Tentang Giveaway

menceritakan pengalaman menang giveaway di seminar WA yang diadakan oleh Al Qalam
tentang giveaway


I'm not a lucky person in term of quiz, doorprize, you name it. Undian berhadiah apapun yang saya ikuti belum pernah menang. Agak beda perutungannya dengan ayah saya yang beberapa kali mendapatkan hadiah-hadiah doorprize dari gerak jalan santai, gathering kantor atau undian supermarket. Pernah sih saya iseng-iseng mengikuti undian di koran, dengan mengirimkan sachet kosong produk, atau ikut menginput email di web. Kadang ngekhayal menang undian yang fantastis semacam dari bank atau hypermarket yang hadianya biasanya keren. Tapi tetap belum pernah menang, mungkin memang bukan rezekinya dari situ.

Sampai (lagi-lagi) I blame it to Instagram. Bok, itu IG bejibun giveaway tiap harinya dari yang hadiahnya ecek-ecek sampai yang totalnya produk seharga Rp 25.000.000,- No, Saya ga melebih-lebihkan, ini giveaway dari salah satu baby shop langganan saya yang memang sponsornya produk-produk bayi premium.

Saya akhirnya tertarik ikutan giveaway lagi. Walaupun ya gitu deh.. Menang sekali produk selimut bayi premium. Tapi itupun pakai akun IG Ziqri, jadi saya tetap merasa itu memang bukan karena saya menangnya.

Peruntungan saya berubah sejak aaya menjadi Educational Product Consultant (EPC) Alqalam dari PT. Tigaraksa. Saya masuk dalam tim Idea yang digawangi pak Edo Apriyanto dan mba Fiy Nur Islami. Selain mendapat banyak markom untuk promosi yang kece-kece, saya juga dapat banyak ilmu dan termasuk rezeki dari challenges yang diberikan.

Sebenernya aslinya saya ini juga semangat berkompetisi dari sononya juga termasuk kurang, sih. Saya tidak menguasai satu bidang seni, olahraga atau pinter banget disalah satu mata pelajaran tertentu sewaktu sekolah dan kuliah. Jadi saya jarang sekali ikut kompetisi apapun, tapi saya senang belajar (yakin? hoahahahaha) dan dapat ilmu baru. Asyiknya tim idea ini sering mengadakan training online melalui aplikasi what's app. Pesertanya para EPC dari seluruh Indonesia yang jumlahnya ratusan orang sedangkan pembicaranya berganti-ganti sesuai tema.
 
Kesempatan pertama datang sewaktu saya benar-benar baru bergabung, ternyata malamnya ada training online dari pak Edo langsung. Materinya antara lain penghitungan pajak perghasilan bagi para EPC yang dikatagorikan freelancer direct selling. Berhubung saya baru mengenalkan diri, dan malu sama nilai A dimata kuliah Hukum Pajak (bukan sombong, tapi saya aslinya beneran malu, koq saya bisa lupa semua materi Hukum Pajak ini?!!) saya bertanya apakah slide yang disajikan tersebut tidak keliru dalam penghitungan pajak penghasilannya. Eh, ternyata itu memang jebakkan untuk menguji konsentrasi para peserta. Alhamdulillah, saya justru di beri reward karena dianggap fokus. Berbarengan dengan saya mengetik ternyata ada yang lebih dahulu menemukan kesalahan lain, sehingga beliau dianggap sebagai pemenang pertama. Pemenang pertama berhak memilih antara 3 hadiah yaitu buku karya Mas Saptuari, IKEA pruta dan satu buku parenting yang saya lupa judulnya. Sejujurnya saya memang mengincar pruta, karena sejak mendapatkan hadiah dari adik ipar saya di saat pernikahan dulu, saya belum berkesempatan untuk membeli lagi. Suami juga sependapat, bukannya buku tidak penting, tapi karena waktu itu kami hendak berangkat ke Muara Dua, pruta ini bila kami kirim kesana diharapkan bisa sebagai gesture yang meyakinkan mereka. Gayung pun bersambut, tenyata pemenang pertama memilih buku, langsung deh saya memilih pruta dan minta dikirim ke alamat Muara Dua.

IKEA Pruta isi 17 food container aneka ukuran.

Dua training berikutnya diberikan oleh para EPC tersukses dalam tim idea, ada challenges juga tapi saya ga "menang" karena hasilnya dirandom dengan situs online. Training berikutnya tentang motivasi mengundang pembicara dari luar tim. Challengenya membuat status di FB masing-masing EPC dengan materi yang sesuai dengan training. Penilaian dilakukan bedasarkan like terbanyak pada hari dan jam yang telah ditentukan. Saya coba membuat risalah dari training tersebut, lalu saya share dengan foto Ziqri sebagai markom. Karena saya yakin, biasanya foto Ziqri lah yang paling banyak mendulang like di FB heheheee..

Ini hasil risalah saya :

Hasil dari ‪#‎trainingNLP‬ online Tim Idea Alqalam tgl 12 April 2016
Aturan Dalam Membuat Goal (Tujuan hidup) oleh bu ‪#‎EliyatiBahri‬ (pakar NLP bersertifikat USA).
Menerapkan prinsip SMART :
S = Specific
M = Measurable ( terukur)
A = Achieveble ( bisa di dapatkan )
R = Realistic ( Realistis)
T= Time Bond ( ada batasan waktu) Kapan waktunya anda mencapai hal tsb? GOAL dibagi dalam :
-Jangka Panjang ( 10 tahun)
-Jangka Menengah ( 5 th)
-Jangka Pendek ( 6 bulan s/d 1 tahun)

Selain dengan prinsip SMART, Profesor Edwin Locke dan Gary Latham merumuskan 5 aturan dalam membuat Goal, yaitu:
1. Tetapkan Goal yang jelas dan ringkas
Anda harus dapat memvisualisasikan keberhasilan dan perkembangan apa yang akan terjadi jika Goal Anda terwujud. Intinya, bagaimana bisa Anda mewujudkan Goal jika Anda sendiri tidak mengerti apa yang Anda cari.
Misalnya Anda memiliki Goal untuk menurunkan berat badan. Goal yang buruk akan seperti, "Saya ingin menurunkan berat badan". Goal ini kurang jelas dan spesifik. Anda dapat menggunakan, "Saya mau menurunkan berat badan sebanyak 10 kg dalam 2 bulan."
2. Buat Goal Anda menantang
Jika Anda ingin bahagia, tetapkan Goal yang dapat memacu pikiran Anda, membebaskan energi Anda, dan membangkitkan harapan Anda.
- Andrew Carnegie
Menetapkan Goal yang jelas saja tidaklah cukup. Anda pun perlu menetapkan Goal yang membuat Anda merasa tertantang. Goal Anda harus dapat menguji karakter Anda dan memberikan rasa puas saat Anda berhasil mencapainya.
Misalnya, Anda mau menurunkan berat badan sebanyak 10 kg dalam 2 bulan. Ada kemungkinan Anda tidak melakukan apapun pada bulan pertama dan baru berupaya mati-matian untuk menurunkan berat badan pada bulan kedua. Coba tetapkan, Anda akan berjalan kaki selama 30 menit setiap pagi agar berat badan Anda berkurang 1-2 kg dalam satu minggu.
3. Sungguh-sungguh dan berkomitmen pada Goal
Orang akan bersungguh-sungguh ketika mengetahui apa yang ia lakukan dan mengapa ia melakukan hal tersebut. Goal haruslah sesuatu yang memang Anda inginkan sehingga Anda dapat berkomitmen dan
bersedia melakukan yang terbaik demi mencapai Goal tersebut.
Katakanlah Goal Anda menurunkan berat badan, tetapi sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan berat badan. Maka Goal menurunkan berat badan akan sulit tercapai.
4. Review Goal Anda
Anda perlu rajin-rajin menengok Goal Anda untuk memastikan Anda sudah mengambil tindakan untuk semakin dekat dengan Goal.
Anda bisa menjadwalkan secara mingguan atau tiap 3 hari, sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Karena jika misalnya Anda tidak mereview Goal menurunkan berat badan Anda, Anda tidak bisa mengontrol dan memantaunya. Bisa-bisa bukannya berkurang, berat badan malah semakin naik. Goal untuk turun 10 kg akan semakin susah diraih.
5. Buat perincian tugas-tugas kompleks menjadi tugas-tugas yang lebih sederhana
Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah - Lao Tzu
Jika Anda menganut aturan yang kedua untuk membuat Goal yang menantang, bisa jadi Anda akan mendapati tugas-tugas kompleks dan rumit yang membuat Anda malas untuk melakukannya. Anda dapat memilah-milah tugas rumit menjadi beberapa tugas sederhana yang sekiranya tidak terlalu membebani Anda.

Setelah Clear Goalnya, sesuai dengan prinsip SMART tadi, maka mulailah merancang Do = Action.
Action nya apa? Langkah kecilnya mengatur jadwal harian, yang dapat dituangkan dalam daily activity plan
Karena pada akhirnya perkalian antara kita ingin menjadi apa ( Be) dengan apa yg kita lakukan ( Do) , inilah yang akan menghasilkan HAVE (yang kita miliki)

‪#‎Alhamdulillah‬ dari yang tadinya cuma niat mau membelikan Ziqri boneka Hafiz talking doll dan iseng-iseng mengisi waktu luang dengan menjadi EPC Alqalam, ternyata begitu bergabung dalam ‪#‎timidea‬ di bawah bimbingan pak Edo Aprianto, saya mendapat banyak ilmu baru. Saya share dengan teman-teman semua.. Semoga bermanfaat.
Ziqri ketawa kelihatan gigi karatnya ;)


Hasilnya gimana? Alhamdulillah sesuai prediksi, saya dapat 40 like! Ternyata saya menjadi pemenang kedua. Hadiahnya apa? ternyata pruta juga hoahahahahaaaa. Kali ini saya minta dikirim ke alamat Omanya Ziqri.

Semangat ikut giveaway ini juga saya lanjutkan di blog adik kelas saya waktu kuliah yang mengadakan Giveaway Photo Quotes AADC yang akan diterbitkan dalam bentuk novel. Belum tahu menang atau tidak, yang jelas saya bangga sudah mensubmit Photo Quotes dengan background foto-foto original, bukan sekedar cari di internet lalu di edit.
 
qoute Ada Apa Dengan Cinta
favorit saya, salah satu foto terakhir dengan Andika sebelum pindah ke Jogja

qoute Ada Apa Dengan Cinta
Bunga Kemboja Pink sehabis hujan. Sayang teknik fotonya dan gadget pas-pasan untuk menangkap keindahan sesungguhnya.

qoute Ada Apa Dengan Cinta
Hiks jadi sedih, modelnya telah tiada. Bahagia disana ya Ailee

qoute AADC
Another Favorit, Garden By The Bay, jadi inget masa Honeymoon nih

Doain saya semoga yang ngadain giveaway juga suka sama hasilnya. Ciaooo

Baca juga : The Reason Behind