Kegiatan Favorit Ramadan #diRumahAja

 

kegiatan-favorit-saat-ramadan

Day 21 : Kegiatan Favorit Ramadan #diRumahAja


Temanya masih mirip-mirip dengan pembahasan beberapa hari sebelumnya ya..
Intinya saya dan keluarga tahun ini lebih banyak menghabiskan hari di rumah aja. 

Selama Ramadan kegiatan favorit kita berkisar antara :

1. Ibadah

Baik yang wajib maupun yang sunah, saya dan suami punya kebijakan untuk merahasiakan kegiatan ibadah kami. Takut niat di hati tergelincir, jadi kami lebih memegang prinsip tangan kanan memberi, tangan kiri tidak perlu tahu. Bedanya, di bulan Ramdan ini suasananya lebih menunjang, dan semua orang berlomba-lomba mengejar pahala masing-masing.

2. Nonton Pasar Kaget 

Kebetulan di sepanjang jalan rumah kami adalah lokasi pasar kaget Ramadan paling ramai se-kota kabupaten. Saya sempat menimbang-nimbang untuk membuka booth payo_payu, namun pada akhirya saya urungkan. Pertama karena saya memutuskan untuk mengkuti dua kelas blogging dan satu kelas kepenulisan dalam Bahasa Inggris serta --yang paling utama-- menghindari kerumunan.

Cukuplah kami menyaksikan lalu lalang para pencari tak'jil dari jendela kamar atau beranda lantai dua. Menurut keterangan Uwak saya, tahun ini aktivitas sudah menurun drastis dibandingkan dua tahun lalu saat sebelum pandemi Dulu, saking ramainya, kendaraan sampai macet. Sekarang lalu lintas cukup lancar berkat adanya patorli patwal dan dinas terkait hanpir setiap harinya.

Seperti pasar kaget Ramadhan pada umumnya, ada banyak pilihan makanan yang tersedia, mulai dari yang ringan hingga berat plus aneka es.

3. Menyiapkan Tak'jil

Apakah kami tidak tergoda untuk ikutan membeli di pasar kaget?
Oh, tentu saja di hari pertama Ziqri langsung penasaran.
Sayangnya, setelah dua kali mondar-mandir dari ujung keujung jalan, akhirnya dia menjatuhkan pilihan pada donat dan beberapa gorengan.

Lalu setelah berbuka, setelah mencicipi makanan yang dia beli, dari ekspresinya saya sudah bisa membaca : zonk. Ya iyalah, lidahnya sudah terbiasa dengan standar rasa payo_payu yang memang segmentnya berbeda. 

Akhirnya dengan request Ziqri, kemi membuat sendiri sebagian besar tak'jil yang akan kami santap. Pilihannya sama saja dengan pilihan cemilan sehari-hari. Untuk minumannya, tidak setiap hari ada, karena saya dan keluarga sebisa mungkin menghindari air dingin. Sesekali membuat Es Campur Ala ala dengan rasa yang disesuaikan karena para uwak tidak boleh menyantap yang manis banget.

4. Mengikuti Kelas

Bagi saya, kelas yang saya ambil di sepanjang bulan Ramadhan ini benar-benar menantang sekaligus menyenangkan. 

Disela-sela keseibukan harian, sebisa mungkin saya mencuri waktu untuk mengerjakan tugas latihan SEOMoms dan site audit. Pe-er saya lumayan banyak, karena saya harus memperbaiki artikel dan lain sebagainya yang berkaitan dengan blog ini seoptimal mungkin. Ada juga masa bagi saya untuk mengikuti webminar dan kulwap dengan topik yang menarik.

Sepulang tarawih, hari Senin hingga Jum'at saya standby mengikuti kelas online hingga pukul 21.30 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan saya menulis untuk challange 30 hari #BPNRamadhan2021 atau mengerjakan artikel lain.

Ada masa-masanya saya nyaris menyerah dan menyalahkan diri sendiri, koq nekat banget gini... Tapi saya selalu ingat, bahwa kesempatan tidak datang dua kali. Lagipula, saya mempelajari hal-hal yang memang saya senangi.

Untungnya, Ziqri sudah bisa lebih kooperatif. Sudah bisa membantu saya dalam hal, ya itu tadi, masak yang memang menjadi salah satu hobbynya.

Baca juga : 7 Manfaat Masak dengan Anak

❤❤❤❤❤

Kalau teman pembaca, apa  saja kegiatan favoritnya di kala Ramadhan ini?