[How To] Mendaftar Aplikasi Perpustakaan I-Jateng

Mendaftar Aplikasi Perpustakaan I-Jateng, cara meminjam buku, kelebihan dan kekurangan
Annisakih.com Tanggal 18 Juli 2017 kemarin, Gubernur Jawa Tengah bapak H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IH meluncurkan aplikasi I-Jateng. Tentunya hal ini saya sambut dengan gembira, karena saya saat ini memang gemar sekali menggunakan aplikasi perpustakaan gratis sejenis, yaitu Ipusnas dan I-Jakarta.


Ada sedikit rasa haru, karena Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menyusul Provinsi DKI Jakarta dan Jogjakarta meluncurkan aplikasi ini. Selain menambah pilihan bagi pengguna, bidikan akhirnya tentu meningkatkan minat baca Nasional. (Saat ini posisi minat membaca negara kita berada di peringkat ke-60 dari 61 negara bedasarkan penelitian "Most Literated Nation In The World" yang di lakukan Central Connecticut State University tahun 2016). Ditambah lagi kedekatan personal saya pada Perpustakaan Daerah Jawa Tengah, tempat yang pernah bisa dibilang menjadi 'rumah kedua' bagi para mahasiswa di Kota Semarang yang sedang menyelesaikan tugas akhir, termasuk saya almost 10 years ago.

Dengan semangat fresh from the oven a la jurnalis, saya akan langsung membahas bagaimana cara mendaftar dan menggunakan aplikasi yang bisa di unduh di IOS app store atau google play store ini :

1. Unduh dan install aplikasinya. Di google play store besarnya 16 MB

sewaktu saya mengunduh baru 100++ orang lain yang telah mengunduh

2. Setelah aplikasi terpasang, maka kita akan disambut halaman persembahan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, kemudian dengan sepasang pengantin dengan baju  khas Jateng terakhir dengan halaman pendaftaran. Saya memilih mendaftar dengan akun facebook.

I-jateng tampak depan aplikasiI-jateng tampak depan aplikasi

 3. Klik pilihan accept pada halaman term of service tanda kita menyetujui segala ketentuan yang berlaku.

term of service Ijateng

4. Ulangi mengisi alamat email dan password sekali lagi.

registrasi I Jateng

 5. Selesai maka kita bisa langsung menggunakannya.


Dalam dashboard terbagi atas 5 fitur yang ditandai ikon :
  • Buku terbuka / library : koleksi, yang dapat kita pilih bedasarkan pengaturan kategori (caranya pilih tanda panah ke kanan), maupun langsung dicari dengan ikon kaca pembesar yang dapat digunakan untuk mencari buku dengan kata kunci yang kita inginkan.
  • Buku tertutup : kategori e-pustaka yang berisi kumpulan buku dari instansi atau penerbit yang telah bekerja sama
  • rumah joglo (? : aktivitas media sosial feeds, kita dapat melihat orang yang sedang menambahkan buku, join e-pustaka dan buku terbaru.
  • File folder : buku yang sedang kita pinjam.
  • Lonceng : notifikasi dari aktivitas dan kotak masuk kita.
Langkah-langkah untuk meminjam buku :
1. Pada halaman muka pilih ikon yang berbentuk buku tertutup (nomor dua dari kiri), di halaman tersebut ada beberapa ePustaka, diantaranya milik pak Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Tengah.
Pilihlah milik Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah.

2. Setelah join, maka kita sudah mulai dapat meminjam buku, dengan persyaratan sebagai mana ditentukan.



 3. Kembali ke halaman muka, pilih ikon buku terbuka (paling kiri). Maka akan banyak pilihan buku yang diinginkan.

4. Klik salah satu judul buku hingga terbuka "detail buku". Klik Pinjam dan tunggulah proses pengunduhan


 5. Setelah itu buku bisa langsung dibaca, caranya kembali kehalaman muka dan klik ikon berupa kotak folder (nomor dua dari kanan), di sinilah buku akan kita baca.

Daftar halaman buku yang saya pinjam : Corat-coret di toilet karya Eka Kurniawan
Yak, karena baru menggunakan selama sehari launching, saya masih merasa nyaman. Pendaftaran mudah, loadingnya cepat dan karena seluruh buku yang saya incar tak pelu mengantri lagi. Kelemahannya jumlah buku yang dapat dipinjam hanya 1-3 buku, jumlahnya pun dibatasi hanya dua buku per hari. Memang jadwal peminjaman lebih panjang dibanding kedua pendahulunya, yaitu tujuh hari, tapi hal ini kurang cocok dengan saya yang lebih memilih meminjam lebih banyak buku.

Ohya, sebagaimana pendahulunya I-Jateng juga telah dilengkapi fitur aktivitas media sosial feeds, kita dapat melihat orang yang sedang menambahkan buku, join e-pustaka dan buku terbaru. Saling mengajukan permintaan pertemanan (follow), membuat renesensi buku yang kita baca, serta mengumpulkan badge. Diawali dari posisi newbie, semakin banyak aktivitas kita, misalnya memberikan ulasan buku dan memiliki sejumlah teman, maka posisi kita akan naik serta mendapatkan badge yang baru.




Demikianlah ulasan singkat saya mengenai aplikasi I-Jateng ini.Bila ada perkembangan lainnya, maka InsyaAllah akan saya update kembali. Feel free to ask me, kalau masih ada yang kurang jelas ya teman.