dan bikin pusing. Hoahaha.
1. Kawasan Yeoudio
Mengutip dari laman beberapa situs terpercaya, Pulau Yeoui adalah pulau yang berlokasi di tengah Sungai Han, Seoul, Korea Selatan. Berukuran seluas 8,4 km², merupakan tempat berdirinya gedung parlemen, stasiun televisi nasional (MBC/KBS), serta taman Hangang yang populer untuk piknik kala musim semi. Selain itu secara luas dikenal sebagai lokasi yang berfungsi sebagai pusat bisnis, keuangan, perbankan, dan media utama, sehingga sering dijuluki sebagai 'Manhattan'-nya Seoul.
2. Perusahaan Sekuritas (Securities Firm)
Hanmin adalah perusahaan sekuritas. Suatu entitas keuangan seperti bank, namun khusus untuk investasi, di mana orang membeli dan jual saham perusahaan dan berbagai instrumen lain. Di drama, Hanmin meluncurkan produk yang disebut 'Dana Baru Korea'.
Sejak lama, khususnya sembilan tahun yang lalu, FSS mencurigai ada aliran uang gelap, seperti uang yang dipindah secara ilegal untuk menghindari pajak atau untung pribadi pemiliknya alias Ketua Kang.
3. Korupsi dan Penipuan Keuangan
GeumBo menyelidiki hal seperti "manipulasi harga saham" (stock manipulation), di mana orang dalam perusahaan sengaja naik-turunkan harga saham untuk untung sendiri, misalnya beli murah lalu jual mahal setelah sebarkan rumor palsu. Ada juga "penggelapan" (embezzlement), yaitu curi uang perusahaan, dan "insider trading" alias beli/jual saham dengan info rahasia yang belum diketahui publik. Ini ilegal karena tidak adil bagi investor biasa.
4. Krisis IMF 1997 dan Kebijakan Moneter Negara
Asia Tenggara, termasuk nama Indonesia dibawa-bawa sebagai asal mula krisis moneter yang terjadi di tahun 97-98 ini. Korea Selatan, yang sejak beberapa saat sebelum diprediksi akan terimbas, akhirnya memang mengalami masalah yang mirip. Nilai tukar mata uang won anjlok dan utang membengkak. IMF (International Monetary Fund) memberi pinjaman bailout, tapi dengan syarat ketat seperti PHK massal dan restrukturisasi perusahaan. Di drama, ini membuat suasana tegang karena banyak perusahaan seperti Hanmin berjuang bertahan, dan korupsi makin marak karena banyak orang yang sedang panik.
Girl Power VS. Ahjuma Menyebalkan
Seru banget melihat dinamika empat wanita muda yang tinggal bersama dalam kamar asrama. Kedekatan mereka perlahan terjalin hingga mereka tanpa sadar saling menyemangati bahkan melindungi rahasia satu sama lain layaknya keluarga sendiri.
![]() |
| Kompak dalam suka... |
![]() |
| ..dan saat menghadap menghadapi masalah, termasuk ibu asrama |
Keempatnya, dalam posisi masing-masing berusaha menjalankan tugas di Hanmin dengan sebaik-baiknya. Terlepas misi rahasia apa yang mereka emban diam-diam, kita akan tertarik mengikuti perjuangan mereka.
Kepribadian mereka juga beragam : NoRa yang suka clueless tapi royal dan manis, MiSook yang lembut tapi penuh tekad, BokHee yang penuh perhitungan tapi selalu berusaha jadi pemimpin karena paling 'tua' dan JangMi yang awalnya skeptis dan sinis, perlahan mencair. Selama ini, di dunia kerja yang keras, ia adalah 'serigala tunggal', baru kali ini ada orang-orang yang bisa disebutnya teman akrab.
Di sisi lain, ada ahjuma single, Song JuRan kepala staff Hanmin. Terungkap, ia meniti karir sejak level terbawah sebagai operator elevator sebelum menjadi tangan kanan Ketua Kang. Saking dipercayanya, Ia bahkan tinggal di rumah besar Ketua Kang bersama keluarganya.
Ia menginsiasi penghargaan wanita berprestasi Hanmin. Rupanya kompetisi internal perusahaan ini sekedar kedok untuk memindahkan dana gelap. Sejauh ini diketahui salah seorang peraih gelar, meninggal dunia akibat intimidasi tukang pukul Hanmin. Wanita malang itu ketahuan menarik dana gelap yang ditransfer ke rekeningnya (yang tadinya direncanakan hanya sementara, sebelum ditransfer kepada pemenang berikutnya --maklum zaman ini belum ada e-banking yang dengan mudah bisa melihat mutasi rekening pribadi).
Lebih menegangkan, dalan daftar pemenang selanjutnya adalah BokHee lalu JangMi/GeumBo! Ketika dana tersebut berada di rekening BokHee, ia berniat menariknya lalu kabur dari abangnya yang abusif dan suka mengambil uangnya. GeumBo berhasil mencegahnya berbuat nekat. Jadi, sekarang uang tersebut berada di rekening GeumBo atau identitas palsu di perusahaan, Hong JangMi.
JuRan juga punya beef tersendiri dengan ibunya NoRa alias mantan istri muda Presdir. Mereka sering saling sindir dengan menyebalkan ketika berjumpa.
Ia pun mencurigai JangMi apalagi setelah melihat foto tampak belakangnya saat diam-diam menjumpai almarhum CEO Kang. Bahkan tukang pukul Hanmin sering terlihat berkoordinasi dengannya. Apakah ia melaksanakan perintah langsung ketua Kang, termasuk mencelakakan anaknya sendiri, merupakan salah satu misteri terbesar yang ingin diungkap.
Unsur Komedi dan Percintaan yang Kena Tanggung
![]() |
| Ini judulnya meeting rahasia, saling berbagi Intel |
Komedi LOL, terutama menyangkut adegan pertemuan GeumBo dan bosnya, JaeBom. Bosnya ini begitu menjiwai peran penyamarannya bahkan sampai menjadi tukang semir sepatu.
![]() |
| Trio Tim Manajemen Resiko |
Ada juga plot yang jadi running gag, JangMi (padahal di usia GeumBo), ditaksir Albert dan YongGi yang lebih muda darinya.
Sayang, sejauh ini chemistry dengan pasangan OTP-nya alias CEO Shin JungWoo kurang 'berasa'. Mereka memang masih terlihat saling menyimpan rasa, tapi lebih ke penyesalan dari sisi JungWoo dan kekesalan dari sisi GeumBo. Semoga ada arc penebusan yang berujung pada meningkatnya kadar romantisme diantara keduanya.
Untuk saat ini masih ada ganjalan perjodohan JungWoo dengan NoRa oleh pihak Hansim khususnya ibunya.
![]() |
| Kena sindrom Tim Albert |
Sinematografi Khas 90-an, Ngangenin Buat yang mengalami, Membingungkan Buat Generasi Kekinian
Meski ditonton di layar digital, rasanya aura nonton tv tahun 90-annya cukup terasa. Mungkin karena rasio layar yang berubah seolah seukuran televisi layar cembung ketika adegan berpindah ke masa lalu. Terasa fresh tapi bisa jadi annoying juga buat yang punya mata silindris seperti saya karena perubahan titik fokus garis tepi itu. Selain itu, mungkin bagi generasi yang belum lahir di era penggunaan rasio 4 : 3, tak menyadari arti perubahan tersebut, bahkan bisa jadi bingung.
Palet warnanya juga khas 90-an ditunjang dengan suasana lampu neon plus ada adegan disko juga menambah hangat suasana.
❤❤❤❤❤❤
Intinya secara keseluruhan Undercover Miss Hong sangat menarik untuk disimak. Seru sekaligus bikin penasaran. Komedinya lawak begitu pula sentuhan emosional dibalik tindakan para tokohnya
Semoga tetap bisa mempertahankannya hingga episode pamungkas deh. Dari saya 9 / 10.
Saran, sebaiknya nonton di televisi biar lebih berasa efek perubahan rasionya dibanding nonton di gadget.










.jpg)



Sebagai anak generasi 90 an benar sepertinya saya bakalan bernostalgia dengan sinematografi yang dibuatnya ini. Bakalan asyik mengenang sendiri gak peduli kalau generasi sekarang melihatnya bisa kebingungan. Hehehe....
Kalau di drakor baru ini kan jadinya lebih dewasa huhu
mungkin karena seperti Mbak Annisa, saya kurang ngerasain chemistry FL dan ML, jadi males gitu
Saya juga nonton You're Beautiful , gemesin ya?
Kangen aktingnya Jang Keun-Suk euy, kemana aja ya doi?
Tahun 1997 pas krismon, aku kuliah tahun ketiga. Imbas krismon, kampus isinya demo mulu. Meski enggak semarak di Jakarta (aku kuliah di Bali, btw) tapi teteup rame.
Mesti nonton nih Undercover Miss Hong biar nostalgianya dapat ke masa-masa itu...
Tapi aku menikmati settingnya yaa sebagai anak 80 an malah