Recap dan Review Tastefully Yours Episode 6
Recap dan Tastefully Yours Episode 6
Malam kencan Beom Woo dan Yeon Joo diakhiri dengan pikiran masing-masing yang berkecamuk. Celakanya, malam itu Min menelpon Yeon Joo dan mengabarkan bahwa Chef Tatsuo yang menjadi mentor mereka dulu sedang sakit parah. Barangkali ini adalah kesempatan terakhir Yeon Joo menjenguk beliau jika mengikuti Min kembali ke Jepang.
Di JungJae tiga staf membaca pesan Yeon Joo yang meminta mereka mengurus dapur baru selama Ia pergi ke Sapporo. Ada gambar tempayan yang membuat mereka mencari di halaman belakang JungJae. Choon Seong menemukan sebuah gulungan Manual JungJae. Bersama mereka membaca isinya (dengan voice over Chef Mo Yeon Joo) :
1. JungJae adalah restoran yang menunya mengikuti musim, tapi hati yang melayani harus tetap hangat sepanjang tahun. Jadi Beom Woo dilarang merokok lagi di depan (atau bersiap di tebas).
2. Sayuran musiman yang tumbuh di halaman JungJae adalah organik jadi bentuknya tak selalu indah. Choon Seong harus cuci tangan setiap habis dari kebun (atau Chef Mo mengancam akan mematahkan lengannya)
3. Beli semua bahan segar lain di Pasar Samping Sungai Nambu. Myeong Sook Unnie jangan bertengkar dengan orang lain yang lebih tua di pasar. Untuk sementara Unnie yang akan menjadi Chef, ikuti saja buku catatan resep JungJae.
Sebelum nomor empat Choon Seong yang awalnya terpesona bertanya, ada berapa banyak lagikah, dan secara santai Beom Woo membuka lipatan yang panjangnya bahkan lebih tinggi dari dirinya sendiri Hoahaha. Ternyata ada 135 item. Kompak mereka menyimpulkan bahwa Yeon Joo pada dasarnya tak mempercayai mereka bertiga.
Dalam pesawat sepanjang perjalanan, Min mencoba mengingatkan Yeon Joo kejadian lima tahun yang lalu. Yeon Joo menjawab pedas bahwa semuanya sudah berlalu dan Ia tak tertarik. Min masih sempat-sempatnya menggunakan alasan sakitnya Chet Tatsuo agar Yeon Joo tak mengungkap kebenaran dihadapan beliau. Yeon Joo bilang Ia hanya ingin menjenguk saja.
Malam itu Beom Woo tak bisa tidur dan mempertanyakan masa lalu keduanya. Imajinasinya kemana-mana sampai Ia harus mengusirnya Hoahaha. Ia pun self talk bahwa pria membuktikan diri dengan kemampuannya sendiri (Ability) dan Ia akan membuktikannya di JungJae.
Keesokan harinya, mereka buka dibawah motto JungJae Setelah Kesulitan ada Kemudahan. Beom Woo menuliskan menu hari ini diantaranya telur kukus, Kimchi sawi dan Seopsanjeok jamur khas JungJae.Firasat kekacauan mulai tampak saat duo lainnya memanen hasil kebun. Choo Seong memotong sawi hingga berderai dan NooNa hanya bisa memukulinya dengan daun bawang Hoahaha. Tambah chaotic saat Beom Woo pergi mengumpulkan telur. Puncaknya selama melayani pelanggan Chef Myeong Sook kebingungan mengikuti resep sampai masakan ada yang kurang matang. Choon Seong sadar diri, kalau Yeon Joo terlalu menilai tinggi mereka bertiga dan kali ini mereka gagal. Choon Seong merindukan Chef Mo dan menangis berharap Ia lekas pulang.
Di kantor pusat HanSang Food Field, Chef Jang menerobos ke ruang rapat Sun Woo. Ia mengkonfirmasi kebenaran rumor bahwa posisinya sebagai Chef Utama La Lecel sudah diganti. Saking menyebalkannya jawaban Sun Woo yang meremehkannya mendapat bintang tiga bahkan berharap Chef Jang bekerja di bawah Chef baru yang susah payah direkrutnya karena, Chef Jang bilang "Dibandingkan Dirimu, Beom Woo terlihat bagaikan malaikat". Lucunya Sun Woo menganggap hal tersebut adalah pujian Hoahaha.Diluar, Chef Jang menelpon Yoo Jin dan memintanya mempersiapkan comeback ke Motto. Yoo Jin yang tak paham berusaha meminta penjelasan tapi telponnya langsung di tutup.
Kota Sapporo yang diselimuti salju menimbulkan kesan magis. Min menggenggam jemari Yeon Joo yang duduk disebelahnya lalu mengajaknya kembali merajut hubungan serta mengecup bibirnya.
Beom Woo memekik kaget, dibarengi dengan teriakan Choon Seong. Ternyata mereka sama-sama bermimpi buruk sambil duduk di JungJae.
NooNa Myeong Sook pulang sambil mengajak Yoo Jin. Sang tamu yang langsung diteriaki Beom Woo "Hai, Kau, sedang apa disini?" NooNa Myeong Sook mengkoreksinya karena menurut Yoo Jin, Ia yang lebih tua. Terpaksa Beom Woo ikut bermain dan memanggilnya Hyung. Bahkan Yoo Jin sampai menjitaknya dan Beom Woo cuma bisa pasrah Hoahaha.
Ketika mereka hanya tinggal berdua, Beom Woo membalas semuanya dan balik memarahinya, bagaimana mungkin Yoo Jin mengaku sebagai Hyung tetangga yang merindukannya. Yoo Jin mengabarkan rencananya dan Chef Jang untuk membuka Motto kembali. Untuk itu mereka perlu mencuri resep JungJae. Beom Woo memperingatkan untuk menjadi orang baik dan tidak mengulangi pencurian resep lagi. Sayangnya, itu semua berujung pada Yoo Jin mengadukan tujuan awal Beom Woo pada duo staf JungJae. Untung itu --lagi-lagi-- baru khayalan Beom Woo sendiri.
Beom Woo hanya bisa pasrah dan mengikuti permainan Yoo Jin --yang kembali menjitaknya dihadapan NooNa-nya. Myeong Sook pun mengajak Yoo Jin menyiapkan masakan dan membocorkan beberapa rahasia kelezatan menu Jungjae. Beom Woo yang jeli segera menyembunyikan buku resep JungJae tepat dibawah hidung keduanya. Choon Seong yang melihat keakraban Yoo Jin dan Myeong Sook segera menyadari ada yang tak beres.
Diam-diam Beom Woo mendengarkan pembicaraan telpon Yoo Jin dan Chef Jang. Ia hanya bisa berteriak kesal tanpa suara didepan JungJae. Syukurnya Choon Seong mengikutinya keluar dan menyuarakan sentimen yang sama bahwa Yoo Jin harus pergi. Beom Woo mengusulkan mereka harus menyingkirkanya dengan membuat Yoo Jin mabuk.
Malamnya mereka berdua ke garasi Choon Seong yang penuh dengan stok minuman buatannya. Choon Seong sempat ragu karena Yoo Jin adalah teman baik Beom Woo. Beom Woo berargumen, apabila ada orang luar yang mengganggu JungJae, apakah Ia akan tetap tinggal diam. Polosnya Choon Seong bilang Beom Woo pun orang luar. Beom Woo malah mengakui kalau Ia adalah Natural Born Local People Hoahahaha.
Yoo Jin pun datang dan mereka bertiga mabuk dengan Shin Choon Seong Collection. Diawali Moju buatan sendiri, Makgeolli dan entah beberapa putaran Gombe berikutnya. Akhirnya Yoo Jin pun tumbang. Beom Woo yang hanya pura-pura minum sejak awal menidurkannya dan mengunci pintu rolling garasi, otomatis mencegah Yoo Jin pergi.
Beom Woo dan Choon Seong nyaris bertoss ("Good Job, Bro" dan dibalas "Yeah, Baby!") tepat saat ponsel Beom Woo bergetar karena telpon Yeon Joo. Choon Seong terguling --tapi masih memaafkan Beom Woo-- sementara Beom Woo melipir mengangkat telfonnya.
Ia terlihat bahagia, menggoda Yeon Joo yang hanya menanyakan restoran tapi lupa menanyakan kabarnya. Yeon Joo sih praktis saja, Beom Woo masih bisa angkat telepon jadi artinya baik. Buntut-buntutnya Beom Woo marah besar ketika Yeon Joo memutuskan sambungan setelah dipanggil oleh Jeon Min. Beom Woo langsung cemburu dan tak bisa menerima keduanya bersama di Sapporo.
Beom Woo sempat-sempatnya meyakinkan Choon Seong bahwa Ia bukan mengurung Yoo Jin melainkan memberinya liburan. Selain itu dia butuh pinjam uang untuk berangkat ke Sapporo. Awalnya Choon Seong menolak, Ia mengangkat ponsel lalu berteriak "Kau hampir tak kenal aku, berani-beraninya pinjam uang, matikan teleponnya" Hoahaha.
Beom Woo berteriak "Demi cinta. Aku mencintainya, Aku harus ke Sapporo kan?"
Choon Seong sependapat, "Kau lebih keren dari orang itu, percayalah padaku, akan kuambilkan uangnya"
Celakanya Choon Seong benar-benar mengambil uang dari restauran Gukbap ayahnya. Sang ayah sampai mengejarnya keluar. Beom Woo yang menyaksikan hanya bisa duduk sambil menutup muka dan pura-pura tak kenal. Sambil berlari, Choon Seong melemparkan uangnya ke arah Beom Woo. Dan ayahnya kembali memungut uang tersebut. Hoahaha
Di Sapporo, Min mengantar Yeon Joo menjenguk Chef Tatsuo di rumah sakit. Beliau menolak makan dan mencari satu menu spesifik saja. Beliau pun tak mengenali Yeon Joo lagi. Min menjelaskan harapannya membawa Yeon Joo supaya mentor mereka itu bisa mengenalinya dan membuat keadaannya membaik.
"Maafkan aku tidak memikirkan perasaanmu." Keduanya berusaha memecahkan masalah dengan masak makanan spesifik apa yang ingin beliau makan.
Min mengajak Yeon Joo mampir ke Le Murir. Meski awalnya menolak, Min membujuknya mungkin ini kali terakhir mereka bersama.
Yeon Joo hanya menelusuri ruangan yang kosong dengan mendapat kilasan masa lalu. Ada detil baru terungkap, hari tersebut adalah dimana inspektur dari Diamante datang melakukan penilaian. Min lah yang menyiapkan Ikan Buntal, Yeon Joo datang agak terlambat. Kedua piring yang disajikan Yeon Joo dan Min tampak identik dan memenuhi ekspektasi Chef Tatsuo sehingga siap disajikan. Sayang, ketika keduanya mengintip, inspektur menemukan ada masalah dalam tahap persiapan. Hasilnya tiga bintang lenyap dan reputasi Murir rusak. Chef Tatsuo murka dan itulah penyebab Yeon Joo keluar setelah memilih menyelamatkan Min.
Anehnya, keluar dari gedung Murir, Min malah bilang setelah jadi Chef Utama Ia akan memimpin Murir juga. Ia akan merenovasi dapur agar lebih modern. Yeon Joo berpesan sulit menjalankan bisnis sekaligus sebagai Chef. Min malah membujuk Yeon Joo untuk berkerja bersama baginya di Murir. Menurut Yeon Joo percakapan ini sudah tuntas saat Ia menjamu Min di JungJae tempo hari.
Di saat perdebatan sengit itu Beom Woo datang dan langsung berseru "STOP". Hoahaha penampilan ala tuan muda HanSang pun kembali dengan kostum serba hitam + sunglasses. "Kau bicara omongkosong hanya karena Kau bisa" Min langsung kena damprat. "Kau sebut restoran kami kumuh. Apa gunanya bekerja di restoran mewah bintang tiga jika semua omonganmu sampah?" Lanjut Beom Woo.
"Apa yang kau lakukan disini? Bagaimana dengan restorannya? Yeon Joo yang dari tadi hanya terpana langsung mengkhawatirkan JungJae
"Kutinggalkan restoran itu pada keluarga kita yang terpercaya" (ini duo Choon Seong san NooNa Myeong Sook lah Hoahaha).
Beom Woo meminta Yeon Joo cukup mengkhawatirkan Min yang sudah melewati batas. Eeh, tapi Min malah dengan ngeselin mendekati Yeon Joo dan bilang benar mereka sudah melewati batas.
Yeon Joo seketika memandang wajah Beom Woo yang mengeras meski tak beraksi apa-apa. Yeon Joo bilang Min hanya bicara omong kosong dan mengajak pergi Beom Woo yang tetap menatap Min tajam.
Yeon Joo berjalan duluan, sementara Beom Woo yang berulangkali nyaris terpeleset mengekor di belakang sambil bertanya. Lucunya Yeon Joo langsung menyimpulkan Beom Woo ingin tahu tentang Min, jadi dia bilang mereka memang mantan tetapi Min menusuknya dari belakang karena dirinya sendiri yang menyedihkan. Padahal Beom Woo hanya ingin tahu kenapa Yeon Joo tak cerita tentang Le Murir.
Yeon Joo masih penasaran apa tujuan Beom Woo datang jadi Beom Woo jujur Ia takut Yeon Joo tak pulang dan datang menjemput. Sayang, khas Beom Woo dia jadi babbling kemana-mana sampai Yeon Joo melengos pergi dan Beom Woo berteriak bilang "Aku kemari karena merindukanmu. Jantungmu berdebar-debarkan kan?" Yeon Joo berbalik sih tapi memutuskan berbalik pergi lagi. Pokoknya Ia ada urusan di Sapporo.
Di Seoul Chef Jang mengunjungi La Lecel. Ia kesal karena pegawai baru tak mengenalinya. "Apakah ini ini sudah cukup?" Tanyanya sambil menurunkan sunglasses-nya. Lucunya si mbak pegawai tetap menganggapnya orang asing, sampai Chef Jang ngamuk "Browsing Jang Yeoung Hye. Aku Chef yang lebih cantik dari kebanyakan artis." Makin bete saat barangnya dibilang sudah dipindahkan ke gudang. Tapi Chef Jang memanfaatkan waktu untuk menyelinap ke ruangan Sun Woo untuk mencari tahu siapa penggantinya.
Kembali di Sapporo, Yeon Joo menjenguk Chef Tatsuo yang sedang tertidur. Min berhasil membujuknya agar mau masak untuk sang Chef. Mereka memutuskan pergi ke Pasar. Yeon Joo susah blak-blakan bahwa perlakuan Min layaknya di masa lalu membuatnya tak nyaman. Tiba-tiba Beom Woo mencegat mobil mereka yang akan melaju. Dengan tengil Beom Woo bilang teganya Yeon Joo meninggalkan sesuatu yang ternyata adalah dirinya sendiri. Jadilah Beom Woo masuk ke bagian belakang dan dengan stecu malah menawari Yeon Joo cemilan yang diidamkannya Takoyaki dari toko yang terkenal di Sapporo.
Sepanjang kegiatan berbelanja Beom Woo seolah jadi obat nyamuk Yeon Joo dan Min. Sampai ada seorang paman penjual seafood segar yang bilang Chef Tatsuo minta dikirimkan Uni alias Landak Laut. Jadilah Yeon Joo terinspirasi.
Meninggalkan pasar, Beom Woo mengajak Yeon Joo makan bento couple (antara mau romantis atau karena masih dalam mode hemat ni si Beom Woo). Lagi-lagi Min berusaha mengenang masa lalu, akhirnya Yeon Joo yang memutuskan makan dimana.
Di restoran sate-satean. Yeon Joo sempat berpesan pada keduanya untuk tak berkelahi sebelum pamit ke toilet. Min yang membuka percakapan. Ia heran melihat Yeon Joo bekerjasama dengan orang lain karena gadis itu tipe yang susah berkawan. Beom Woo to the point bilang Min membuatnya kesal karena hanya mengenal Yeon Joo beberapa tahun tapi sok tahu segalanya. Min masih ngeyel, pacaran tiga tahun bukan sebentar. "Mau tiga tahun atau 365 tahun intinya kau masa lalunya." Ulti Beom Woo -mode menyebalkan-on!
Min menyerang balik dengan menceritakan asal usul JungJae adalah nama yang dicita-citakan oleh mereka berdua ketika dulu berencana membuat restoran di kota selain Seoul. Beom Woo kembali pakai jurus pura-pura tak dengar. "Arigato Gozaimas, Itadakimas" jeritnya saat pelayan menyodorkan sepiring sate padanya.
Suhu panas masih terasa sampai Yeon Joo datang kembali dan memarahi keduanya yang tak kunjung mulai makan dan hanya saling menatap sinis di belakang Yeon Joo.
Nyaris bersamaan dengan Beom Woo mulai makan, Chef Jang menelpon. Beom Woo menerima panggilan itu di luar restoran dan sempat-sempatnya memarahi Chef Jang karena masih saja menghubunginya. Chef Jang tanpa basa-basi bilang mereka berdua akan tamat riwayatnya karena Sun Woo pakai cara curang demi mewarisi HanSang. Sun Woo mengganti Chef Jang dengan Chef baru, dan foto Chef tersebut sudah dikirimkannya ke Beom Woo.
Beom Woo membuka lampiran pesan berupa foto dari Chef Jang dan mengabaikan teriakannya di ujung telepon karena kaget memandangi foto Jeon Min. Kemarahan Beom Woo yang memuncak semakin terasa mengiris hati ketika hendak masuk kembali ke restoran, dari kaca transparan pintu depan Ia melihat Yeon Joo sedang tertawa bareng Min mengenang masa lalu.
Review
Sesungguhnya saya tak pernah menjadi fans Yeo Yoon Seok. Banyak karya populernya yang saya tonton tapi saya tak kena Hype When The Phone Rings (ditengah saya tak lanjut dan benar saja akhirnya malah pro-zionis) jadi sejujurnya kehadirannya di sini lebih mengesalkan dibanding saat dia di A Bloody Lucky Day.
Episode ini semakin menegaskan Jeon Min (atau mungkin episode selanjutnya saya harus mulai memanggilnya Chef Jeon Hoahaha) berkarakter buruk. Kalau episode lalu masih abu-abu karena belum jelas, kali ini flashback Yeon Joo di dapur Murir benar-benar menunjukkan kesalahan Min ketika mengerat ikan Buntal. Ikan ini sangat beracun dan bisa fatal akibatnya bila salah mengolah. Wajar jika ahli yang menilai untuk peroleh bintang mencabut posisi tiga bintang Diamante Le Murir.
Wajar saja jika Chef Tatsuo marah besar sampai bilang semua kerja kerasnya sia-sia gara-gara kesalahan tersebut. Wajar pula yang bertanggung jawab lah yang seharusnya mundur.
Yeon Joo memilih mundur demi menyelamatkan Min. Sayangnya, Min malah tak tahu malu, melanjutkan kerja di Le Murir alih-alih mundur dan mendirikan JungJae bareng Yeon Joo sebagaimana cita-cita romantis mereka dulu. Jadi wajar banget Yeon Joo marah besar karena Min mengkhianatinya dua kali, baik secara personal maupun profesional.
Alasan Yeon Joo melindungi Min belum dibahas secara gamblang tapi bisa jadi Yeon Joo dibutakan cinta karena Min adalah pria pertama yang baik padanya. Wajar pula Yeon Joo trauma berhubungan asmara dengan kolega di tempat kerja sehingga selalu menolak Beom Woo.
Yeon Joo bilang Ia sangat mencintai Murir dan semua rekan kerjanya apalagi sang mentor Chef Tatsuo. Saking hormatnya, Yeon Joo menurut saja perkataan Min yang memintanya tidak membuka tabir masa lalu demi penyembuhan sang Chef. Yakin, Yeon Joo bisa menemukan masakan yang akan dimakan Chef Tatsuo justru dengan bantuan ide dari Beom Woo. Mereka memang partner bertengkar, tapi kecerdasan keduanya juga sekufu.
Disisi lain saya suka dengan perkembangan Chef Jang yang berupaya kembali pro Beom Woo. Memang caranya mengirim Yoo Jin mencuri buku resep JungJae salah. Tapi informasinya (yang diperoleh dengan cara yang tak kalah licik Hoahaha) mengenai Min ini sangat berharga. Beom Woo bisa mengkonfrontasi Min secara langsung atau bisa mengkalkulasikan langkah selanjutnya dalam perseteruannya dengan Sun Woo. Bila HanSang mengakuisisi Le Murir, pilihannya adalah langsung mendapat Diamante tiga (dengan asumsi Murir berhasil mengembalikan bintang tiga dalam gap lima tahun setelah kepergian Yeon Joo tapi anehnya di logo Ke Murir yang didatangi Yeon Joo bintangnya hilang) atau Jeon Min yang menjadi Chef utama La Lecel dianggap dengan mudah bisa memperolehnya untuk Sun Woo.
Apapun itu, Beom Woo tak akan menyerah dengan mudah. Bila Chef Jang (plus Yoo Jin) bergabung dengan tim JungJaenya, maka Beom Woo semakin berpeluang unggul dalam meraih bintang tiga Diamante. Pssst. Beom Woo auranya menyala banget apalagi pas sampai Sapporo. YYS kebanting abis sama KHN di sini.
Ohya, ngomongin JungJae, hal lain yang saya notice adalah Choon Seong yang begitu mengkhawatirkan NooNa Myeong Sook direbut perhatiannya oleh Yoo Jin. Jangan-jangan dia memang punya perasaan lebih? Makanya dulu Ia khawatir sang NooNa ditipu JungJae dan selalu menjodohkan Beom Woo- Yeon Joo hoahaha. Shin Shi Rock pemeran NooNa pun dapet banget nih centilnya kala bareng Yoo Jin. Sampai pangling dibandingkan saat terakhir saya menyaksikannya jadi ketua Yayasan yang super nyebelin di High School Undercover.
Mari kita nantikan episode selanjutnya.
Baca juga Recap dan Review Tastefully Yours :






































Posting Komentar