WandaVision : Series Premiere Week Review (Episode 1 dan 2)

WandaVision : Series Premiere Week Review (Episode 1 dan 2)
wandavision disney hotstar
Gambar : Disney+ Hotstar

Genre : Drama, misteri, romance, sitcom dan superhero
Durasi  : 30 menit ++
Sutradara : Matt Shakman
Kreator :  Jac Schaeffer
Pemain : Elizabeth Olsen, Paul Bettany, Kathryn Hahn, Teyonah Parris, Kat Dennings, Randall Park
Aplikasi Streaming Online : Disney+ Hotstar

Premise

Setelah Avengers : Endgame (2019), Wanda Maximoff dan Vision --dua orang pahlawan super dari Avangers-- menjalani kehidupan sebagai pasangan pengantin baru yang ideal di wilayah sub-urban Westview. Mereka berusaha berbaur, namun mereka akan semakin menyadari bahwa segala sesuatunya tidak seperti apa yang terlihat.

westview wandavision disney+ hotstar
gambar : FB Disney+ Hotstar


Review ini kemungkinan bias karena beberapa alasan :

1. Sejak kecil dan mengikuti serial Full House, saya sangat menyukai Mary-Kate dan Ashley, The Olsen Twins. Beranjak remaja, saya masih sering mencari tahu mengani keduanya, termasuk saat mereka meluncurkan produk lini fashion mereka yang diberi nama  Elizabeth and James sebagai tribut untuk kedua saudara mereka yang lain. Saya langsung penasaran, namun saat itu internet belum semudah ini diakses. Barulah saat saya mengetahui salah satu adik mereka Elizabeth Olsen bermain dalam Martha Macy May Marlene (2011) Saya terpukau! Ia begitu mirip kakak-kakaknya dengan wajah yang lebih kelihatan ramah, postur tubuh lebih tinggi dan kemampuan akting sama baiknya. Saya senang sekali saat Ia didapuk memerankan Wanda Maximoff (Scarlet Witch) di bagain penutup Captain America : The Winter Soldier.

2. Paul Bettany sebagai Vision sudah saya ikuti karirnya sejak filmnya bersama Heath Ledger, A Knight’s Tale (2001, saya masih punya VCD orinya). Saya rasa karirnya cukup stabil, mungkin yang paling memorable adalalah saat  memerankan Silas, si biarawan albino yang machosist di The Da Vinci Code. Meskipun tidak terlalu stand out sebagai pemeran utama, ada kedalaman yang dibawa ke dalam karakter-karakter yang Ia mainkan, meskipun dalam genre fantasi seperti dalam film Legion dan Priest

Di dunia MCU, perannya pertama sebagai pengisi suara J.A.R.V.I.S, Artificial Intelegence Tony Stark si Iron Man. Berkat perpaduan teknologi bumi,  mind stone dan kekuatan petir Thor, entitas nyata VISION lahir di Film Avengers : Age Of Ultron.

3. Kenangan menonton film keluaran Marvel Cinematic Universe (MCU) bersama teman-teman semasa kuliah, menjadikan setiap launching film/serial baru dari dunia ini menjadi berkesan “walked down the memory lane” gitu.

4. Saya juga penggemar Kat Dennings (Darcy di Thor 1 dan 2). Penasaran gimana takdir  mengaitkannya dengan WandaVision? Ohya  masih ada Randall Park (agen FBI Jimmy Woo di Ant Man 1 dan 2) serta Teyonah Parris yang  memerankan versi dewasa Monica Rambeau dari Captain Marvel.

Review WandaVision : Series Premiere Week

Sejak diumumkan akan dijadikan serial, saya penasaran serial WandaVision berada di timeline MCU mana? Universe mana? Karena dari teaser trailer yang beredar sejak tahun lalu, settingnya sangat beragam. Ada yang masih hitam putih, ada yang ala tahun 70an. Apakah Vision dapat dibangkitkan kembali? Apakah cerita ini berada di jeda dua tahun antara Civil War dan Infinity War? Atau hanya berada dalam khayalan Wanda? Tebakan saya, hasil dari kekuatannya sebagai bentuk pelarian akan kehilangan Vision.



Apa pula kaitannya dengan film-film MCU terdahulu dan di masa depan? (yang terdekat kalau saya ga salah ingat, Doctor Strange 2, dimana Wanda sudah dipastikan hadir).

Flashback dulu, WandaVision adalah pasangan favorit saya di MCU. Buat saya pasangan yang lain sudah terlalu mainstream dan ketebak (masing-masing sudah ada OTP, misal Pepper dan Tony). Pasangan futuristik ini awalnya hanya berteman dengan membawa sifat unik masing-masing. Di Captain America : Civil War, Wanda yang masih sedih akibat kematian saudara kembarnya dan Vision yang baru belajar “apa artinya hidup”, harus tinggal bersama-sama di salah satu rumah aman atas permintaan Tony Stark. Wanda yang akhirnya sadar bahwa ia dikurung, akhirmya melawan Vision saat Hawkeye datang menjemput atas permintaan Capt. America. Keduanya sempat berada dalam tim yang berlawanan dalam perseteruan akhir, karena Vision berada di tim Iron Man.

Saya tidak kaget bahwa Wanda dan Vision menghilang bersama selama dua tahun setelah kejadian di Civil War. Chemistry keduanya luar biasa. Vision kelihatan banget naksir Wanda sejak awal. Mereka kembali menjadi perhatian saat mereka diserang kaki tangan Thanos di Infinity War. 

Pilihan Vision untuk meminta Wanda  menghancurkan dirinya sebelum Thanos bisa menguasai mind stone, membuat hati saya sedih sekali, jauh lebih sedih dibandingkan saat Thanos akhirnya menjentikkan jari dan membuat separuh populasi universe menghilang.

Sampai hari ini pun saya masih mengingat jelas kalimat Wanda di Avengers : Endgame, saat Ia menghadapi Thanos secara langsung : “You, took everything from me!” Iya, buat Wanda, Vision adalah segalanya. 

Makanya, ketika WandaVision launching di Disney+ Hotstar, saya langsung nonton di hari pemutaran perdana.


series premier wandavision disney+ hotstar

Pembukaan diawali dengan logo Disney dan Marvel Studio standar (itu lho, yang ada tokoh-tokoh MCU dalam versi komik), kita dari awal langsung dibuat penasaran karena logonya berubah jadi jadul! Warna nya pun  menghilang dan jadi monokrom. Begitu pula musik pengiring yang makin sayup dan terkesan analog.

Tiba-tiba layar hidup kembali dan kita disuguhi acara komedi situasi televisi zaman dulu. Aspek rasionya kembali ke zaman televisi tabung, yaitu 4:3, jadi bukan salah di settingan gawainya kalau ga  bisa full screen.

Jadi , Wanda dan Vision berperan di dalam acara sitkom ini sebagai pasangan suami istri yang baru menikah lalu pindah ke sebuah kota kecil Westview. Sesuai namanya, segalanya ala Amerika atau Eropa klasik. 

series premier wandavision disney+ hotstar

Disinilah kelucuan demi kelucuan dimulai, dari gaya bahasa yang jadul habis hingga interaksi sehari-hari mereka yang berusaha menyesuaikan diri sebagai anggota masyarakat normal.

Ya, Wanda tetap memiliki kemampuan telekinesisnya dan Vision tetap kuat, bisa terbang dan menembus benda. Vision bekerja di sebuah perusahaan pengolahan data dan harus beradaptasi sebagai manusia. Tak jarang dia mengeluarkan celetukan konyol serupa ia tidak makan dan tersinggung banget saat di ejek sebagai ‘mesin pekerja keras’ karena temannya bilang sejak kedatangannya efisiensi kerja meningkat hingga 300%.

Kehadiran Agnes, tetangga sebelah rumah sebelah kanan, teman-teman kantor dan para tetangga lain, membuat komedi situasi ini semakin menggelitik perut. 

Di episode pertama, Wanda dan Vision harus menyambut atasan Vision serta istrinya dalam jamuan makan malam di rumah mereka. Celakanya mereka berdua sama-sama lupa dengan kode hati yang mereka torehkan di kalender (clue : nama atasan Vision adalah Mr. Hart). Kesalapahaman pun terjadi. Tapi segalanya berjalan lumayan baik dan kita bisa melihat betapa Wanda dan Vision saling mencintai dan pasangan yang tepat bagi satu sama lain. 


series premier episode 1 wandavision disney+ hotstar


Di episode kedua, Wanda dan Vision harus mengisi acara amal untuk anak-anak sekolah dasar. Mereka memutuskan menampilkan sulap dengan menyiapkan properti sulap biasa. Topi, kelinci bahkan lemari penghilang dengan kompartemen rahasia di dalamnya. Malangnya, Vision tak sengaja menelan permen karet yang membuat sistemnya kacau. Bisa dibayangkan betapa kocak abis penampilan mereka.


series premier episode 2 wandavision disney+ hotstar

Selain plot diatas ada beberapa scene yang mengundang perhatian saya, yaitu

1. Iklan pemanggang roti  di episode pertama. Toaster tersebut merupakan karya Howard Stark dari Stark industri. Sedangkan di episode kedua, ‘iklan’ nya adalah jam dari Strucker. (Baron van Strucker).

2. Ekspresi kebingungan Wanda dan Vision saat atasannya mendesak mereka untuk menceritakan tanggal pernikahan dan alasan mereka datang dan memilih menetap di daerah tersebut. Seolah-olah mereka sama-sama tidak tahu dengan pasti jawabannya.

3. Kenyataan bahwa Wanda dan Vision baru membuat cincin kawin setelah Agnes menyadari ketiadaan cincin di jari Wanda saat mereka berkenalan.

4. Di episode kedua, Wanda menemukan suatu perangkat berwarna merah (padahal seluruh hal lain dalam warna monokrom). Ekspresi Wanda saar berupaya menutupi benda tersebut dari Agnes justru membuat saya semakin penasaran. Bahkan menjelang akhir, ada adegan seseorang berpakaian hazzmat keluar dari gorong-gorong. Anehnya tiba-tiba adegan seolah di rewind kembali ke beberapa saat sebelumnya.

5. Ending masing-masing episodenya lhoo.. Duh, kalau saya ceritakan benar-benar jadi spoiler nih hoahaha.. Intinya ada logo S.W.O.R.D yang ditampakkan kepada kita.

☺☺☺☺☺

Setelah nonton, seperti yang telah saya duga, saya suka! Saya merasa sangat terhibur. Meski lawakannya khas sitcom, jadi sering slapstick (yang mana sebenarnya bukan yang lucu selera saya), rasanya masih bisa saya terima. 

Akting Elizabeth Olsen semakin keren disini. Paul Bettany, saya rasa dia cocok juga berperan komedi. Yang mencuri perhatian adalah kehadiran tokoh Agnes dan style tahun 50an dan 60an yang berhasil disajikan dengan baik.

Belum ada satupun pertanyaan saya, sejak serial ini diumumkan, yang berhasil terjawab dalam dua episode awal ini. Saya dibuat semakin penasaran dengan The Truman Show vibes (tau kan film lama Jim Carrey, yang ternyata seumur hidupnya hanyalah setinggan belaka dan dia diikuti kamera 24/7 serta menjadi tontonan orang di seantero bumi).  

Lalu apakah di episode selanjutnya, era akan kembali ke masa kini? Apalagi di akhir episode dua, tiba-tiba warna muncul dan Wanda terlihat mengandung! Hah? Koq bisa? Kapan Monica, Darcy dan Agent Jim muncul?  Yuk, sama-sama kita saksikan saja di Disney+ Hotstar kelanjutannya