5 Harapan di Tahun 2021

harpan saya di tahun 2021, ingin punya anak, lancar menulis dalam bahasa inggris, menjadi pribadi yang lebih baik

 

harapan 2021

Day 7 : 5 Harapan di tahun 2021

Tema #BPNRamadan2021 hari ini sebenarnya adalah : Target 2021

Duh, kalau di tanya target, sekarang saya sudah sampai titik pemahaman, manusia boleh berencana, Yang Maha Kuasa lah yang menentukan. Tugas kita ya berusaha sebaik-baiknya, berdoa dan ikhlas menerima segala ketentuan-Nya

Inilah harapan saya di tahun 2021, penyusunan saya buat berdasarkan skala keinginan. Dari yang biasa saja hingga ke yang paliiiing sering didoakan hehehe

Memperbaiki Kualitas Blog

Ini menjadi salah satu harapan terbesar saya di tahun 2021. Tulisan lengkapnya tentu bisa dibaca di hari ketiga : Harapan Terbesar Bagi Blog.

Meningkatkan Kemampuan di Bidang Kepenulisan, Khususnya dalam Bahasa Inggris

Senang sekali, sebagai salah satu hadiah dari lomba blog yang diadakan salah satu kursus bahasa Inggris online, saya bisa mengambil kelas "Academic Writing". Meski terkesan serius dan peserta lain kebanyakan adalah akademisi dan peneliti, kelasnya sendiri lumayan santai. 

Saya memang sengaja mengambil kelas ini siapa tahu kelak saya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya dan pasti akan sangat bermanfaat bagi pengembangan kompetensi saya sendiri.

Iya, saya itu termasuk kategori minoritas alias aneh. Biasanya orang Indonesia atau dari negara yang bukan berbahasa Inggris sebagai bahasa pengantar akan lebih jago secara tertulis, tetapi sulit saat hendak berbicara. Sementara, I speak fluent English (cukup yakin untuk mengajar teori di tatanan SMA dan skor TOEFL serta TOIEC saya nyaris 600) tapi kemampuan menulis saya koq ngaco banget ya?? Hoahahaa. 

Mengembangkan Usaha

Usaha snack dan jajanan payo-payu agak tersendat akhir-akhir ini.  Saya sadari, masalahnya terletak pada manajemen pembagian waktu saya sendiri. Diawal memulai, ada adik yang membantu operasional, setalah Ia berangkat menunaikan tugas ke propinsi lain, saya sering keteteran. Ditambah lagi, saya sedang berfokus pada pengembangan skill saya dibidang blogging, menulis dan berbahasa.

Semoga saya kembali mendapatkan semangat berwirasusaha yang menggelora  ya.

Menjadi Pribadi yang Lebih Baik

Sebagaimana yang pernah saya bahas dipostingan hari keempat, keinginan saya setiap tahunnya adalah menjadi pribadi yang lebih baik. Menjadi lebih baik sebagai mahkluk ciptaan Allah SWT, seorang istri, ibu, sekaligus anak dari kedua orangtua, para uwak dan mertua serta sesama. Baik dalam relasi pribadi maupun profesional. 

Menambah Adik untuk Ziqri

Nah, ini harapan terbesar saya. Saat melahirkan Ziqri saya menjalani operasi Caesar. Atas saran obgyn dan ibu saya, ketika Ziqri berusia 13 bulan, saya memutuskan memasang kontrasepsi IUD yang masa berlakunya lima tahun.  Jadi, IUD tersayang baru dilepas beberapa bulan lalu.

Koq, jaraknya jauh banget? 

Banyak sekali kenalan yang nanya begitu. Bahkan para ustadz di sekolah saya dulu sering mendoakan dan mengoleh-olehi saya kurma muda letika pulang dari tanah suci. Saya selalu menjawab dengan senyum manis.

Sebenarnya, memang kita tidak berkewajiban juga sih menjelaskan kepada siapapun mengenai kapan waktunya punya anak kedua ini. Tidak ada aturan yang mengharuskan begini atau begitu. Meski ada anjuran bila setelah caesar sebaiklnya baru melahirkan kembali setelah tiga tahun. Semua tergantung kesepakatan pasutri dan kesiapan masing-masing serta izin Allah.

Saya sampai salut banget dengan Justin Beiber saat ditanya oleh salah seorang wartawan, kapan Ia (berencana) akan punya anak. JB menjawab, semua terserah Hailey karena bagaimanapun itu adalah tubuhnya yang akan mengandung.

Syukurnya suami saya pun begitu. Untuk pertama kalinya pula saya buat pengakuan sejujurnya mengapa baru sekarang, karena saya pengen punya waktu yang cukup lama berdua (bertiga dengan suami maksudnya) dengan Ziqri.

Bisa jadi ini inner child saya yang berbicara. Soalnya saya kan pernah dititip dengan para Uwak, hingga usia 3,5 tahun. Ternyata, saat itu ibu saya sudah hamil adik. Saya senang banget punya adik, tetapi tentu saja, perhatian orang tua saya sudah terbagi dengan kehadirannya.

Sekarang Ziqri sudah duduk di sekolah dasar, saya merasa sudah berupaya semaksimal mungkin selalu ada dan mencontohkan sifat dan sikap baik sesuai tuntunan agama yang saya anut. Pun sejak pindah, Ia baru kepingin punya adik. Dulu, Ia sudah merasa punya adik berkat dikelilingi dengan banyak adik-adik sepupu dari pihak ayahnya.

Do’akan keluarga kami segera bertambah anggotanya ya…

Aamin YRA.

 ☺☺☺☺☺☺

Kalau teman pembaca, apa sih harapan atau target terbesar mu di tahun 2021 ini??