[How To] Memilih Template Blogspot

bagaimana dan tips memilih tempalate blog berbasis blogspot untuk pemula


Hai Assalamualaikum.

Saya akui, saya bukan mbaktah (plesetan dari mastah --yang juga plesetan dari master--). Tapi saya juga bukan yang gaptek-gaptek amatlah ya.. Jadi, dulu, saat mengganti template blog ini semua saya lakukakan sendiri. Modalnya trial dan error sendiri sambil baca tutorial dari blogger lain, ga sampai nonton youtube, karena waktu itu saya fakir kuota hoahaha.

Ternyata lumayan gampang. Yang ribet itu mencari templete yang pas di hati plus di kantong. Karena masih iseng-iseng, saya putuskan memasang versi free templatenya dulu. Pertimbangan saya adalah biar ga nyesel kalau mau ganti lagi dan saya memang agak was-was memakai kartu kredit untuk berbelanja online, sementara saya tidak punya akun paypal.

Pilihan kedua saya (selain template bawaan blogger) jatuh pada template yang sedang saya gunakan sekarang. Alasannya cetek bangetlah, karena warnanya pink (aslinya pink coral -agak peachy) dan tulisan judul postingan handwriting, sesuai tren template blog yang sedang booming dikalangan blogger cewek.

Setelah diinstal, saya makin jatuh cinta, karena aslinya tempelate ini kece parah. Tentu, kece untuk ukuran blogspot ya, jelas tidak bisa disamakan dengan yang berbasis wordpress, yang bisa menambah plug-in untuk efek parallax dan lain sebagainya. Entah pembaca saya menyadari atau tidak, boleh di cek sendiri, yaitu :

  • Responsive untuk semua gadget.
  • Ada efek loading blog yang jelas (lingkaran berputar, pasti pembaca pernah lihat, karena blog ini loadingnya lama, selanjutnya akan saya ceritakan di bawah)
  • Ada efek animasi di judul postingan saat postingan terbuka (ga terlalu kentara, hanya seperti muncul gitu, but, somehow, I like it! a lot)
  • Semua foto dalam postingan menjadi gallery di halaman muka, jadi semua foto dalam bentuk grid dan bila di klik akan terbuka slide show otomatis ( saya yakin, banyak yang ga tahu, coba masuk ke halaman home saya, lalu klik salah satu foto di postingan dan lihatlah hasilnya).
  • Semua foto tersebut otomatis bisa di pin, it! untuk pinterest.
  • Readmore secara otomatis memotong tulisan dalam satu postingan untuk halaman home, karena saya sering lupa memasang jump break ini sangat membantu.
  • Instagram dan Twitter rich card widget (saya sengaja tidak pakai karena membuat blog semakin berat)
  • Ada related post di bawah postingan.
  • Ada icon share ke facebook, twitter , G+ dan reddit (penting untuk postingan berbahasa Inggris)
  • Ada fitur facebook debugger yang fungsinya adalah untuk menampilkan gambar, judul, dan kutipan alinea pertama (deskripsi posting) saat share postingan di facebook
  • SEO optimized, terasa banget, soalnya di halaman pencarian google judul postingan saya otomatis pindah ke depan dibanding judul blog. yaitu Hello Nisa
  • Adsense ready di bagian sidebar.
  • Ada back to top button dengan bentuk panah sederhana dan warna senada tema
  • Warna tema bisa diganti sesuai selera.
  • Warna huruf pada postingan adalah abu-abu (bukan hitam), sehingga semakin memperjelas untuk tulisan yang ditebalkan (bold). 

Alasan personal lainnya, kebetulan warnanya matching dengan logo blog dan favicon yang memang saya telah sediakan terlebih dahulu. Tidak ada slide show otomatis di bagian atas theme (buat saya ini agak mengganggu saat membaca isi postingan). Posisinya juga sesuai yang saya sukai, contohnya widget instagram di bagian bawah, sekaligus icon sosial media dan e-mail.

Pembuatnya pun melampirkan cara memasang dan mengubah dengan lengkap meskipun dalam versi gratisan. Jelas dan rinci, pokoknya --kasarnya-- selama masih bisa ngartiin bahasa Inggrisnya, pasti bisalah.

Beberapa lama memakai versi gratis, saya sih, asyik-asyik aja, tetapi saya mendapat feedback dari teman-teman blogger :
😒. Judul dalam versi mobile, semua huruf menjadi huruf besar dan jatuhnya sulit dibaca
😒.Warna theme yang terlalu genjreng, soalnya memang sengaja saya ganti, karena pernah menemukan satu blog yang sama persis karena belum di customize. Semua warnanya bisa diganti kecuali satu, yaitu tulisan readmore dan kotaknya, 

Setelah saya kutak-katik sendiri, saya mentok di dua permasalahan tadi. Plus, saat memasang script google analytics rasanya saya tak sengaja mengubah sesuatu di susunan coding. Alhasil blog ini makin lambat loadingnya. Solusinya adalah membeli versi premium. Jadi saya mengontak Bthemez.com dan mengajukan pertanyaan seputar hal tersebut. In apropriate English, of course. But, still no respon until now.

Kecewa, tapi saya masih belum pingin pindah ke lain hati. I really do love this template / theme.

Nah, suami saya yang sering saya recokin soal masalah-masalah receh tentang blog ini, akhirnya mengeluarkan titahnya : Buat blog baru aja . Saya langsung serasa dapat "a ha moment". Ya, iyalah, dari pada saya harus pusing memindahkan domain dan mengganti template, mending saya buat satu blog baru yang nichenya spesifik dengan domain aman (dot com) dan template premium.

Baca juga : Hari Gini, Saya Koq Masih Dilema Domain?

Prosesnya cepat. Dalam tempo beberapa jam, saya sudah punya blog dengan domain baru dan template baru yang benar-benar sesuai selera saya dan Insha Allah lebih baik. Berhubung blognya masih belum ada isinya, saya belum bisa share, tapi yang ingin saya bagikan dari pengalaman saya, justru tips dalam memilih template untuk blog :
1. Tentukan niche dan tujuan ngeblog.
Situs penyedia template blog baik yang gratis maupun yang berbayar, jumlahnya banyak sekali. Jadi, dari pada menghabiskan waktu dengan membanding-bandingkan satu dengan lainnya, lebih baik kita kerucutkan terlebih dahulu sesuai kebutuhan dan keinginan kita. Biasanya situs penyedia juga telah dilengkapi filter yang memadai untuk menyaring sesuai kategori yang kita masukkan.

Pertimbangannya antara lain : 

  • Apa niche blog kita? Seorang blogger yang senang fotografi tentu membutuhkan penampil foto yang optimal di halaman muka. Sementara blogger yang kualitas fotonya biasa saja, cenderung akan semakin memperburuk keadaan, saat foto dipaksa menyesuaikan ukuran dengan template. Kualitas foto akan menjadi buram, bahkan terlihat pikselnya
  • Apakah kita akan memasang adsense? Apakah template sudah mendukung? Perhatikan posisinya
  • Apakah kita akan membuat blog AMP? Banyak template lama yang belum mendukung AMP.
  • Apakah warna kesukaan kita? Memang sebaiknya tampilan blog clean dan seefisien mungkin. Namun karena blog adalah rumah maya kita, tak ada salahnya menampilkan sesuatu yang sesuai dengan kepribadian kita sendiri.
  • Apa widget yang ingin kita tampilkan? Sticky widget? Instagram? Twitter rich card? Sudah termasuk dalam widget bawaan yang disediakan, atau kita harus menambah coding html sendiri lagi?
  • Kecenderungan menulis postingan, yang jumlah katanya banyak (panjang) atau singkat (pendek)? Ini berpengaruh, dengan lebar tampilan main blogpost yang semakin lebar (Misalnya hanya ada 1 kolom), maka tulisan yang pendek akan terlihat makin singkat. Begitu pula sebaliknya, bila kita menulis lebih dari 2.000 kata di template yang main blogspotnya sempit, dijamin, pembaca agak males baca sambil habis, karena harus nge-scroll terus menerus. 
  • User friendly? Jenis kolom komentar yang terpasang apakah bawaan blogger? atau disqus? atau facebook? atau bisa ketiganya sekaligus?
  • SEO Optimized? Penting agar posisi postingan cepat naik di halaman pencarian google.
  • Berapa budget yang kita miliki? Perlu diingat, yang termahal belum tentu artinya yang terbaik, kembali lagi dengan kebutuhan kita sendiri.
Dan pertimbangan lain-lain sebagaimana saya ulas di atas, dari apa yang saya sukai dari template blog ini.

2. Usahakan membeli dari pembuat dan penjual template dari Indonesia.
Alasannya ialah tentu kita harus mendukung industri kreatif tanah air. Buatan anak bangsa ga kalah bagusnya. Selain itu harganya relatif lebih murah (tergantung jenis juga ya) dan yang pasti lebih mudah nanya-nanya. Pembayaran biasanya bisa dilakukan langsung dengan transfer ke rekening bank di Indonesia, jadi tidak perlu paypal maupun kartu kredit.

Ini saya bagikan beberapa pembuat template premium made-in Indonesia, silahkan di kontak langsung (ini buka promosi atau berbayar lho). Dan kalau ada teman yang tahu, boleh menambahkan bila ada lagi :
Mas Sugeng
Goomsite (Basri Matindas)
Sky And Star (halaman Etsy millik Angelina)
The Blog Shop (halaman Etsy milik Citra)

Dua yang terakhir template girly untuk para cewek.

3. Baca atau tanyakan dengan jelas, apa yang akan kita dapatkan. 
Saya ambil contoh, banyak penjual template di Etsy yang menjual dalam bentuk hanya template saja, jadi bila ingin memasang dan mendesain logo maka akan dikenai biaya sekitar $10. Minta pasang template juga kena charge $5. Nah, penjual dari Indonesia biasanya ada yang bersedia memasangkan template untuk kita. Caranya cukup dengan menjadikan mereka moderator blog sementara. 

4. Setelah mendapatkan template yang sekiranya cocok, saat melihat "demo"nya, bisa dicatat alamatnya lalu coba tes terlebih dahulu di :

A. Structured data testing tool (mengetes struktur data) : https://developers.google.com/structured-data/testing-tool/

B. CHKME (uji SEO template) : https://chkme.com/ hasil yang baik ialah yang di atas 80%

C. GTmetrix (uji kecepatan loading bloghttp://gtmetrix.com/, hasil yang baik dengan nilai diatas 80% dan loading blog hanya 5 detik

Selanjutnya tinggal memasang template. Saran saya, jangan sering gonta-ganti karena ternyata berpengaruh dengan posisi di SERP, yang akhirnya mempengaruhi kunjungan organik. Meski hanya bersifat sementara, penurunan bisa di minimalisir dengan cara mengganti template pada saat blog sepi pengunjung, misalnya pada waktu tengah malam.

Ok, sekian dulu yang bisa saya sharing, mari kita bertukar pikiran di kolom komentar.
Happy blogging, felas!