Review : Miss Cupid

Review Novel Miss Cupid karya Mia Arsjad yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2005 tentang Tinka si Cupid sekolah
Review Novel Miss Cupid karya Mia Arsyad
Spesifikasi Buku
Judul : Miss Cupid
Penulis : Mia Arsjad
Penerbit : GPU
Tahun terbit : 2005
Tebal : 228 halaman
ISBN : 9792215956


Sinopsis

Siapa yang nggak kenal Tinka, mak comblang tenar seantero sekolah. Dengan kecanggihannya yang selalu sukses menjodohkan siapa pun yang meminta jasanya, Tinka pun tersohor sebagai Miss Cupid dan selalu siap menerima klien.

Siapa sangka order tiba-tiba sepi gara-gara Rocky. Anak baru yang pendiam dan berkacamata, tiba-tiba berubah drastis setelah ditunjuk jadi kapten sepakbola. Dari Clark Kent yang canggung dan berkacamata, jadi Superman yang kuat dan keren abis! Orderan pun datang bertubi-tubi, semua pengin dicomblangin dengan Rocky.

Yang lebih ajaib lagi, setelah Tinka menolak semua orderan itu dengan alasan keadilan sosial bagi seluruh pelanggan dan profesionalisme kemakcomblangan, tiba-tiba Maya, sobatnya yang supercantik, ikut-ikutan minta tolong dicomblangin sama Rocky! Sepanjang sejarah, Maya nggak pernah butuh jasa siapa pun juga buat cari pacar. Tapi buat Rocky?

Dengan alasan persahabatan, Tinka pun menerima job dari Maya. Padahal, ada rasa suka yang sudah lama tumbuh di hati Tinka, bahkan sebelum Rocky berubah jadi Superman.

Review

Gara-gara sewaktu saya membaca novel ImpLOVEsibble--dengan tokoh utama bernama Mai dan Rivay Arsjad-- membuat saya merasa bahwa nama keduanya sangat familiar. Ternyata dalam benak, saya mengasosiasikannya dengan nama penulis Mia Arsjad, yang salah satu novelnya telah menjadi koleksi saya dan adik selama lebih dari satu dekade. Novel Miss Cupid ini dibeli saat kejayaan teenlit, saya membacanya berbarengan dengan Fairish, Dealova, Cintapuccino. Meski tidak sampai difilmkan atau dibuat serial televisinya, sesungguhnya novel ini sama menariknya dengan tiga judul yang saya sebutkan tadi.

Ceritanya bersetting di sebuah sekolah menengah atas (SMA) swasta di Jakarta. Sosok Tinka yang tomboy dan ceria, ialah mak comblang yang terbilang sukses. Ia mendekatkan para pasangan dengan usaha maksimal. Mulai dari menganalisa kans para calon hingga turun tangan sendiri membantu proses pedekate. Sebagai imbalan jasanya Tinka memperoleh upeti berupa barang-barang yang ditaksirnya, mulai dari kaus distro , dompet mini bahkan uang tunai ratusan ribu rupiah.

Kehidupan pribadi Tinka awalnya seperti remaja cewek kebanyakan, berantem sebelum sekolah dengan Dika --adik lelaki satu-satunya-- dan hangout dengan si populer Maya dan si culun tapi baik hati, Rio, dua orang sahabatnya. Tinka memulai persahabatan dengan Rocky, anak teman mamanya, yang ternyata murid pindahan baru di sekolahnya. Setelah aksi Rocky yang memukau di lapangan sepakbola, teman-teman Tinka berebut minta di comblangi dengan Rocky, termasuk Maya. Tinka yang tak kuasa menolak permintaan sahabat baiknya mengiyakan, namun ternyata keadaan makin complicated dengan terungkapnya perasaan Rio, Rocky dan bahkan Tinka sendiri yang selama ini tidak disadarinya.

~~~

Saya suka cover bukunya yang berwarna orange cerah dengan menampilkan sesosok cupid imut-imut. Meski kertasnya masih menggunakan kertas koran yang buram, tetapi berkat perawatan yang baik, hingga kini, tidak berubah menjadi kekuningan. 

Cara penulisnya bercerita ringan dan diselingi jokes khas gaya bahasa angkatan saya. Membaca ulangnya saya merasa bernostalgia dengan masa awal kuliah, Saya ingat sekali bersama seorang teman, penasaran dengan penampakan warna mobil yang dikendarai Tinka, yaitu Honda Jazz kuning. Kami penasaran, apakah warna kuningnya berupa kuning kunyit (mengingat saya kurang suka gradasi warna Honda Jazz Pink yang terkesan gelap) atau lebih cerah seperti kuningnya KIA Visto. Soalnya, belum ada mobil merek dan warna itu yang beredar di Semarang, kota tempat kami berkuliah. Hoahahaha, norak abis deh (kenapa ga kepikiran googling aja dulu ya?)

Overall, saya beri 4 bintang di akun goodreads saya

Review ini saya sertakan dalam IRRC 2017