" ".

Seandainya Tiga Aplikasi Ini Masih Ada..

Table of Contents

 

 

Hai Assalamu'alaikum.

Sepertinya beberapa waktu ini postingan Saya hanya berupa artikel lomba dan lomba blog saja. Ternyata saya merasa lebih tertantang menyelesaikan suatu postingan apabila ada deadlinenya☺. Menang atau kalah pun itu urusan belakangan.

Padahal draft tulisan ada banyak sekali, bahkan ada yang menunjukkan waktu tiga tahun yang lalu. Sayang sih sebenarnya tapi isi postingannya sudah ban9yak juga yang tidak relevan dengan kondisi masa kini. Ya, sebisa mungkin akan saya posting juga satu persatu ditambah dengan beberapa ide segar baru yang saya peroleh setelah blogwalking ke blog kece teman-teman blogger lainnya.

Emang ya, silaturahmi di antara blogger itu sangat menginspirasi. Saya jadi banyak mendapatkan pengetahuan maupun hiburan.

Bicara tentang hiburan, zaman sekarang sumber hiburan paling dekat dan cepat diperoleh itu ialah melalui smartphone atau gawai yang kita miliki.

Gawai pun tak lengkap tanpa aplikasi penyertanya. Ini ada tiga aplikasi favorit saya yang telah 'gulung tikar' namun masih membekas di hati :

1. Path
Awal mula kenal path dari adik saya di tahun 2011an. Menurut saya, saat itu Path berbeda dengan sosial media yang ada karena circle pertemanannya dibatasi hanya 150 orang saja. Jadi rata-rata yang berteman dengan kita adalah benar-benar orang yang dekat alias lingkaran dalam saja.

Kedekatan personal ini membuat saya --yang aslinya malas berbagi kehidupan  di medsos-- merasa lebih nyaman.

Contohnya, saat Ziqri melakukan pengobatan dan akhirnya harus di operasi di usia 11 bulan, saya berbagi kekhawatiran dan mohon doa dari sahabat hanya di Path.


Yang merespon adalah para sahabat dekat, dan saya yakin mereka dengan tulus ikhlas mendoakan putra saya.

Sayang, lama-lama Path kehilangan popularitas. Mungkin ada pengaruhnya dengan naik daunnya Instagram. Bisa jadi, lebih banyak orang yang sebenarnya menginginkan 'pengakuan' lebih banyak dari teman di media sosial. Ingin punya lebih banyak love (cara Path menunjukkan likes) ataupun apresiasi saat check in di mana saja (ini salah satu kegiatan yang paling sering dibagikan di Path, real time check in yang dianggap lebih aman dari pada Foursquare karena yang melihat adalah inner circle saja)

Tindakan Path untuk menghilangkan batasan pertemanan pun saya nilai terlambat. Semakin hari, semakin sepi rasanya.

Akhirnya, Path resmi mengundurkan diri di akhir 2018. Seandainya Path masih ada, mungkin saya kembali aktif di Path sebagai sarana menggapai sahabat lama ditengah pandemi yang tak memungkinkan tatap muka ini.

2. Airy Rooms

Salah satu pelopor layanan penyewaan kamar hotel berbasis aplikasi. Saya cukup sering memanfaatkan Airy saat bepergian. Sejujurnya saya ini die hard fans budget hotel. Apalagi saat 'hanya' untuk menginap semalam di Batam.

Nah, Airy ini menawarkan kamar budget yang ada di hotel berbintang (sepertinya maskimal di Batam berbintang tiga) dengan kebersihan dan hospitality yang sama standardnya.

Di tambah dengan snack box yang isinya lumayan buat ngemil si Ziqri dan amenities lucu.

Airy pun sempat meluncurkan layanan pemesanan tiket penerbangan. Di salah satu promonya, saya bahkan pernah mendapatkan tiket seharga tiga ratus ribu lebih murah dibandingkan aplikasi sebelah untuk rute Batam - Palembang PP. Silahkan dikalikan bila yang berangkat adalah tiga orang dewasa untuk mengakikahkan Ziqri (iya, benar, saya hemat 1,8 juta lho! Alhamdulillah banget yaaa)


Selain di Batam, saya sempat menggunakan Airy di Palembang dan Bandar Lampung. Semuanya memuaskan. 

Sedih banget ketika dapat email pamit dari Airy di pertengahan tahun ini. Banyak spekulasi, mulai dari efek pandemi hingga makin banyak saingan dari aplikasi sejenis.
Ini entry saya untuk lomba blog Airy, meski ga menang, saya senang karena memang selalu puas 


3. Hooq
Last but not least, aplikasi yang paling bikin saya gumusssh. Sebabnya, saya itu secara sadar telah langganan Hooq sejak tahun 2016 tapi baru memanfaatkannya di akhir 2019. Eh, awal 2020 dia pamitan juga hoahaha.

Iya, Hooq termasuk dalam paketan data provider seluler yang selalu saya gunakan. Soalnya sudah all in one antara paket data, telfon, SMS plus sinyalnya yang paling oke di Pulau Belakang Padang.

Saya meminimalisir pemakaian Hooq dengan khayalan saya baru akan menjadikan Hooq sarana hiburan saat saya pindah ke Muaradua. Apakah daya, Hooq tutup sebelum saya pindah.

Dalam waktu beberapa bulan saja,saya sempat bernostalgia dengan menonton ulang seluruh episode The Nanny dan The Mentalist. Dua serial favorit saya. Selain itu saya sempat memutar beberapa episode dari Vampire Diaries, Nikita, Gossip Girls dan serial lain yang sekiranya saya dulu tertinggal saya mengikutinya di layar TV langganan.

Kadang saya manfaatkan juga channel nonton televisinya dan acara anak-anak semacam Baby shark. 

Menurut saya Hooq itu meyenangkan karena pilihan serial banyak (terutama bagi penggemar superhero DC), kita bisa mengunduh episode yang kita suka dari WiFi dan teksnya ada pilihan bahasa Inggris. Lumayan buat menambah kosakata.



Salah satu favorite Saya adalah Gotham. Serialisasi Batman dengan sudut pandang berbeda. Mengisahkan Bruce Wayne di masa remaja dengan para penjahat dan Kapten Gordon yang masih muda (dan belum jadi kapten sih masih detektif dulu awalnya)

Saya pernah menyaksikan episode perdana melalui penayangannya di Channel 5 Singapura. Sayangnya pemutarannya itu ada di jam 23.30 WIB sementara Ziqri masih bayi, bakalan menggangu tidurnya.

Saya pikir karena aslinya tayang di Fox Channel, akan tayang juga di Indonesia melalui saluran langganan itu. Rupanya saya salah. Gotham tayang di WB Tv dan di Belakang Padang itu ga dapet. 

Akhirnya saya marathon nonton 6 seasons selama lebih kurang satu bulan. Puas banget! Yang mau nonton, saat ini Gotham katanya masih ada di Netflix.

Kalau Hooq masih ada , saya ingin nonton Flash season 7 😂 dan serial Philippines yang seru-seru tapi ga sempat saya tonton di televisi lokal macam Laluna Sangre.

❤❤❤

Itu tiga aplikasi versi saya yang masih sering saya kangenin. Kalau kamu, ada aplikasi tertentu lainnya kah? Sharing yuuk..

16 komentar


Comment Author Avatar
12/14/2020 08:32:00 PM Delete
3 aplikasi itu belum kucicip i, ehhh uda tutup. terutama airy.
Comment Author Avatar
12/15/2020 08:38:00 AM Delete
Iya, ga nyangka bakalan tutup. Masih ada bbrp alternatif aplikasi penyewaan kamar dgn harga terjangkau lainnya koq Mas. Semoga kelak bisa memanfaatkannya disaat membutuhkan.
Comment Author Avatar
12/15/2020 08:21:00 AM Delete
Dari tiga aplikasi itu (hooq, airy rooms dan path) belum pernah satupun yang aku coba. Mungkin karena aku tidak terlalu suka bermain sosmed seperti Facebook bahkan Instagram juga belum punya akunnya.

Kalo airy room, karena jarang sekali traveling jadinya tidak punya akunnya, sedangkan untuk hooq, aku lebih suka download film dari pada streaming karena bisa ditonton lagi lain kali tanpa nguras kuota.😂

Tapi memang banyak aplikasi yang berguguran karena kalah dalam persaingan. Jadi ingat dengan Friendster Yahoo dan aplikasi awal 2000an yang kebanyakan sudah tutup.
Comment Author Avatar
12/15/2020 08:32:00 AM Delete
Yahoo masih ada lho mas. Email utama saya masih Yahoo sejak belasan tahun lalu hehe..

Iya, persaingan aplikasi makin ketat. Kalau ga kuat modal sebelum booming, bisa layu sebelum berkembang.

Sejak ada drama Korea startup itu sepertinya ketertarikan masyarakat malah meningkat. Semoga seleksi alam benar2 menyisakan aplikasi yang berfaedah dan menyingkirkan yg nirfaedah
Comment Author Avatar
12/15/2020 09:18:00 AM Delete
Path memang sistem dan prinsipnya bagus sekali sih, hanya saja jika terus seperti mereka ga bakal berkembang. liat saja Facebook, awalnya kan untuk sosmed saja tapi sekarang? sepertinya path ga mau ngikutin zaman dan kurang donatur, so akhirnya jatoh deh
Comment Author Avatar
12/16/2020 02:13:00 PM Delete
Iya terakhir malah dengar2 grup Bakrie yg beli tp dah kalah saing dgn yg lain
Comment Author Avatar
12/15/2020 10:31:00 AM Delete
kebetulan ketiganya gak saya pake semua... maklum hape saya jadul, gak muat byk aplikasi, hehe...

aku follow ya blognya, berharap di folback.. :D
Comment Author Avatar
12/16/2020 04:27:00 PM Delete
Done mas.. makasih sudah berkunjung dan salam silaturahmi!
Comment Author Avatar
12/15/2020 11:55:00 AM Delete
untuk ketiga aplikasi di atas kebetulan yang oertama tidak punya akunnya walau sekarang sudah hilang di peredaran ya, yang kedua jarang oakai seringnya oakai mwrek sebelah dan yang ketiga juga nda pakai pakainya merek sebelah juga

kalau menilik ulasan yang path ternyata di situ bisa digunakan untuk menulis keluh kesah dan cerita namun untyk circle twrdekat saja ya, seperti yang dah mba jelaskan di atas yakni waktu adik sakit dan ternyata babjir doa dan love dari circle yang ada, jadi merasa ada yang menguatkan ga di saat senang saja tapi juga saat saat butuh babyak support dari orang terdekat ya. Kalau yang apps film aku kebetulan uda cinta merek sebelah hehehe
Comment Author Avatar
12/15/2020 02:29:00 PM Delete
Loh emang path udah nggak ada ya mbak? dulu aku pake trs, tp bbrp thn terakhir ini emang udah ga pake sama sekali, malah ga tau kalau udah nggak ada.

kalau aku yg berasa banget kehilangan sih Google+ mbak, entah kenapa aku segitu butuhnya Google+, jadi sejak doi ilang langsung hancur hati ini hahahhaha lebay
Comment Author Avatar
12/16/2020 04:29:00 PM Delete
Wah kalau G+ itu cabe para blogger utk berbagi link postingan ya.. saya jg sering gitu dulu
Comment Author Avatar
12/15/2020 03:47:00 PM Delete
Dari ketiga apps di atas, paling sering pake airy, soalnya bisa cari hotel dengan harga terjangkau namun fasilitasnya memadai. Sayang banget sekarang udah tutup.
Comment Author Avatar
12/16/2020 04:30:00 PM Delete
Iya airy murah dan hemat
Comment Author Avatar
12/15/2020 06:04:00 PM Delete
Dari tiga aplikasi di atas tak ada satupun yang pernah saya pakai sampai semua menutup layanannya belum pernah menyicipi sekali pun.
Comment Author Avatar
12/15/2020 07:07:00 PM Delete
Wah, aku setuju banget tuh pendapat kegiatan blogwalking itu menginspirasi, nambah pengetahuan juga hiburan.
Plus juga salibg dukung ..., hehehe.

Dari ketiga nama aplikasi itu, aku baru mengenal nama airyroom, hahaha ..
Itupun karena pernah gunain aplikasinya.

Ngga nyangka, ternyata sekarang sudah tak lagi berkibar.
Comment Author Avatar
12/20/2020 09:04:00 PM Delete
Iya airy sudah tutup padahal saya termasuk penggemarnya lho..

Saya ikutin saran Ko Himawan untuk ganti font tulisan blog saya biar lebih jelas lho..